Bagi pria kurus, jeans yang tepat bukan sekadar soal gaya. Potongan yang pas bisa membuat tubuh bagian bawah tampak lebih terisi tanpa terlihat seperti tenggelam di balik celana.
Kuncinya ada pada pilihan siluet, posisi pinggang, dan karakter bahan. Saat tiga hal itu selaras, jeans bisa membantu proporsi tubuh terlihat lebih seimbang untuk tampilan kasual maupun formal.
Potongan lurus masih jadi andalan
Model straight leg kerap dianggap aman karena jatuhnya lurus dari pinggang sampai ujung kaki. Potongan ini tidak menonjolkan kaki yang terlalu ramping, sehingga memberi kesan lebih stabil.
Slim straight cut juga masuk kategori yang ramah untuk pria dengan kaki kecil. Potongannya mengikuti garis kaki, tetapi tidak menempel terlalu ketat, sehingga tetap memberi ruang visual yang membuat kaki tampak lebih kokoh.
Bagian pinggang ikut memengaruhi proporsi
Mid-rise menjadi detail penting saat memilih jeans untuk tubuh kurus. Posisi pinggang yang jatuh pas di pinggang atau sedikit di atas tulang pinggul membantu struktur tubuh terlihat lebih tegas.
Sebaliknya, low-rise berisiko membuat kaki terlihat mengambang. Efek itu bisa mengganggu keseimbangan visual antara tubuh bagian atas dan bawah.
Bahan denim yang lebih berat memberi efek lebih penuh
Tekstur kain juga punya peran besar dalam membentuk tampilan. Denim yang tebal dan kaku cenderung mempertahankan bentuk celana, sehingga tidak terlalu mengikuti lekuk kaki.
Pilihan seperti ini membantu menciptakan dimensi visual yang lebih padat. Denim yang tipis atau terlalu lemas justru mempertegas kerampingan dan membuat kaki tampak semakin kecil.
Model ketat tetap punya tempat
Skinny jeans masih relevan untuk pria kurus selama ukurannya pas. Model ini bisa menegaskan bentuk kaki dan memberi kesan kaki lebih jenjang jika bagian pinggul tidak terlalu sempit dan masih ada sedikit ruang di pergelangan kaki.
Namun, keseimbangannya perlu dijaga lewat atasan yang tidak terlalu besar. Jika atasan terlalu longgar, tubuh bisa terlihat makin kecil secara keseluruhan.
Pilihan modern yang lebih fleksibel
Straight taper menjadi alternatif bagi yang ingin ruang lebih lega di paha. Potongan ini longgar di bagian atas lalu menyempit perlahan ke arah pergelangan kaki, sehingga tetap terlihat modern.
Model tersebut membantu paha tampak lebih berisi dan tidak datar. Pada saat yang sama, ujung celana yang lebih kecil mengarahkan perhatian ke siluet tubuh yang terlihat lebih dinamis.
Stretch denim memberi kenyamanan tanpa kehilangan bentuk
Bagi yang tidak nyaman dengan denim 100 persen katun yang kaku, stretch denim bisa jadi opsi. Campuran bahan elastis membuat celana tetap mengikuti gerak tubuh tanpa kehilangan bentuk dasarnya.
Kandungan elastisnya sebaiknya tidak terlalu tinggi agar celana tidak mudah melar setelah dipakai berulang kali. Hasilnya, tampilan tetap natural di kaki dan tidak jatuh seperti pakaian olahraga.
Sepatu juga ikut membantu tampilan bawah tubuh
Untuk pria kurus, paduan jeans dengan boots bisa memberi efek visual yang lebih berat di bagian bawah. Cara ini membantu area kaki terlihat lebih proporsional dan tidak terlalu ringan.
Karena itu, pemilihan jeans tidak hanya bergantung pada model yang sedang populer. Potongan, posisi pinggang, dan bahan yang mendukung bentuk tubuh tetap menjadi dasar agar tampilan terlihat lebih berisi tanpa tenggelam.
Source: www.idntimes.com




