AS Monaco tampaknya bersiap mengambil langkah penting dalam proses kembalinya Paul Pogba ke level kompetitif. Gelandang asal Prancis itu dikabarkan masuk rencana starter saat Monaco menghadapi Metz di lanjutan Ligue 1, sebuah momen yang bisa menjadi titik balik setelah masa panjang yang dipenuhi gangguan fisik.
Peluang tampil sejak menit awal ini punya bobot besar, bukan hanya untuk Monaco, tetapi juga untuk Pogba sendiri. Ia belum pernah kembali ke starting XI selama lebih dari tiga tahun, sejak terakhir kali memulai laga bersama Juventus Turin ketika menghadapi Cremonese.
Rencana Pocognoli untuk lini tengah
Sébastien Pocognoli disebut ingin menempatkan Pogba di depan lini pertahanan, posisi yang paling akrab baginya. Peran itu memberi Pogba ruang untuk mengatur ritme permainan dan membantu alur transisi tim dari belakang ke depan.
Namun, masih ada satu pertanyaan yang belum terjawab dalam skema tersebut. Monaco masih menimbang siapa yang akan mendampingi Pogba di lini tengah, dengan Denis Zakaria dan Lamine Camara sama-sama masuk dalam opsi.
Pocognoli juga memiliki kemungkinan lain jika ingin mengakomodasi dua gelandang itu sekaligus. Ia disebut masih dapat mengubah sistem permainan saat tampil di Lorraine, tergantung pada keputusan akhir yang diambil jelang laga.
Lebih dari sekadar rotasi
Bagi Monaco, potensi Pogba sebagai starter bukan sekadar urusan susunan pemain. Keputusan itu akan menjadi ukuran penting untuk melihat sejauh mana sang gelandang sudah siap kembali ke ritme pertandingan penuh setelah periode yang sangat panjang tanpa peran utama.
Sejak bergabung dengan Rocher pada musim panas lalu, Pogba baru mengoleksi 57 menit bermain. Seluruhnya datang dari lima penampilan sebagai pemain pengganti, dan catatan itu juga sempat terganggu beberapa kali akibat masalah kebugaran.
Situasi tersebut membuat peluang tampil sejak awal terasa jauh lebih berarti. Monaco tampak mulai membuka jalan bagi sang pemain berusia 33 tahun untuk kembali mengambil peran yang lebih besar dalam tim.
Perjalanan yang belum mulus
Kepindahan Pogba ke Monaco memang belum berjalan seperti harapan banyak pihak. Gangguan fisik dan skorsing terkait doping membuatnya belum bisa menunjukkan level terbaik yang pernah ia tampilkan sebelumnya.
Karena itu, peluang menjadi starter di Metz tidak hanya penting secara simbolis. Momen itu juga bisa menjadi tanda bahwa proses comeback Pogba mulai masuk fase yang lebih serius dan terukur.
Monaco tentu tidak ingin terburu-buru mengambil risiko. Meski begitu, laga di markas Metz memberi mereka kesempatan untuk menguji kesiapan Pogba dalam pertandingan kompetitif yang sesungguhnya.
Jika benar diturunkan sejak awal, Pogba akan menjalani salah satu momen paling signifikan dalam perjalanan barunya bersama Monaco. Setelah lebih dari tiga tahun tanpa status starter, setiap menit yang ia dapatkan kini memiliki arti yang jauh lebih besar dari biasanya.
Source: www.nicematin.com




