Real Madrid Tertekan di Bernabeu, Alaves Kembali Menguji Asa Mengejar Barcelona

Real Madrid kembali berada dalam tekanan besar saat menjamu Deportivo Alaves di Santiago Bernabeu. Bagi Los Blancos, laga ini bukan sekadar pertandingan kandang biasa, melainkan kesempatan penting untuk menjaga jarak persaingan dengan Barcelona yang masih memimpin klasemen.

Madrid saat ini mengoleksi 70 poin dan berada di posisi kedua, tertinggal sembilan angka dari Barcelona. Dengan sisa laga yang semakin sedikit, setiap kehilangan poin akan semakin menyulitkan ambisi mereka dalam perburuan gelar.

Dorongan yang harus segera dijawab Madrid

Kondisi Real Madrid menuju laga ini tidak ideal. Tim asuhan Alvaro Arbeloa belum menang dalam dua pertandingan terakhir di liga, sementara kekecewaan juga masih terasa setelah tersingkir dari perempat final Liga Champions oleh Bayern Munchen dengan agregat 6-4.

Situasi tersebut membuat pertandingan kontra Alaves punya bobot yang lebih berat. Arbeloa menegaskan bahwa semua laga sisa memiliki arti yang sama besar dan menuntut timnya tampil konsisten jika ingin bertahan dalam jalur juara sampai akhir musim.

“Kebutuhan mereka untuk menang sama besarnya dengan kebutuhan kami untuk menang dan tampil dalam permainan yang baik,” kata Arbeloa, dikutip dari situs resmi klub.

Bernabeu disiapkan sebagai sumber tenaga

Bernabeu diharapkan menjadi tempat Madrid mengembalikan rasa percaya diri setelah hasil mengecewakan di kompetisi Eropa. Dukungan suporter kandang disebut bisa membantu pemain merespons tekanan besar yang tengah mereka hadapi.

Arbeloa juga meminta perhatian timnya tidak terpecah ke jadwal berikutnya. Fokus utama, menurut dia, hanya satu: mengalahkan Alaves terlebih dahulu sebelum memikirkan pertandingan lain.

“Kami sangat antusias untuk bermain di hadapan Bernabéu dan menunjukkan hasrat serta ambisi kami untuk meraih tiga poin. Kami hanya fokus pada pertandingan besok. Tujuh laga tersisa, dan kami harus memenangkan semuanya,” ujar Arbeloa.

Alaves datang dengan modal yang tidak bisa diabaikan

Madrid memang lebih unggul di atas kertas, tetapi Alaves membawa tren positif yang patut diperhitungkan. Tim tamu datang ke Bernabeu dengan catatan empat laga terakhir tanpa kekalahan.

Tekanan mereka sendiri juga cukup besar. Alaves hanya berjarak satu poin dari zona degradasi, sehingga setiap pertandingan terasa penting dalam upaya menjaga posisi aman di klasemen.

Rekor pertemuan tetap mendukung Madrid. Los Blancos memenangkan sembilan dari sepuluh duel terakhir melawan Alaves di liga, termasuk kemenangan 2-1 di kandang lawan pada pertemuan sebelumnya.

Skuad belum sepenuhnya lengkap

Madrid masih harus menghadapi laga ini tanpa seluruh kekuatan utama. Raul Asencio absen karena sakit, sedangkan Thibaut Courtois dan Rodrygo masih menjalani pemulihan cedera.

Dari kubu Alaves, Abderrahman Rebbach tidak bisa bermain karena skorsing. Absennya satu nama itu menjadi tambahan masalah bagi tim tamu yang sedang mencoba mempertahankan performa positif mereka.

Tekanan terhadap Madrid juga datang dari luar lapangan. Presiden klub Florentino Perez memberi penilaian sangat keras terhadap performa tim musim ini dan menyebutnya “tak dapat ditoleransi,” sebagaimana dilansir dari Goal.com.

Dengan situasi klasemen, sorotan publik, dan beban pasca tersingkir dari Liga Champions, laga melawan Alaves menjadi ukuran nyata apakah Real Madrid mampu menjawab tuntutan besar itu dengan kemenangan di Bernabeu.

Exit mobile version