Start Kesembilan Veda Di Hungaria, Q2 Balaton Park Berubah Jadi Adu Tipis Hingga Detik Akhir

Drama Q2 Moto3 Hungaria di Sirkuit Balaton Park akhirnya menempatkan Veda Ega Pratama di posisi start ke-9. Catatan waktunya 1 menit 46,845 detik membuat pembalap Indonesia itu tetap berada di baris tengah, meski sempat beberapa kali muncul di jalur yang lebih menjanjikan.

Persaingan di sesi itu berlangsung sangat rapat hingga menit-menit akhir. Pergeseran posisi terus terjadi karena selisih waktu antarpembalap begitu tipis, sehingga satu putaran cepat atau satu keputusan masuk pit langsung memengaruhi urutan.

Veda menjalani Q2 dengan awal yang cukup kuat. Saat waktu tersisa 12 menit, ia sudah menempati posisi kedua, lalu sempat memegang catatan tercepat pada menit ke-9.

Keunggulan itu tidak bertahan lama karena para rival segera merespons. David Almansa dan pemimpin klasemen sementara Maximo Quiles memperbaiki waktu mereka dan mendorong Veda turun ke posisi ketiga.

Situasi berubah lagi ketika sesi menyisakan tujuh menit. Veda masuk pit untuk berdiskusi dengan manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, dan setelah itu posisinya turun ke urutan keenam.

Strategi pit ikut mengubah papan klasemen

Lima menit sebelum sesi berakhir, Quiles sempat mengambil alih catatan tercepat. Hampir seluruh pembalap kemudian kembali ke pit untuk menyusun strategi terakhir sebelum kembali ke lintasan.

Veda baru kembali turun ke trek tiga menit jelang selesai setelah menerima arahan dari tim. Namun, upaya penutup itu belum cukup untuk membawanya kembali ke tiga besar.

Bagian akhir sesi justru menjadi milik Almansa. Ia merebut posisi teratas dengan waktu 1 menit 45,686 detik, disusul Quiles di urutan kedua dengan 1 menit 45,750 detik.

Brian Uriarte melengkapi tiga besar dengan 1 menit 46,323 detik. Uriarte sendiri datang ke Q2 setelah lebih dulu melalui Q1 dan menjadi yang tercepat di sesi tersebut.

Modal yang masih terbuka untuk balapan

Hasil akhir itu memang menempatkan Veda di posisi ke-9, tetapi start dari baris tengah masih menyisakan peluang untuk bergerak naik. Kondisi di Balaton Park memperlihatkan bahwa balapan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan murni, melainkan juga oleh momen yang tepat saat keluar masuk pit.

Jarak antarpembalap yang sangat rapat membuat setiap detail terasa penting. Karena itu, posisi start ke-9 tetap bisa menjadi dasar yang cukup baik bagi Veda untuk mengejar hasil lebih besar saat lampu hijau balapan Moto3 Hungaria 2026 dinyalakan.

Source: www.beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button