Bagi konsumen yang sudah menunggu model listrik baru Honda, kabar soal Super One mulai membuka pemesanan awal jadi sorotan tersendiri. Tanpa menunggu harga resmi diumumkan, sejumlah tenaga penjual Honda di Jakarta disebut sudah menerima tanda jadi Rp 10 juta untuk masuk daftar pre-order.
Langkah ini membuat Super One bergerak cepat dari sekadar pembicaraan menjadi model yang sudah masuk tahap pemesanan awal. Di saat pasar mobil listrik di Indonesia makin ramai, kehadiran sistem antrean lebih dulu menempatkan Super One sebagai salah satu nama yang paling diperhatikan.
Pemesanan dibuka sebelum harga final keluar
Informasi dari jaringan penjualan menyebut Honda membuka pre-order lebih awal, sementara banderol resmi baru akan menyusul saat peluncuran di GIIAS. Salah satu tenaga penjual Honda di Jakarta mengatakan sistem pemesanan dibuat per batch sehingga ada antrean untuk konsumen yang masuk lebih dulu.
“Untuk Super One sudah bisa di pre-order. Harga menyusul saat launching di GIIAS, sistemnya per batch jadi ada antriannya. Estimasi harga di Rp 300 juta sampai Rp 350 juta. Untuk pre-booking-nya Rp 10 juta,” ujar tenaga penjual Honda di Jakarta kepada Kompas.com, Sabtu (16/5/2026).
Skema seperti ini menunjukkan unit awal kemungkinan akan disalurkan bertahap. Bagi calon pembeli, posisi di antrean menjadi salah satu hal yang menentukan apakah mereka bisa memperoleh unit pada gelombang pertama.
Nama yang sudah lebih dulu memancing perhatian
Sebelum kabar pre-order muncul, nama Super One memang sudah lebih dulu ramai dibicarakan di pasar otomotif Indonesia. Perbincangan itu menguat setelah muncul kode kendaraan listrik Honda dalam daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2026.
Kehadiran kode tersebut memunculkan dugaan bahwa Honda tengah menyiapkan model listrik baru untuk Indonesia. Kini, dugaan itu mendapat konteks baru karena jaringan penjualan sudah mulai membuka pemesanan awal, meski peluncuran resminya belum dilakukan.
Harga resmi masih menunggu momen peluncuran
Hingga saat ini, Honda belum mengumumkan harga resmi Super One kepada publik. Informasi yang beredar baru sebatas estimasi dari tenaga penjual, yakni di kisaran Rp 300 juta sampai Rp 350 juta.
Angka itu masih berupa perkiraan dan belum bisa dianggap sebagai banderol final dari pabrikan. Namun, kisaran tersebut memberi gambaran awal tentang posisi Super One di pasar mobil listrik nasional.
GIIAS menjadi panggung yang dinanti
Keterangan dari tenaga penjual menyebut harga akan diumumkan saat launching di GIIAS. Dengan begitu, ajang tersebut berpotensi menjadi momen resmi kemunculan Honda Super One di hadapan publik.
Sementara itu, tahap yang berlangsung sekarang masih sebatas pengumpulan peminat. Konsumen yang tertarik sudah bisa masuk daftar pre-order lebih awal, sedangkan detail resmi seperti harga final tetap menunggu peluncuran.
Sejauh ini, informasi publik tentang Super One masih terbatas pada pemesanan awal, tanda jadi Rp 10 juta, perkiraan harga, dan pola antrean unit. Belum ada rincian yang lebih jauh mengenai spesifikasi, fitur, atau varian, sehingga perhatian pasar masih tertuju pada pengumuman resmi berikutnya.
Source: otomotif.kompas.com