Shell Kembali Isi Pasar Diesel, V-Power Diesel Tembus Rp30.890 per Liter Lagi

Pasar BBM diesel kembali berada di sorotan karena harga jualnya kini menempati level paling tinggi di antara banyak pilihan bahan bakar yang tersedia. Di tengah kondisi itu, Shell ikut mengisi kembali daftar produknya dengan menghadirkan V-Power Diesel di sejumlah wilayah Jawa, dengan harga Rp30.890 per liter per 9 Mei 2026.

Kembalinya pasokan Shell memberi lebih banyak opsi bagi konsumen, tetapi tidak mengubah satu hal penting: segmen diesel non-subsidi tetap menjadi kelas yang paling cepat menekan biaya operasional kendaraan. Dari berbagai penyedia, selisih harga diesel terlihat jauh lebih tajam dibanding bensin non-subsidi.

Diesel paling mahal terasa di banyak merek

Di pasar saat ini, harga diesel premium memang berdiri di level atas. Shell V-Power Diesel berada di Rp30.890 per liter, Vivo Diesel Primus juga di Rp30.890 per liter, sedangkan BP Ultimate Diesel dipatok Rp29.890 per liter.

Di sisi Pertamina, Pertamina Dex tercatat Rp27.900 per liter dan Dexlite Rp26.000 per liter di wilayah Jawa. Angka itu menunjukkan bahwa beban harga pada kendaraan diesel tetap lebih tinggi dibanding varian bensin non-subsidi.

Pertamina masih jadi patokan utama di Jawa

Untuk wilayah Jawa, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter. Pertamax berada di Rp12.300 per liter, Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter, dan Pertamax Turbo di Rp19.900 per liter.

Jika dibandingkan dengan diesel, jarak harganya langsung terasa. Perbedaan itu membuat konsumen lebih mudah melihat bahwa tekanan biaya paling besar justru datang dari jenis BBM diesel non-subsidi.

Harga tidak sama di setiap daerah

Harga Pertamina di daerah lain juga tidak seragam karena dipengaruhi pajak daerah, biaya distribusi, kondisi geografis, dan akses pengiriman bahan bakar. Akibatnya, konsumen di luar Jawa bisa mendapati tarif berbeda meski produknya sama.

Di Aceh dan Sumatera Utara, Pertamax Turbo tercatat Rp20.350 per liter. Pada wilayah yang sama, Pertamax berada di Rp12.600 per liter, Pertamina Dex Rp28.500 per liter, dan Dexlite Rp26.600 per liter.

Wilayah luar Jawa ikut menunjukkan level yang lebih tinggi

Di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, beberapa harga bergerak lebih mahal. Pertamax Turbo berada di Rp20.750 per liter, Pertamax Rp12.900 per liter, Pertamina Dex Rp29.100 per liter, dan Dexlite Rp27.150 per liter.

Pola serupa terlihat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara. Di wilayah itu, Pertamax Turbo juga dibanderol Rp20.750 per liter, Pertamax Rp12.900 per liter, Pertamina Dex Rp29.100 per liter, dan Dexlite Rp27.150 per liter.

Pemain swasta tetap bertahan di kelas premium

BP masih menawarkan BP 92 di Rp12.390 per liter dan BP Ultimate di Rp12.930 per liter. Untuk diesel, BP Ultimate Diesel dipasang Rp29.890 per liter, mendekati level tertinggi di pasar.

Vivo juga menjaga posisinya di segmen atas. Revvo 92 bertahan di Rp12.390 per liter, sementara Diesel Primus sama-sama berada di Rp30.890 per liter dan sejajar dengan harga Shell V-Power Diesel.

Dengan kondisi itu, peta harga BBM menunjukkan bahwa Pertamina tetap memiliki jangkauan paling luas dengan variasi regional. Di sisi lain, BP dan Shell bertahan di kelas premium, sementara Vivo mengikuti tren harga swasta yang tinggi terutama pada produk diesel.

Source: moladin.com

Baca Juga

Back to top button