Drama perebutan gelar Super League kini bergerak menuju titik paling panas. Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama berdiri di puncak klasemen dengan 75 poin setelah menjalani 32 laga, sehingga setiap hasil di pekan berikutnya akan sangat menentukan arah juara.
Persib masih berada di urutan teratas karena unggul head-to-head atas Borneo FC. Meski begitu, jarak keduanya nyaris tidak terpisah karena Borneo FC justru memiliki selisih gol sedikit lebih baik, yakni +37 dibanding +36.
Kondisi itu membuat persaingan gelar tetap terbuka lebar. Tidak ada tim yang bisa merasa aman, sebab selisih poin sudah tidak memberi ruang besar untuk melakukan kesalahan.
Persib menjaga posisi lewat kemenangan penting
Persib mempertahankan posisi puncak setelah menundukkan Persija Jakarta 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Alaaeddine Ajarie, Persib bangkit dan membalikkan keadaan melalui kontribusi Adam Alis.
Hasil tersebut menjadi dorongan besar bagi Persib dalam perebutan gelar. Kemenangan itu juga menjaga mereka tetap berada di depan Borneo FC di tengah tekanan yang semakin ketat.
Borneo FC tak mau lepas dari persaingan
Di sisi lain, Borneo FC juga menunjukkan ketajaman saat menghadapi Bali United. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, mereka menang dramatis 3-2 dan terus menjaga jalur persaingan menuju juara.
Mariano Peralta menjadi pemain paling menonjol lewat dua gol, sedangkan satu gol lainnya dicetak Juan Villa. Bali United sempat memberi perlawanan melalui Teppei Yachida dan gol bunuh diri Caxambu, tetapi Borneo FC tetap mampu mengamankan tiga poin.
Papan atas masih padat
Di bawah dua kandidat utama, Persija Jakarta menempati posisi ketiga dengan 65 poin dari 32 laga. Dewa United berada di urutan keempat dengan 53 poin, sementara Persebaya Surabaya dan Malut United sama-sama mengoleksi 52 poin.
Bhayangkara FC menyusul di posisi ketujuh dengan 50 poin. Setelah itu ada Bali United dengan 45 poin, Persita Tangerang dengan 44 poin, dan Arema FC di peringkat ke-10 dengan 42 poin.
Rapatnya persaingan di bagian atas membuat setiap pertandingan masih bisa mengubah susunan klasemen. Namun, fokus terbesar tetap tertuju pada dua tim terdepan yang sama-sama belum mau menyerah.
Zona bawah juga ikut menegang
Ketegangan tidak hanya terasa di jalur juara. Di papan bawah, Persis Solo berada di posisi ke-16 dengan 28 poin dan masuk ke situasi yang sangat berisiko.
Laskar Sambernyawa wajib menang pada pekan ke-33 untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi. Jika gagal meraih poin penuh, mereka akan menyusul Semen Padang dan PSBS Biak yang menempati dua posisi terbawah dengan masing-masing 20 poin dan 18 poin.
Dengan kondisi tersebut, pekan ke-32 memperlihatkan dua pertarungan yang sama panasnya. Persib dan Borneo FC sama kuat di puncak, sementara tim-tim di bawah juga masih berjuang keras agar tidak terperosok lebih jauh.
Source: mediaindonesia.com