Di pasar tablet kelas menengah premium, POCO Pad menonjol karena tidak sekadar diarahkan untuk hiburan. Perangkat ini diposisikan sebagai tablet 5G yang juga sanggup menangani kerja hybrid, termasuk rapat online, membuka dokumen, dan menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Pendekatan itu membuat POCO Pad terasa relevan bagi pengguna yang ingin perangkat ringkas, tetapi tetap punya layar besar dan daya tahan baterai panjang. Di tengah kebutuhan kerja fleksibel, kombinasi performa, visual, dan mobilitas menjadi alasan utama tablet ini ikut dilirik.
Performa yang dijaga tetap stabil
POCO Pad mengandalkan Snapdragon 7s Gen 2 dengan fabrikasi 4nm. Chipset ini membawa arsitektur octa-core hingga 2,4GHz dan GPU Adreno untuk menjaga efisiensi daya sekaligus mempertahankan performa saat dipakai lama.
POCO menyebut tablet ini mampu dipakai untuk gaming, streaming, editing ringan, dan multitasking kerja dalam satu perangkat. Media teknologi juga menilai performanya cukup kompetitif di kelas menengah premium karena masih stabil untuk mengedit dokumen dan menjalankan gim grafis tinggi.
Layar besar untuk ruang kerja yang lebih lega
Salah satu nilai jual paling menonjol ada pada layar IPS LCD 12,1 inci dengan resolusi 2.5K dan refresh rate AdaptiveSync 120Hz. Ukuran layar 16:10 membuat tampilan terasa lebih leluasa untuk meeting online, split screen, belajar daring, dan membuka dokumen kerja.
Pengalaman visualnya juga diperkuat oleh dukungan Dolby Vision dan empat speaker Dolby Atmos. Kombinasi itu membuat POCO Pad tidak hanya nyaman untuk produktivitas, tetapi juga kuat sebagai perangkat hiburan harian.
Baterai besar untuk mobilitas
Di bagian daya, POCO Pad membawa baterai 10.000mAh dengan pengisian cepat 33W. Klaim internal perusahaan menyebut perangkat ini bisa dipakai hingga 16 jam untuk pemutaran video online dan sekitar 18 jam untuk membaca digital.
Daya tahan seperti ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang sering berpindah tempat kerja. Gamer pun diuntungkan karena tablet dapat dipakai lebih lama tanpa harus sering mencari colokan.
Fitur kerja dan penyimpanan yang mendukung produktivitas
POCO membekali tablet ini dengan HyperOS berbasis Android 14 yang mendukung interkoneksi antar perangkat Xiaomi. Sinkronisasi file, clipboard, dan notifikasi lintas perangkat membuat alur kerja terasa lebih praktis.
Untuk penyimpanan, POCO Pad hadir dengan RAM 8GB LPDDR4X dan storage 256GB UFS 2.2. Ada pula dukungan microSD hingga 1,5TB, sementara kamera depan dan belakang sama-sama 8MP.
Spesifikasi utama POCO Pad
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 2 |
| Fabrikasi | 4nm |
| CPU | Octa-core hingga 2,4GHz |
| Layar | IPS LCD 12,1 inci |
| Resolusi | 2.5K |
| Refresh rate | AdaptiveSync 120Hz |
| Baterai | 10.000mAh |
| Pengisian daya | 33W |
| RAM | 8GB LPDDR4X |
| Storage | 256GB UFS 2.2 |
| microSD | Hingga 1,5TB |
| Kamera | 8MP depan dan belakang |
Posisi harga di Indonesia
Berdasarkan pantauan marketplace resmi Indonesia, harga POCO Pad 8GB/256GB berada di kisaran Rp4 jutaan hingga Rp4,8 jutaan. Selisih harga bergantung pada varian dan paket bundling keyboard atau stylus.
Dengan kombinasi tersebut, POCO Pad semakin terlihat sebagai tablet Android premium yang tidak hanya cocok untuk hiburan. Perangkat ini juga punya modal kuat untuk menunjang kerja hybrid bagi pengguna yang menginginkan layar besar, tenaga stabil, dan bentuk yang tetap praktis dibawa ke mana-mana.