Proyek Marvel 1943 Belum Siap Melaju, Tim Kecil Dipaksa Menjaga Standar Tinggi

Di balik mundurnya Marvel 1943: Rise of Hydra, ada pesan yang justru dibuat sangat jelas oleh pihak pengembang: game ini masih hidup dan terus dikerjakan. Shawn Kittelsen dari Paramount Games Studio menegaskan proyek tersebut benar-benar ada, bahkan menyebutnya tersimpan di hard drive miliknya.

Kabar penundaan ini juga memperlihatkan bahwa masalah utama bukan sekadar jadwal yang meleset. Proyek ini diperlambat karena tim memilih menjaga kualitas, bukan memaksakan rilis cepat demi mengejar tenggat yang belum siap dipenuhi.

Tim kecil, target besar

Kittelsen menjelaskan bahwa standar yang dijaga Amy Hennig berada pada level tinggi. Ia menyebut pengembangan game ini dilakukan oleh tim yang tergolong kecil untuk ukuran produksi AAA, padahal hasil akhirnya tetap ditargetkan sebagai game kelas AAA.

Situasi itu membuat pendekatan pengembangan harus lebih hati-hati. Tim tidak ingin mengorbankan hasil akhir hanya agar game bisa hadir lebih cepat di pasar.

Footage yang sudah pernah diperlihatkan juga disebut masih mencerminkan bentuk game saat ini. Artinya, arah visual dan isi yang pernah dipamerkan memang berasal dari versi yang benar-benar tengah dikembangkan.

Hambatan sejak awal produksi

Salah satu tantangan terbesar datang dari kondisi sejak proyek ini mulai dibangun. Studio dan game dikembangkan bersamaan, lalu proses itu berjalan di tengah pandemi yang membuat produksi semakin mudah terganggu.

Menurut Kittelsen, jadwal awal proyek ini terlalu ambisius. Rencana tersebut dinilai tidak cukup memperhitungkan gangguan yang bisa muncul selama produksi berlangsung.

Karena itu, tim memilih memberi waktu lebih panjang untuk menyelesaikan pekerjaan. Sikap itu diambil agar game tidak dipaksa rilis dalam kondisi yang belum matang.

Proyek tetap berjalan di bawah Paramount

Marvel 1943: Rise of Hydra dikembangkan oleh Skydance New Media, yang kini berada di bawah Paramount Games Studio setelah akuisisi Skydance oleh Paramount. Perubahan struktur perusahaan itu tidak menghentikan pengembangan proyek ini.

Kittelsen mengatakan tim tetap diberi ruang untuk “memasak” oleh Hennig dan rekan-rekannya. Ia juga menegaskan perusahaan terus mendukung serta berinvestasi sampai game itu benar-benar siap dirilis.

Latar cerita game ini mengambil tempat di Occupied Paris pada masa Perang Dunia II. Di sana, Captain America dan Black Panther akan bekerja sama untuk melawan Hydra.

Nama Amy Hennig masih jadi pusat perhatian

Ekspektasi terhadap proyek ini tetap tinggi karena Amy Hennig memegang peran penting di baliknya. Ia dikenal luas lewat kiprahnya di Naughty Dog, terutama melalui franchise Uncharted, yang membuat namanya sangat diperhitungkan di industri game.

Kittelsen juga menyebut Hennig saat ini tengah memimpin pengembangan game Star Wars baru bersama Lucasfilm. Meski proyek itu masih berjalan, Marvel 1943: Rise of Hydra tetap menjadi prioritas yang harus diselesaikan lebih dulu.

Baca Juga

Back to top button