Rasa kenyang dari buah ternyata tidak selalu datang dari ukuran atau rasa manisnya. Sejumlah buah justru lebih efektif menahan lapar karena kandungan serat, air, dan kalorinya yang rendah membuat perut terasa terisi lebih lama.
Pilihan seperti ini berguna saat kebiasaan ngemil ingin dikurangi di sela waktu makan. Secara umum, skor kenyang buah berada di angka rata-rata 44 persen menurut laman Optimising Nutrition, tetapi beberapa jenis menonjol karena efek mengenyangkannya lebih kuat.
Buah berair yang cepat memberi sensasi penuh
Semangka termasuk yang paling mudah terasa mengisi. Sekitar 90 persen beratnya terdiri dari air, sehingga buah ini rendah kalori namun tetap memberi sensasi segar di perut.
Kandungan air yang tinggi juga membantu menjaga hidrasi tubuh. Efek ini ikut menekan dorongan mencari camilan tambahan sebelum waktu makan berikutnya.
Tomat juga masuk kelompok buah ber-volume tinggi, meski di dapur lebih sering diperlakukan seperti sayuran. Keck Medicine of USC menyebut tomat sebagai high-volume food karena mengandung kadar air, udara, dan serat yang tinggi.
Kombinasi itu membuat perut lebih cepat terasa penuh meski kalorinya sangat rendah. Satu tomat ukuran sedang hanya mengandung sekitar 22 kalori.
Serat tinggi yang membuat lapar tertahan lebih lama
Jambu biji menjadi salah satu buah tropis yang layak diperhitungkan saat ingin kenyang lebih lama. Buah ini kaya serat, hampir tidak mengandung kolesterol, dan kadar gulanya lebih rendah dibanding banyak buah lain.
Serat pada jambu biji membantu menekan nafsu makan. Di sisi lain, buah ini juga mengandung fitonutrien yang diyakini memiliki efek protektif bagi tubuh.
Kelompok buah beri juga dikenal sangat mengenyangkan, terutama raspberry dan blackberry. Keduanya kaya serat, sehingga pencernaan berjalan lebih lambat dan rasa kenyang bertahan lebih lama.
EatingWell menyebut buah tinggi serat seperti beri efektif menekan nafsu makan karena memperlambat laju pencernaan tubuh. Manfaat itu paling optimal saat beri dikonsumsi utuh, bukan dijus, agar seratnya tetap terjaga.
Pisang yang sering diremehkan ternyata cukup kuat
Pisang kerap dianggap terlalu manis untuk menu diet, padahal daya tahannya terhadap lapar cukup baik. Satu pisang berukuran rata-rata hanya sekitar 105 kalori dan mengandung 3 gram serat.
Pisang yang masih sedikit kehijauan punya keunggulan tambahan. Pada kondisi itu, resistant starch lebih sulit dicerna sehingga proses pencernaan berlangsung lebih lambat dan rasa kenyang bertahan lebih lama.
Resistant starch tidak diubah menjadi lemak, melainkan memberi efek mengenyangkan yang signifikan. Karena itu, pisang bisa menjadi pilihan praktis saat tubuh butuh energi cepat tanpa membuat perut cepat kosong lagi.
Mengapa buah-buah ini lebih menolong saat lapar datang cepat
Buah dengan serat tinggi, air melimpah, dan kalori rendah cenderung lebih efektif membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Karakter itu membuat beberapa buah lebih cocok dipilih saat ingin mengurangi camilan berlebihan di antara waktu makan.
Semangka, jambu biji, raspberry, blackberry, pisang, dan tomat menunjukkan bahwa rasa kenyang tidak selalu bergantung pada porsi besar. Dalam banyak kasus, kombinasi serat, air, dan volume justru menjadi kunci utama agar lapar tertahan lebih lama.
Source: www.beautynesia.id