Penyidikan atas kematian seorang bocah berusia 11 tahun di Rennes, Prancis, terus melebar setelah dua remaja ditahan polisi. Kasus ini berubah menjadi perkara pembunuhan yang menyita perhatian publik karena korban ditemukan dalam kondisi leher terikat handuk basah yang sangat kencang di tepi Sungai Vilaine.
Temuan itu memicu respons cepat aparat di kota yang berada di barat laut Prancis, sekitar empat jam dari Paris. Hingga kini, penyidik belum menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa yang terjadi di area berhutan dekat sungai tersebut.
Dua remaja dalam tahanan
Jaksa Rennes, Frederic Teillet, menyebut dua remaja yang ditahan merupakan sosok yang terlihat bersama korban di lokasi kejadian pada sore insiden. Seorang bocah laki-laki berusia 16 tahun ditangkap di rumahnya pada hari berikutnya setelah jasad ditemukan.
Seorang gadis berusia 15 tahun juga ditahan setelah menyerahkan diri di tengah penyelidikan. Keduanya dipersiapkan untuk didakwa dengan pembunuhan terhadap seorang anak di bawah umur.
Jasad ditemukan nelayan lokal
Kejaksaan Rennes mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan lokal. Menurut Le Monde, nelayan itu melihat handuk basah yang terikat sangat kuat di leher anak tersebut.
Nelayan tersebut juga sempat mendengar teriakan seorang anak sebelum menemukan jasad sekitar pukul 5 sore waktu setempat. Setelah itu, ia segera menghubungi pihak berwenang.
Upaya penyelamatan di lokasi tidak berhasil
Ouest France melaporkan bahwa petugas pemadam kebakaran sempat mencoba menyadarkan bocah itu di lokasi kejadian. Namun, korban dinyatakan meninggal di tempat akibat henti jantung.
Lokasi penemuan berada di area berhutan di sepanjang sungai, sekitar 10 menit berjalan kaki dari kawasan mewah Place du Parlement-de-Bretagne di Rennes. Posisi itu menunjukkan bahwa peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari area permukiman kota.
Keluarga datang setelah diberi tahu polisi
Setelah mendapat kabar dari polisi, orang tua korban segera tiba di lokasi. Le Monde juga melaporkan bahwa ibu korban sedang mencari anaknya ketika kematian itu terjadi.
Kehadiran keluarga menambah berat suasana di tengah proses penyidikan yang masih berlangsung. Di saat yang sama, aparat terus menelusuri rangkaian kejadian yang berujung pada kematian bocah itu.
Penyidikan masih terbuka
Meski dua remaja sudah diamankan, otoritas Rennes belum menganggap perkara ini selesai. Ouest-France menyebut penyidik masih memeriksa bagaimana bocah itu meninggal dan belum mengesampingkan keterlibatan orang lain.
Sikap hati-hati itu membuat penyelidikan tetap berjalan dengan fokus pada detail peristiwa di tepi Sungai Vilaine. Polisi dan kejaksaan masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan apa yang terjadi pada sore insiden tersebut.