Nio Majukan Peluncuran ES9, Tantangan 10.000 Km Disiapkan Sebelum Pengiriman Perdana

Nio memilih cara yang tidak biasa untuk menyambut ES9. Sebelum unit perdana dikirim ke konsumen, SUV listrik flagship ini lebih dulu ditempatkan dalam sorotan lewat jadwal peluncuran yang dimajukan dan tantangan berkendara 10.000 kilometer.

Langkah itu memperlihatkan betapa pentingnya ES9 bagi Nio di segmen SUV listrik premium. Di saat industri masih menghadapi tekanan pada kuartal kedua, model ini diposisikan sebagai salah satu tumpuan utama untuk menjaga perhatian pasar sekaligus mendorong pengiriman.

Peluncuran dan pengiriman dimajukan

Nio menjadwalkan peluncuran sekaligus pengiriman awal ES9 pada 27 Mei. Jadwal ini lebih cepat dibanding rencana sebelumnya yang menyebut distribusi unit baru akan dimulai 1 Juni.

Perubahan itu tidak hanya soal tanggal. Nio juga membuka test drive untuk publik mulai 11 Mei agar momentum model flagship barunya terbentuk lebih awal.

Perusahaan menyampaikan rencana tersebut melalui Weibo pada Rabu. Dari langkah itu terlihat bahwa ES9 diperlakukan sebagai model penting, bukan sekadar tambahan baru di lini produk.

Posisi ES9 di lini flagship Nio

ES9 pertama kali diperkenalkan secara resmi dan mulai pre-order pada 9 April. Harga pre-sales untuk pembelian penuh dengan baterai dipatok 528.000 yuan, sementara skema battery rental dimulai dari 420.000 yuan.

Di pasar otomotif China, harga resmi saat peluncuran kerap berada di bawah harga pre-sales. Karena itu, perhatian pasar kini tertuju pada banderol final yang akan diumumkan pada hari peluncuran.

Nio memosisikan ES9 sebagai SUV listrik flagship baru dengan nilai tinggi di kelas atas. Model ini juga diarahkan menjadi opsi yang jauh lebih terjangkau dibanding sedan ET9 yang membawa teknologi serupa.

Teknologi yang dibawa ke kelas atas

ES9 memakai teknologi inti generasi terbaru milik Nio. Paket tersebut mencakup chip bantuan mengemudi Shenji NX9031 buatan internal dengan proses 5 nanometer.

Model ini juga dibekali sistem sasis SkyRide dan layar tengah floating AMOLED 15,6 inci yang terhubung dengan sistem operasi kendaraan SkyOS. Namun, varian entry-level tidak mendapat sistem suspensi aktif SkyRide.

Varian signature yang sudah menyertakan SkyRide dibuka dari 588.000 yuan. Harga itu disebut 23,44% lebih rendah daripada ET9, dan memperlihatkan upaya Nio membangun citra yang lebih kompetitif di segmen premium.

Tantangan 10.000 kilometer sebelum unit dikirim

Menjelang peluncuran, Nio mulai menggelar tantangan berkendara 10.000 kilometer pada 6 Mei. Tantangan ini memanfaatkan jaringan battery swap Nio di jalan raya China.

Konvoi kendaraan akan melintasi lebih dari selusin provinsi dan kota setingkat provinsi. Rutenya berakhir di stasiun battery swap Nio yang akan segera beroperasi di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut.

Nio menyebut ini sebagai pertama kalinya SUV listrik murni ukuran penuh di China mengikuti tantangan seperti itu. Sebelumnya, tantangan serupa pernah dilakukan oleh SUV L60 dari submerek Onvo milik Nio.

L60 juga pernah mencatat rekor untuk model listrik murni dengan menempuh 10.000 kilometer tanpa henti dalam 98 jam, 6 menit, dan 42 detik pada 8 Juli 2025. Rekor itu menjadi pembanding penting saat Nio kembali menggelar tantangan serupa untuk ES9.

Sinyal dari rapat internal perusahaan

Dalam rapat internal pertengahan April, pendiri sekaligus chairman dan CEO Nio, William Li, menyebut ES9 dan Onvo L80 sebagai model kunci untuk meredam tantangan industri pada kuartal kedua. Ia juga memperkirakan pengiriman Nio pada Mei dan Juni akan tumbuh stabil berkat dua model tersebut.

Itulah sebabnya peluncuran ES9 yang maju dari jadwal awal mendapat perhatian besar. Di tengah persaingan yang ketat, Nio tampak ingin menjadikan flagship barunya sebagai penggerak utama permintaan sekaligus penopang pertumbuhan pengiriman dalam beberapa bulan ke depan.

Source: cnevpost.com

Baca Juga

Back to top button