Keramaian MMAJ Jakarta 2026 pada hari pertama langsung terasa bukan hanya di satu titik, melainkan di hampir seluruh area Gandaria City Mall, Jakarta Selatan. Dari panggung utama sampai area meet and greet, pengunjung bergerak mengikuti rangkaian acara yang padat dan nyaris tanpa jeda.
Daya tarik terbesar datang dari pertemuan berbagai unsur sekaligus, mulai dari hiburan, budaya pop Jepang, sampai ruang kolaborasi kreatif antara Indonesia dan Jepang. Situasi itu membuat ajang ini bukan sekadar tempat berkumpulnya penggemar anime, tetapi juga arena yang mempertemukan industri, IP Jepang, dan berbagai bentuk aktivitas interaktif.
Panggung utama jadi pusat perhatian
Sejak pagi, area Piazza sudah dipenuhi pengunjung yang ingin menyaksikan penampilan langsung dari deretan guest star asal Jepang. DARUMA Rollin’, Shiritsu Ebisu Chugaku, Yoko Ishida, otoha, BAN BAN BAN Sameshima, dan Shiena Nishizawa tampil pada hari pertama dan mendapat sambutan meriah dari penonton.
Kehadiran mereka menegaskan kuatnya minat pengunjung terhadap pertunjukan langsung yang dibawa ke MMAJ Jakarta 2026. Di panggung yang sama, hadir pula “Voice of Friendship”, yakni para pengisi suara di balik tokoh-tokoh anime Jepang populer dalam versi bahasa Indonesia.
Karakter dan IP Jepang ikut memancing antrean
Selain pertunjukan musik, perhatian pengunjung juga tersedot ke deretan intellectual property Jepang yang hadir sepanjang acara. Chibi Maruko-chan, Phantom Baby, Kikipuppup, Ponkotsu Quest -The Demon Lord and The Temp Monsters, Rooster Fighter, Ultraman Omega, Ultraman Tiga, Savior of Divine Blood, The Ramparts of Ice, Let’s go KAIKIGUMI, Smoking Behind the Supermarket with You, NMENEKO, Gunpla, Killed again, dan Mr. Detective menjadi bagian dari rangkaian yang menarik banyak pengunjung.
Sesi meet and greet menjadi salah satu titik paling ramai di area acara. Ultraman Tiga dan Ultraman Omega hadir di Piazza dan langsung dikerumuni pengunjung, sementara Chibi Maruko-chan, Phantom Baby, dan para cosplayer juga memancing perhatian besar di titik yang sama.
Aktivitas interaktif menjaga suasana tetap hidup
Keseruan hari pertama tidak berhenti pada penampilan panggung dan sesi foto bersama. Coco Ichibanya Curry Eating Competition ikut mencuri perhatian karena mengajak pengunjung berlomba makan curry sebanyak mungkin dalam suasana yang meriah.
Area booth juga memberi ruang tambahan bagi pengunjung untuk menikmati acara dengan ritme yang lebih santai, tetapi tetap ramai. Di sisi lain, sesi meet and greet bersama DARUMA Rollin’ menambah pilihan aktivitas bagi mereka yang ingin lebih dekat dengan penampil favoritnya.
Film dan layar lebar ikut ramai
Di XXI Gandaria City, area movie screening juga dipadati pengunjung sepanjang hari. Sejumlah film anime favorit mendapat sambutan positif, sementara Amazing Dinoworld 2 dan Make a Girl tercatat sold out sebelum hari penayangan.
Kondisi itu menunjukkan bahwa daya tarik MMAJ Jakarta 2026 tidak hanya bertumpu pada panggung hiburan. Program film juga menjadi bagian penting yang membuat pengunjung bertahan lebih lama di area acara.
TGC Jakarta menutup hari dengan warna berbeda
Saat malam tiba, suasana di lokasi justru semakin padat karena kehadiran TGC Jakarta. Program bertema “Holiday in PHANTOM BABY World” ini menambah warna pada panggung MMAJ Jakarta 2026 setelah sebelumnya Tokyo Girls Collection juga sukses digelar pertama kali di Jakarta pada 5-6 Juli 2025.
Para model tampil kawaii dengan koleksi dari Metro Departemen Store dan membawa boneka PHANTOM BABY yang langsung menarik perhatian. Sophie Kirana, Miss International 2024, tampil sebagai muse yang ikut disulap menjadi super kawaii, sebelum Ayaka dan Sisca menutup hari pertama dengan suasana yang tetap meriah hingga malam.
Platform kolaborasi, bukan sekadar acara anime
Di balik padatnya agenda hiburan, MMAJ Jakarta 2026 juga diposisikan sebagai ruang kolaborasi kreatif antara Indonesia dan Jepang. Takayuki Yamanaka, Co Founder MMAJ Jakarta, menegaskan bahwa ajang ini tidak hanya berfungsi sebagai event anime, melainkan sebagai platform yang menghubungkan budaya, entertainment, dan peluang kolaborasi industri antara dua negara.
Acara ini juga disebut sebagai salah satu platform official Japanese IP pertama di Indonesia. Kolaborasi yang terlibat mencakup Japan Foundation, Japan External Trade Organization, Japan National Tourism Organization, Embassy of Japan in Indonesia, EKRAF, SMBC, dan CT Corp.
Source: www.beautynesia.id




