Superleggera V4 Centenario Tricolore Hanya 100 Unit, Ducati Pasang Rem Selevel MotoGP

Ducati merayakan usia 100 tahun dengan memperlihatkan arah yang sangat dikenali dari pabrikan asal Borgo Panigale itu, yaitu menggabungkan warisan balap dengan teknologi paling ekstrem. Perayaan tersebut ditandai oleh kehadiran Superleggera V4 Centenario Tricolore, motor edisi sangat terbatas yang hanya dibuat 100 unit di seluruh dunia.

Model ini langsung menarik perhatian karena tidak sekadar hadir sebagai motor peringatan, tetapi juga sebagai etalase kemampuan teknis Ducati saat ini. Dengan tenaga maksimum 228 hp, Superleggera V4 Centenario Tricolore diposisikan sebagai produk kolektor yang membawa identitas performa tinggi sekaligus nilai sejarah yang kuat.

Teknologi balap yang dibawa ke jalan raya

Di antara sorotan terbesar pada motor ini adalah penggunaan komponen yang sangat dekat dengan dunia kompetisi. Ducati menyebut Superleggera V4 Centenario Tricolore sebagai sepeda motor legal jalan raya pertama yang memakai sistem pengereman cakram karbon-keramik dan garpu depan dengan selongsong serat karbon.

Dua elemen tersebut terinspirasi dari motor MotoGP, sehingga motor ini terasa seperti jembatan langsung antara lintasan balap dan penggunaan di jalan raya. Kehadiran teknologi itu memperkuat kesan bahwa Ducati tidak hanya membuat model edisi spesial, tetapi juga menunjukkan hasil pengembangan teknis yang sangat maju.

Edisi yang sengaja dijaga tetap langka

Produksi Superleggera V4 Centenario Tricolore dibatasi hanya 100 unit. Jumlah itu membuat motor ini otomatis masuk kategori sangat eksklusif dan sulit dijangkau, terutama bagi penggemar Ducati yang mengincar model bernilai historis dan teknis pada saat yang sama.

Pembatasan produksi tersebut juga selaras dengan cara Ducati merayakan seratus tahun perjalanannya. Pabrikan ini memilih menghadirkan motor yang benar-benar merepresentasikan puncak pengembangan mereka, bukan sekadar produk simbolis untuk menandai momen ulang tahun.

Corak yang menyambung masa lalu dan masa kini

Selain teknologinya, Ducati memberi makna tambahan lewat desain yang terinspirasi dari 750 F1. Motor legendaris itu punya tempat penting dalam sejarah balap Ducati karena pernah mengantar Marco Lucchinelli memenangkan Battle of the Twins di Daytona International Speedway pada 1986.

Inspirasi tersebut membuat Superleggera V4 Centenario Tricolore tidak berdiri sebagai model modern semata. Corak yang diambil dari sejarah balap Ducati menghadirkan hubungan visual yang kuat antara pencapaian masa lalu dan produk yang lahir untuk menandai usia seabad merek tersebut.

Borgo Panigale tetap menjadi pusatnya

Peluncuran motor ini berlangsung di markas pusat Ducati di Borgo Panigale, Bologna, sebagai bagian dari rangkaian perayaan 100 tahun perusahaan. Lokasi itu kembali ditegaskan sebagai inti dari seluruh proses Ducati, mulai dari perancangan, pengembangan, hingga produksi sepeda motor.

CEO Ducati Claudio Domenicali menekankan peran Borgo Panigale sebagai tempat lahirnya visi Made in Italy yang dibawa Ducati ke pasar global. Ia mengatakan, “Kami lahir di Borgo Panigale, dan dari sinilah kami terus merancang, mengembangkan, dan memproduksi sepeda motor yang membawa visi Produk Buatan Italia ke seluruh dunia.”

Momen perayaan juga dihadiri tokoh penting

Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Perusahaan dan Produk Buatan Italia Senator Adolfo Urso serta Presiden Wilayah Emilia-Romagna Michele De Pascale. Keduanya mendampingi Claudio Domenicali saat peresmian dokumen Manuale del Made in Italy secondo Ducati.

Dalam pandangan Ducati, dokumen itu dan Superleggera V4 Centenario Tricolore saling melengkapi sebagai dua sisi yang berbeda namun berkaitan. Satu mewakili metode dan satu lagi menjadi wujud nyata dari identitas tersebut.

Perayaan yang meluas ke komunitas global

Rangkaian seratus tahun Ducati tidak berhenti di Borgo Panigale. Pabrikan ini juga menyiapkan perayaan komunitas global bertajuk We Ride As One yang akan digelar serentak di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 dan melibatkan para pemilik Ducati atau Ducatisti. Ducati menyebut agenda tersebut akan dikoordinasikan oleh Ducati Official Clubs bersama dealer resmi, dengan tujuan menyatukan pengalaman berkendara secara serempak di seluruh dunia.

Dengan Superleggera V4 Centenario Tricolore dan program komunitas global tersebut, Ducati menandai satu abad perjalanannya lewat produk, teknologi, dan jaringan penggemar yang berjalan beriringan. Dari Borgo Panigale hingga berbagai negara, termasuk Indonesia, identitas balap, eksklusivitas, dan semangat Made in Italy tetap menjadi penanda utama perayaan seratus tahun Ducati.

Baca Juga

Back to top button