Pasar mobil energi baru di China belum pulih merata, tetapi sejumlah produsen besar masih bisa menjaga laju penjualan berkat ekspor. BYD dan Geely menjadi dua contoh paling jelas, karena keduanya mencatat pertumbuhan tipis secara total meski penjualan domestik masih tertekan.
Dorongan dari luar negeri membuat kinerja mereka tidak tenggelam oleh lemahnya permintaan di pasar dalam negeri. Pola serupa juga terlihat pada GWM, yang memperoleh hampir separuh penjualannya dari pasar ekspor pada Mei.
Ekspor mengangkat BYD dan Geely
BYD Group menjual 383.453 kendaraan energi baru pada Mei. Angka itu naik 0,26% dibanding periode yang sama tahun lalu dan 19,41% dari April, meski penjualan domestik turun 24,07% menjadi 222.809 unit.
Penjualan luar negeri BYD mencapai rekor 160.644 unit. Jumlah itu tumbuh 80,40% secara tahunan dan menjadi penopang utama ketika pasar lokal masih melemah.
Geely Auto juga mendapat dorongan besar dari pengiriman ke luar China. Perusahaan itu membukukan 237.637 penjualan pada Mei, naik 1,03% year-on-year dan 1,05% dari April.
Ekspor Geely mencapai rekor 85.144 unit pada bulan itu. Di sisi lain, penjualan domestik Geely turun 25,68% menjadi 152.493 unit, sehingga pertumbuhan totalnya sangat bergantung pada pasar luar negeri.
GWM ikut merasakan pola yang sama
GWM mencatat 100.399 unit pada Mei, turun 1,79% dibanding tahun lalu dan 5,56% dari April. Dari jumlah itu, 50.688 unit berasal dari pasar luar negeri, sementara 49.711 unit datang dari pasar domestik.
Penjualan ekspor GWM naik 46,77% secara tahunan dan sedikit meningkat 0,42% dari bulan sebelumnya. Dengan kontribusi itu, pasar internasional kembali menjadi penyangga saat penjualan dalam negeri melemah.
Merek EV murni mencetak rekor baru
Di segmen kendaraan listrik murni, Leapmotor dan Zeekr sama-sama menorehkan pengiriman bulanan tertinggi. Leapmotor mengirim 81.569 kendaraan pada Mei, naik 80,99% year-on-year dan 14,26% dari April.
Kinerja Leapmotor didukung oleh peluncuran A10 compact SUV pada 26 Maret dan D19 full-size SUV pada 16 April. Dua model itu ikut memperkuat momentum penjualan perusahaan.
Zeekr juga mencatat rekor dengan 34.377 pengiriman pada Mei. Angka itu naik 81,81% dibanding tahun lalu dan 8,15% dari April, dengan model 9 Series dan 8 Series yang lebih mahal menyumbang hampir 50% dari total pengiriman.
Nio membukukan 37.705 pengiriman dan mencatat level tertinggi sepanjang tahun ini. Kinerja itu naik 62,3% year-on-year dan 28,44% month-on-month, didorong 11.475 unit ES8 serta 5.949 unit SUV Onvo L80 yang mulai dikirim pada paruh kedua bulan.
Pemain lain bergerak, tetapi belum seragam
Xpeng masih berada di bawah tekanan tahunan, namun ada perbaikan dari sisi bulanan. Perusahaan itu mengirim 32.158 kendaraan pada Mei, turun 4,08% year-on-year tetapi naik 3,70% dari April.
Pengiriman massal GX SUV baru Xpeng diperkirakan berlangsung pada bulan ini. Model tersebut diluncurkan pada 20 Mei dan mulai dikirim pada 26 Mei.
Huawei-backed HIMA mencatat 46.122 pengiriman pada Mei, naik 3,77% year-on-year dan 40,79% dari April. Dari Januari hingga Mei, total pengiriman HIMA mencapai sekitar 192.000 unit, tumbuh 26,5% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Di bawah payung HIMA, Aito milik Huawei dan Seres mengirim 34.320 kendaraan pada Mei. Seres secara terpisah melaporkan penjualan 36.480 unit, sementara pengiriman Aito naik 48,2% dari bulan sebelumnya.
Li Auto masih menunjukkan pelemahan. Perusahaan itu mengirim 33.350 kendaraan pada Mei, turun 18,37% year-on-year dan 2,16% dari April, meski versi terbaru Li L9 sudah mulai dikirim pada bulan tersebut.
Xiaomi EV mengatakan pengiriman Mei tetap melampaui 30.000 unit. Perusahaan tidak merinci angka pastinya, tetapi pada April Xiaomi EV mencatat 36.702 pengiriman, dan lebih dari 70% di antaranya berasal dari SU7 generasi baru.
Daftar merek lain tetap ramai
SAIC-GM-Wuling membukukan 126.087 penjualan pada Mei, termasuk 74.178 NEV dan 30.090 unit untuk pasar luar negeri. Perusahaan itu juga menyebut Huajing S, model hasil kerja sama dengan Huawei, resmi meluncur pada 8 Mei dan mencatat 3.603 pengiriman dalam tiga pekan pertama.
Di kelompok yang lebih kecil, Voyah mencatat 13.003 pengiriman pada Mei, naik 29,74% year-on-year tetapi turun 14,15% dari April. Selama Januari-Mei, total pengiriman Voyah mencapai 62.041 unit, naik 34,65% dibanding tahun sebelumnya.
IM Motors, divisi EV dari SAIC Motor, mengirim 10.023 kendaraan pada Mei. Perusahaan itu menyebut pengiriman kumulatif Januari-Mei naik 115% year-on-year, meski tidak merinci angkanya.
BAIC BJEV membukukan 21.871 penjualan pada Mei, sementara Lynk & Co mencatat 20.732 unit. Dongfeng Honda melaporkan 18.563 unit, Rox Motor 2.052 unit, dan Chery Auto 231.944 penjualan pada bulan yang sama.
Source: cnevpost.com