Satu hal yang langsung membedakan Xiaomi Smart Band 10 Pro dari generasi sebelumnya adalah arah desainnya yang terasa lebih premium. Bocoran yang beredar menyebut ada varian keramik putih, sesuatu yang jarang ditemui di kelas gelang pintar yang biasanya mengutamakan bobot ringan dan harga terjangkau.
Informasi tersebut datang dari pembocor Digital Chat Station, yang juga menyebut perangkat ini kemungkinan akan meluncur pada Mei. Jika nama akhirnya benar memakai Xiaomi Smart Band 10 Pro, maka Xiaomi tampaknya sedang mendorong lini band-nya naik kelas lewat material dan kualitas bangun, bukan hanya lewat pembaruan fitur.
Keramik putih jadi sorotan utama
Pilihan material menjadi pembeda paling besar dalam kabar ini. Varian keramik putih disebut akan menjadi opsi yang paling menonjol karena memberi kesan lebih mewah dibanding material yang umum dipakai pada smart band.
Langkah itu juga memberi sinyal bahwa Xiaomi ingin membawa lini Mi Band ke posisi yang sedikit lebih tinggi. Pendekatan tersebut tetap sejalan dengan citra value-for-money Xiaomi, tetapi tampil dengan sentuhan yang lebih premium.
Selain versi keramik putih, perangkat ini disebut akan hadir dalam beberapa warna lain. Pilihan yang disebut mencakup hitam, putih, perak, oranye, dan merah muda.
Digital Chat Station juga menyebut kualitas rakitannya “cukup baik”. Keterangan ini memperkuat dugaan bahwa perubahan yang dibawa tidak hanya menyentuh tampilan luar, tetapi juga kesan keseluruhan produk.
Bobot ikut berubah karena material baru
Perubahan material ini juga berdampak pada bobot perangkat. Bocoran menyebut versi reguler akan memiliki bobot di bawah 40 gram, sedangkan versi keramik akan melampaui 50 gram.
Selisih tersebut masuk akal karena material keramik memang lebih berat. Di saat yang sama, perbedaan bobot itu menunjukkan ada kompromi desain yang mungkin diambil Xiaomi untuk mengejar kesan premium.
Sebagai pembanding, Xiaomi Smart Band 9 Pro yang meluncur pada Oktober 2024 memiliki bobot 24,5 gram. Angka itu membuat versi baru terlihat berpotensi jauh lebih berat dari generasi sebelumnya.
Fokus masih kuat pada desain
Meski bocoran yang muncul belum banyak menyentuh sisi teknis, arah pengembangan Smart Band 10 Pro mulai terlihat. Perhatian utama sejauh ini justru ada pada material, bobot, dan kualitas bangun, bukan pada rincian spesifikasi internal.
Smart Band 9 Pro sebelumnya membawa layar AMOLED 1,74 inci, bezel tipis, dan klaim daya tahan hingga 21 hari. Dengan titik awal seperti itu, generasi baru diperkirakan akan bergerak ke penyempurnaan desain, walau detail soal layar, sensor, atau baterai belum diungkap.
Karena itu, kemunculan varian keramik putih terasa penting. Opsi tersebut bisa mengubah cara pandang terhadap smart band, dari perangkat yang identik dengan kepraktisan menjadi aksesori yang juga menonjolkan bahan dan tampilan.
Menunggu pengumuman resmi Xiaomi
Waktu peluncuran yang disebut pada Mei membuat perangkat ini semakin menarik untuk dipantau. Xiaomi juga dikabarkan tengah menyiapkan Xiaomi 17 Max untuk meluncur pada akhir Mei, sehingga ada peluang keduanya tampil dalam periode yang berdekatan.
Namun, belum ada konfirmasi bahwa keduanya akan diperkenalkan bersama. Untuk saat ini, nama akhir produk, konfigurasi warna, material final, dan fitur yang dibawa masih menunggu pengumuman resmi dari Xiaomi.
Yang sudah terlihat jelas baru satu hal: Xiaomi Smart Band 10 Pro tampak diposisikan bukan sekadar sebagai penerus biasa. Bocoran yang beredar mengarah pada produk yang ingin tampil lebih premium lewat desain, bahan, dan kualitas bangun yang lebih menonjol.
Source: www.gizmochina.com




