Sitha Marino Dalami Bella di Keluarga Suami Adalah Hama, Sumber Jahilnya Datang dari Suri

Sitha Marino menemukan cara baru untuk menembus karakter yang belum pernah ia mainkan sebelumnya. Dalam film Keluarga Suami Adalah Hama, ia mendapat peran sebagai Bella, adik ipar yang bersikap jahat dan menyebalkan kepada kakak iparnya.

Peran ini menjadi tantangan tersendiri karena selama ini Sitha lebih sering tampil sebagai tokoh yang baik atau tertindas. Untuk membentuk sisi antagonis itu, ia justru memanfaatkan pengalaman yang paling dekat dengan keseharian keluarga.

Mencari pola dari peran sebelumnya

Sitha mengakui karakter Bella terasa sulit karena berada di luar kebiasaan aktingnya. Ia menyadari selama ini belum pernah memerankan tokoh yang sejahat dan sesebal itu, sehingga diperlukan pendekatan yang berbeda.

Demi memahami arah karakter, Sitha menengok kembali sejumlah proyek yang pernah ia jalani. Dari sana, ia mencoba membaca bagaimana karakter antagonis biasanya dibawakan oleh aktor lain agar bisa menemukan titik masuk yang tepat.

Upaya itu dilakukan agar Bella tidak terasa kaku saat muncul di layar. Sitha ingin karakter tersebut tetap hidup, tetapi tetap berada dalam batas yang masuk akal untuk kebutuhan cerita.

Masukan dari Putri Marino jadi kunci

Di tengah proses pendalaman, Sitha memilih berdiskusi dengan kakaknya, Putri Marino. Alih-alih memberi arahan yang rumit, Putri justru mengaitkannya dengan kebiasaan kecil yang sudah akrab di antara mereka.

Putri menyarankan Sitha mengingat tingkah jahil yang biasa dilakukan kepada Suri, anak Putri Marino. Saran itu membantu Sitha karena ia punya contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Aku nanya Kak Putri, harus memerankan karakter yang nyebelin. Kak Putri malah bilang, ‘coba lakukan yang biasa kamu lakukan ke Suri (anak Putri Marino), yang biasanya kamu jahilin gitu aja,’” kata Sitha saat content day film Keluarga Suami Adalah Hama di kantor VMS Studio, Jakarta Selatan, Jumat, 24/4.

Dari arahan itu, Sitha tidak menirunya mentah-mentah. Ia memilih menaikkan sedikit level kejahilan tersebut agar cocok dengan sifat Bella, tetapi tetap tidak berlebihan.

Menjaga antagonis tetap terasa wajar

Pendekatan itu membuat Sitha lebih tenang dalam menjaga karakter. Ia ingin Bella terlihat menyebalkan, tetapi tidak sampai melampaui batas dan berubah terlalu ekstrem.

Bagi Sitha, tantangannya bukan hanya tampil jahat, melainkan juga menyusun kadar emosi supaya tokoh tetap meyakinkan. Dengan begitu, sisi antagonis Bella bisa muncul tanpa kehilangan rasa alami.

Proses ini juga menunjukkan bahwa pengembangan karakter tidak selalu datang dari latihan yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Dalam kasus Sitha, pengalaman kecil bersama keluarga justru menjadi bahan yang berguna untuk membentuk tokoh yang lebih tajam.

Film yang didukung jajaran pemain kuat

Keluarga Suami Adalah Hama juga dibintangi Omar Daniel, Raihaanun, Meriam Bellina, dan Jeremie Moeremans. Film ini disutradarai Anggy Umbara dan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Mei 2026.

Kehadiran Sitha sebagai Bella menjadi salah satu daya tarik proyek tersebut. Peran ini memberi ruang baginya untuk memperlihatkan sisi akting yang selama ini belum banyak terlihat, terutama dalam karakter dengan konflik yang lebih keras.

Source: mediaindonesia.com
Exit mobile version