Tekanan Comeback Membuat Banyak Idol KPop Cewek Hanya Makan Sekali Sehari

Di balik tampil bertenaga di atas panggung, sejumlah idol KPop cewek pernah menjalani pola makan yang sangat ketat hingga hanya makan sekali sehari. Kebiasaan itu tidak selalu lahir dari selera makan yang kecil, melainkan dari tekanan comeback, tuntutan visual, dan jadwal promosi yang padat.

Kisah para idol ini memperlihatkan bahwa diet di dunia KPop sering berkaitan langsung dengan target penampilan saat promosi berlangsung. Dalam banyak kasus, tubuh harus tetap terlihat sesuai standar yang diharapkan, sementara persiapan panggung tetap berjalan bersama latihan fisik yang intens.

Tekanan comeback mendorong pola makan yang ketat

Saat mendekati perilisan album baru, sebagian idol memilih mengurangi asupan makanan secara ekstrem. Beberapa di antaranya bahkan mengaku terbiasa makan satu kali dalam sehari agar tubuh tetap ringan dan bentuk tubuh terjaga.

Soyou eks SISTAR pernah terbuka soal rutinitasnya saat bersiap untuk comeback grup. Dalam showcase album pada 2013, ia mengatakan rajin berolahraga dan mengatur makan untuk membentuk otot perut.

Ia juga mengurangi garam dan karbohidrat. Saat lapar, Soyou memilih telur dan ubi jalar, tetapi tetap menjalani pola makan sekali sehari.

Dasom eks SISTAR pernah menceritakan hal serupa di program 1 vs. 100 pada 2014. Ia mengatakan biasa makan sekali sehari dan umumnya baru makan sekitar pukul empat sore.

Di saat yang sama, Dasom juga rutin mengangkat beban dan melakukan senam aerobik. Ia menegaskan bahwa dirinya sebenarnya menyukai makanan, tetapi tetap menahan diri karena merasa perlu diet sebagai member girl group.

Banyak cara diet dicoba menjelang perilisan album

Gyuri KARA juga pernah mengungkap pengalaman dietnya di program Get It Beauty pada 2014. Ia menyebut pernah mencoba banyak metode, termasuk melewatkan makan tanpa rencana, makan satu kali sehari, diet protein, dan diet Denmark.

Gyuri mengatakan kebiasaan itu dilakukan sebelum grupnya merilis album baru. Ia juga merasa senang karena berhasil menurunkan berat badan enam kilogram.

Jimin eks AOA mengalami tekanan serupa saat membahas persiapan comeback album Short Hair pada 2014. Ia mengatakan berhasil menurunkan lima kilogram dengan makan sekali sehari dan rutin berolahraga.

Pengakuan itu menunjukkan bahwa pembatasan makan sering berjalan beriringan dengan latihan fisik yang konsisten. Pada fase ini, persiapan panggung tidak hanya soal koreografi, tetapi juga soal mengatur tubuh agar sesuai dengan kebutuhan promosi.

Ada yang menyesuaikan pola makan sesuai kondisi tubuh

Rei IVE membahas kebiasaan makannya di TtatehaebolRei pada 2025. Ia mengatakan sudah belajar bahwa makan dalam jumlah sedang paling cocok untuk dirinya, termasuk saat promosi.

Namun, saat mempersiapkan comeback, Rei pernah mencoba puasa dalam jangka waktu panjang dan menikmati pola makan sekali sehari. Ia menghindari makanan pedas dan camilan larut malam untuk mencegah kembung, lalu memilih buah jika merasa terlalu lapar pada malam hari.

Ningning aespa juga menyampaikan kebiasaan makannya di program Fridgeterview pada 2025. Ia mengatakan tidak merasa sedang menjalani diet ketat karena hanya makan sedikit akibat tidak terlalu lapar.

Menurut Ningning, pola itu membuatnya hanya makan sekitar sekali dalam sehari. Ia juga mengaku malas memesan makanan setelah selesai jadwal, sehingga lebih sering menikmati camilan dalam porsi normal daripada makan besar.

Diet ekstrem tidak selalu berakhir baik untuk tubuh

HyunA pernah bercerita di program Season B pada 2024 bahwa ia sempat menjaga berat badan hingga 40 kilogram pada masa lalu. Saat jadwalnya padat, ia hanya makan satu kimbap.

Kebiasaan itu berdampak pada kesehatannya hingga menurun drastis saat berusia 26 tahun. HyunA juga mengaku kesulitan tampil dengan baik di panggung dan mulai mempertanyakan apakah kebahagiaan dari diet ekstrem benar-benar sepadan.

Cerita para idol ini memperlihatkan sisi lain dari dunia KPop yang kerap tak terlihat penonton. Pola makan sekali sehari pada idol cewek sering muncul bukan karena mereka tidak suka makan, melainkan karena tuntutan pekerjaan, tekanan comeback, dan upaya menjaga bentuk tubuh di tengah jadwal yang padat.

Source: www.idntimes.com

Baca Juga

Back to top button