Tablet Kerja Serius ASUS ProArt PZ14, Siap Menantang MacBook Dan iPad Pro Dengan Bodinya Yang Tangguh

Bagi kreator yang butuh perangkat kerja fleksibel, ASUS ProArt PZ14 hadir dengan pendekatan yang tidak biasa. Tablet ini tidak diposisikan sebagai perangkat hiburan, melainkan sebagai workstation portabel berbasis Windows 11 ARM yang dirancang untuk kebutuhan kerja serius.

ASUS tampak ingin mendorong batas kategori tablet premium lewat perangkat ini. ProArt PZ14 mencoba menyatukan mobilitas tablet, kenyamanan laptop, dan kemampuan kerja kelas profesional dalam satu bodi tipis.

Layar yang jadi pusat perhatian

Daya tarik paling kuat dari ProArt PZ14 ada pada panelnya. ASUS Lumina Pro OLED touchscreen yang dipakai membawa resolusi 3K, kedalaman warna 10-bit, dan refresh rate 144Hz.

Kombinasi tersebut membuat tablet ini sangat relevan untuk pekerjaan visual. Pengeditan, ilustrasi, dan pengecekan detail konten mendapat ruang yang lebih nyaman berkat tampilan yang tajam dan mulus.

Dirancang untuk kerja lapangan

ASUS merancang ProArt PZ14 dengan konsep detachable yang lebih matang. Keyboard bawaan kini mendukung konektivitas Bluetooth, sehingga tetap bisa dipakai mengetik meski tidak menempel pada tablet.

Bodinya juga mengantongi sertifikasi ketahanan militer dan rating IP52. Perlindungan itu membuat perangkat lebih siap menghadapi debu dan cipratan air, sementara dudukan magnetik di belakang membantu tablet berdiri stabil dalam mode lanskap maupun potret.

Stylus dengan pengalaman yang tidak biasa

Untuk kebutuhan menulis dan menggambar, ASUS menyertakan ASUS Pen 3.0. Stylus ini mendukung Microsoft Pen Protocol 2.6 dan membawa haptic feedback tingkat lanjut.

Yang menarik, pena ini juga memiliki speaker kecil di dalam bodinya. Saat digunakan, stylus dapat menghasilkan suara gesekan yang meniru sensasi pensil, spidol, atau pena flanel, tergantung alat virtual yang dipilih.

Pengisian dayanya juga dibuat praktis. Stylus bisa ditempelkan secara magnetis di bagian belakang tablet saat tidak digunakan.

Konektivitas yang ramah alur kerja kreator

Di sisi koneksi, ASUS memberi perhatian besar pada kebutuhan fotografer dan videografer. ProArt PZ14 dibekali slot Full-Size SD Card berkecepatan tinggi hingga 985 MB/s, yang disembunyikan di balik penutup khusus.

Dengan begitu, kartu memori kamera bisa langsung dipindahkan ke tablet tanpa dongle tambahan. Selain itu, tersedia dua port USB 4 Type-C dengan bandwidth 40 Gbps yang juga mendukung pengisian daya cepat hingga 100W.

Performa yang menyasar kelas berat

ASUS memasangkan Snapdragon X Elite versi tertinggi dan RAM berkecepatan 9500 MHz pada perangkat ini. Kombinasi tersebut menempatkan ProArt PZ14 di wilayah performa yang jarang disentuh tablet berformat tipis.

Dalam pengujian Cinebench R24 multi-core, tablet ini mencatat 755 poin pada Whisper Mode, 1.030 poin pada Standard Mode, 1.159 poin pada Performance Mode, dan 1.183 poin pada Manual Mode. Skor tertinggi itu disebut melampaui AMD Ryzen 5800X, sekaligus mengungguli Apple MacBook Pro berbasis chip M5 yang mencatat 1.153 poin, serta iPad Pro M5.

Tambahan yang memperkuat posisi untuk kreator

ASUS juga melengkapi ProArt PZ14 dengan GlideX agar perangkat bisa dipakai sebagai layar sekunder nirkabel untuk PC atau Mac. Fitur ini memberi ruang kerja tambahan tanpa harus membawa monitor eksternal.

Nilai tambah lain datang dari bonus langganan 3 bulan Adobe Creative Cloud, 6 bulan GoPro Premium Plus, dan 3 bulan GoodNotes Essential. Di sisi lain, ada catatan kecil pada posisi volume rocker yang berada di bagian bawah saat tablet dipakai dalam mode portrait, sehingga kadang bisa tertekan permukaan meja.

Dengan layar OLED 3K, stylus haptic, slot SD penuh, koneksi modern, dan performa Snapdragon X Elite yang agresif, ProArt PZ14 tampil sebagai tablet Windows yang jelas ditujukan untuk pengguna profesional. ASUS menempatkannya jauh dari citra tablet biasa, sekaligus memperketat persaingan di kelas kreator premium.

Exit mobile version