Polytron Fox 350 Mulai Rp13,5 Jutaan, Fitur Mundur Dan Rem Regeneratif Sekaligus

Polytron Fox 350 datang dengan bekal yang membuatnya langsung menonjol di kelas motor listrik harga terjangkau. Dengan skema sewa baterai, banderol awalnya berada di Rp13,5 jutaan, tetapi fiturnya justru membawa nuansa yang biasanya muncul di model yang lebih mahal.

Daya tarik itu tidak berdiri sendiri. Polytron juga menyiapkan opsi pembelian penuh seharga Rp27,5 juta setelah subsidi bagi konsumen yang ingin langsung memiliki motor beserta baterainya.

Fitur yang terasa lebih mahal

Pada sisi fitur, Fox 350 membawa paket yang cukup lengkap untuk penggunaan harian. Motor ini dibekali regenerative brake, Hill Start Assist, dan fitur mundur atau reverse yang memudahkan saat parkir maupun saat harus bermanuver di ruang sempit.

Regenerative brake menjadi salah satu pembaruan paling penting. Saat pengendara menutup gas atau mengerem ringan, sistem ini memberi efek seperti engine brake sekaligus mengubah energi kinetik menjadi daya listrik untuk membantu pengisian baterai selama perjalanan.

Hill Start Assist juga memberi nilai praktis yang jelas. Fitur ini mengunci roda selama beberapa detik ketika motor berhenti di tanjakan, sehingga kendaraan tidak melorot saat tuas rem dilepas.

Sementara itu, fitur reverse membantu motor bergerak mundur perlahan. Fungsi ini terasa berguna ketika pengendara harus keluar dari parkiran sempit atau memosisikan motor tanpa banyak dorongan tangan.

Performa dibuat lebih halus

Di balik paket fitur tersebut, Fox 350 masih memakai motor listrik 3 kW dengan daya puncak 6,4 kW. Namun, karakter berkendaranya disebut lebih matang berkat pembaruan pada controller dan respons bukaan gas.

Salah satu keluhan pada model sebelumnya soal jeda saat gas pertama diputar juga dibenahi. Pada Fox 350, tenaga terasa lebih halus dan mengalir dari putaran bawah hingga kecepatan puncak 95 km/jam.

Menariknya, performa itu tidak langsung turun tajam saat baterai mulai menipis. Ketika kapasitas baterai berada di bawah 25 persen, motor ini masih bisa melaju stabil di kecepatan 60 km/jam.

Jarak tempuh dan pengisian daya

Fox 350 menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP. Jenis baterai ini dikenal aman dan awet, sekaligus mendukung klaim daya jelajah motor tersebut.

Dalam pengujian nyata, motor ini mampu menempuh hingga 136 km dengan sisa baterai 4 persen. Hasil itu dicapai saat memakai mode D dengan kecepatan stabil di kisaran 40-50 km/jam.

Untuk pengisian daya, Polytron menanamkan onboard charger 900 watt. Waktu pengisian dari kosong hingga penuh disebut berada di kisaran 4-5 jam.

Lebih nyaman untuk pemakaian harian

Selain soal fitur dan performa, Polytron juga memperhatikan ergonomi. Area dek kaki dibuat lebih rendah lewat cover deck baru agar posisi duduk terasa lebih nyaman dan tidak terlalu tinggi.

Pengendara juga mendapat area selonjoran ala skuter maxi. Walau area tengah masih terasa lebar karena rumah baterai, posisi berkendaranya disebut lebih ergonomis untuk penggunaan jarak jauh.

Tanpa kunci fisik

Di sisi kepraktisan, Fox 350 sudah meninggalkan kunci fisik. Motor ini memakai touch button dan remote keyless untuk menyalakan motor, membuka jok, hingga mengunci stang.

Semua fungsi itu bisa diakses lewat tombol sentuh di area dashboard. Jika remote tertinggal, pengendara tetap bisa mengoperasikan motor melalui aplikasi di smartphone.

Sebagai penerus Fox R yang sebelumnya sudah terjual hampir 40.000 unit sejak meluncur, Fox 350 membawa ekspektasi besar. Dengan kombinasi harga awal yang agresif, fitur modern, dan pembaruan pada kenyamanan berkendara, model ini diposisikan sebagai opsi baru yang lebih matang di pasar motor listrik Indonesia.

Exit mobile version