Thermal Grizzly menarik perhatian di Computex 2026 bukan hanya karena satu produk pendingin baru, tetapi karena sebuah prototipe yang terdengar nyaris ekstrem. Perusahaan itu memamerkan direct-die CPU block dengan sisipan berlian di bawah penutupnya, dan klaim hantar panasnya langsung menjadi pusat perhatian.
Konsep ini memang tidak dirancang untuk pendekatan biasa. Blok pendingin dipasang langsung di atas die silikon CPU, sehingga prosesor harus di-delid agar inti bisa tersentuh tanpa penghalang penutup bawaan.
Pada pameran itu, Thermal Grizzly menampilkan model untuk platform AM5 dengan dua CCD. Secara ideal, desain tersebut ditujukan untuk kelas Ryzen 9 9950X yang memiliki susunan chip sesuai kebutuhan blok itu.
Sasha Robey, Senior Marketing Manager Thermal Grizzly, menjelaskan bahwa material yang dipakai adalah industrial diamond. Ia menegaskan permukaan berlian perlu diberi lapisan logam khusus karena liquid metal tidak akan menempel tanpa perlakuan tersebut.
Di dalam blok, Thermal Grizzly membagi perlakuan pendinginan secara terpisah untuk tiap area. Chip IO didinginkan oleh logam yang dipoles, sementara dua CCD ditutup dua lembar diamond CVD yang sangat tipis.
CVD sendiri merupakan singkatan dari Chemical Vapor Deposition. Hasil proses itu tetap berupa berlian sungguhan, hanya saja dibentuk menjadi lembaran tipis agar manfaat termalnya tetap bisa dimanfaatkan dalam aplikasi pendingin.
Soal kemampuan menghantarkan panas, perusahaan ini mengajukan angka yang sangat tinggi. Robey mengatakan konduktivitas termal berlian itu “tiga atau empat kali lebih baik” dibanding blok biasa yang digunakan di industri.
Thermal Grizzly juga memberi pembanding yang lebih konkret. Tembaga yang umum dipakai pada aplikasi seperti ini, termasuk pada direct-die block miliknya yang lain, berada di kisaran 390 W/mK, sedangkan berlian pada prototipe tersebut disebut bisa mencapai 2200 W/mK.
Perbedaan angka itu membuat prototipe ini menonjol di antara produk pendingin lain yang dipamerkan. Namun, posisi proyek ini masih sepenuhnya sebagai eksperimen, bukan produk yang sudah diarahkan ke etalase penjualan.
Thermal Grizzly sendiri menyebut prototipe berlian itu sebagai proyek personal yang sangat eksperimental. Robey juga mengakui bahwa produk seperti ini kemungkinan besar tidak akan masuk pasar karena biayanya terlalu tinggi.
Satu sisipan berlian disebut bernilai sekitar €500. Dengan komponen seperti itu, estimasi kasar biaya total blok ini berada di kisaran €1500 atau lebih.
Robey bahkan menyatakan produk tersebut mungkin tidak akan pernah dijual massal. Meski begitu, ia tetap memandang proyek ini sebagai contoh menarik tentang apa yang mungkin dicapai lewat kombinasi material dan desain yang tepat.
Di luar prototipe berlian, Thermal Grizzly juga menyiapkan arah pengembangan yang lebih realistis untuk block CPU dan GPU non-diamond. Perusahaan itu bekerja sama dengan perusahaan Swiss Platit untuk menguji beberapa jenis coating baru.
Varian yang diuji mencakup coating berbasis karbon berwarna abu-abu muda, coating berbasis nitride berwarna abu-abu gelap, dan coating oxynitride dengan efek pelangi. Thermal Grizzly berharap bisa menjauh dari nickel-plating karena masalah korosi.
Ada juga alasan operasional yang membuat langkah ini penting. Proses nickel plating saat ini membuat Thermal Grizzly harus mengirim block keluar dan menunggu empat minggu atau lebih sebelum produk kembali, sehingga perusahaan ingin memindahkan proses itu ke internal.
Di antara seluruh coating yang dipamerkan, TG O menjadi yang paling mencolok ketika dilihat dari dekat. Lapisan itu menampilkan patina pelangi yang menarik perhatian dan tampak disukai banyak pengunjung karena efek visualnya.





