Stadio Sinigaglia Dibenahi Demi Liga Champions, Como Incar Real Madrid di Kandang Sendiri

Ambisi Como untuk tampil di Liga Champions musim 2026/2027 kini tidak lagi berhenti di lapangan. Setelah memastikan tiket ke kompetisi elite Eropa itu, klub langsung menempatkan Stadion Sinigaglia sebagai proyek paling mendesak agar bisa dipakai menggelar laga kandang di level tertinggi.

Langkah tersebut menjadi penting karena Como harus menyesuaikan seluruh infrastruktur dengan standar kelayakan UEFA. Dalam waktu singkat, fokus klub yang baru dua tahun lalu masih berstatus tim promosi dari Serie B itu berubah besar, dari sekadar mengejar hasil ke kebutuhan membangun fondasi yang siap untuk panggung Eropa.

Sinigaglia jadi pusat perhatian

Manajemen Como bergerak cepat memulai restrukturisasi stadion kandang mereka. Pembenahan ini diposisikan sebagai prioritas utama agar pertandingan besar tidak terhambat oleh urusan administratif maupun teknis.

Presiden Como, Mirwan Suwarso, menegaskan keyakinannya bahwa proyek itu bisa selesai sesuai target. Ia menyampaikan optimisme bahwa laga kandang Liga Champions benar-benar bisa digelar di Stadio Sinigaglia.

“Banyak orang mengira itu tidak mungkin, tetapi saya yakin kami akan memainkan pertandingan kandang Liga Champions di Stadio Sinigaglia,” kata Mirwan kepada Tuttomercatoweb.

Peluang melawan nama besar Eropa

Kelolosan Como ke Liga Champions juga membuka kemungkinan pertemuan dengan klub-klub besar benua itu. Barcelona, Manchester City, Paris Saint-Germain, dan Liverpool disebut berpotensi menjadi lawan mereka.

Di antara sederet nama tersebut, Mirwan punya preferensi yang terdengar ambisius. Ia menyebut laga melawan Manchester United atau Real Madrid di Como akan menjadi sesuatu yang fantastis.

Pernyataan itu menunjukkan cara pandang klub terhadap kehadiran mereka di kompetisi ini. Como ingin menghadapi tim-tim terbesar dengan kesiapan yang lebih matang, bukan sekadar menjadi pelengkap di fase utama turnamen.

Skuad juga disiapkan untuk level yang lebih berat

Pembenahan Como tidak hanya terjadi di luar lapangan. Klub juga bergerak untuk memperkuat tim agar mampu bersaing di kompetisi yang levelnya jauh lebih tinggi.

Federico Chiesa dan Andrea Cambiaso dikabarkan masuk dalam daftar bidikan Como. Keduanya dipandang sebagai pemain berkualitas yang bisa membantu tim menghadapi kerasnya Liga Champions musim depan.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa klub menyiapkan dua sisi sekaligus, yaitu stadion dan komposisi skuad. Dengan begitu, Como tidak hanya ingin memenuhi syarat tampil, tetapi juga membangun fondasi agar tetap kompetitif di tengah lawan-lawan yang jauh lebih kuat.

Perubahan cepat dari tim promosi

Perjalanan Como menarik perhatian karena terjadi dalam tempo singkat. Dua tahun lalu mereka masih berstatus tim promosi dari Serie B, tetapi kini sudah berhadapan dengan tuntutan level tertinggi sepak bola Eropa.

Situasi itu membuat proyek di Stadio Sinigaglia punya arti yang lebih besar dari sekadar renovasi biasa. Di saat yang sama, pergerakan di bursa pemain menegaskan bahwa klub ingin membawa transformasi ini ke arah yang serius.

Optimisme manajemen menjadi sinyal bahwa Como tidak ingin sekadar hadir di Liga Champions sebagai peserta baru. Dengan fokus pada stadion dan penguatan tim, klub berusaha memastikan dirinya benar-benar siap menyambut malam-malam besar di panggung Eropa.

Baca Juga

Back to top button