Toyota bZ4X Touring Tawarkan Jarak 734 Km dan Bagasi 1.240 Liter, Harga Mulai Rp618 Juta

Toyota bZ4X Touring datang dengan paket yang langsung menonjol di segmen SUV listrik menengah. Dengan banderol 5.750.000 Yen atau sekitar Rp618 jutaan untuk FWD dan 6.400.000 Yen atau sekitar Rp688 jutaan untuk 4WD, model ini membawa kombinasi jarak tempuh 734 km dan ruang bagasi besar yang sulit diabaikan.

Di pasar yang semakin ramai, angka tersebut membuat bZ4X Touring tidak terlihat hanya mengandalkan nama besar Toyota. Mobil ini diposisikan sebagai kendaraan keluarga lima penumpang yang menekankan fungsi harian, perjalanan jauh, dan kemudahan membawa barang.

Fokus keluarga, bukan sekadar tampilan

Toyota menyiapkan bZ4X Touring dengan ukuran yang mendukung penggunaan praktis. Panjang bodi mencapai 4.690 mm, lebar 1.860 mm, wheelbase 2.850 mm, dan ground clearance 201 mm.

Komposisi itu memberi ruang yang cukup untuk kabin keluarga sekaligus menjaga karakter SUV agar tetap nyaman dipakai di berbagai kondisi jalan. Toyota juga menyebut model ini lahir dari masukan konsumen global yang menginginkan BEV dengan utilitas lebih tinggi untuk aktivitas luar ruangan.

Bagasi menjadi salah satu pembeda utama

Salah satu nilai jual yang paling mudah terlihat ada pada ruang kargo. Saat seluruh kursi tetap digunakan, kapasitas bagasi mencapai 619 liter, lalu meningkat menjadi 1.240 liter ketika kursi belakang dilipat.

Toyota juga menambahkan tuas pelipat kursi dari area bagasi dan gantungan belanja agar aktivitas bongkar muat lebih praktis. Dengan ruang yang disebut 1,4 kali lebih luas dibanding bZ4X standar, mobil ini lebih dekat ke kebutuhan keluarga yang sering membawa banyak perlengkapan.

Jarak tempuh panjang jadi kartu utama

Selain ruang, Toyota menonjolkan klaim jarak tempuh hingga 734 km dalam satu kali pengisian daya. Dalam informasi yang tersedia, angka ini disebut sebagai rekor terbaik di kelas SUV listrik menengah.

Pencapaian tersebut didukung oleh desain bodi yang lebih aerodinamis, penggunaan semikonduktor daya SiC pada eAxle, dan tampilan yang dibuat lebih ramping. Bagi konsumen yang sering menempuh perjalanan jauh, klaim ini menjadi salah satu alasan utama untuk melirik model ini.

Pengisian cepat dan siap di cuaca dingin

Toyota juga mengklaim bZ4X Touring dapat mengisi daya dari 10 persen ke 80 persen dalam 28 menit. Performa tersebut disebut tetap terjaga meski suhu turun hingga minus 10 derajat Celsius berkat fitur pengondisian baterai terbaru.

Aspek ini penting karena jarak tempuh yang besar akan terasa lebih kuat jika didukung pengisian yang tidak terlalu lama. Dalam konteks pemakaian harian, konsistensi semacam ini memberi nilai tambah yang relevan bagi pengguna EV.

Ada opsi FWD dan 4WD

Pada sisi penggerak, Toyota menyediakan dua pilihan, yakni FWD dan 4WD. Varian 4WD diklaim mampu melaju dari 0-100 km/jam dalam 4,6 detik dan dibekali sistem X-MODE untuk membantu distribusi tenaga di permukaan jalan yang tidak rata atau bersalju.

Karakter itu diperkuat oleh pelek aluminium 20 inci, rak atap tipe bridge, dan skid plates di bagian depan serta belakang. Dengan kombinasi tersebut, bZ4X Touring tidak diarahkan sebagai EV yang hanya mengejar efisiensi, tetapi juga memberi kesan tangguh sebagai SUV.

Kabin dibuat sederhana dan aman

Masuk ke interior, Toyota menawarkan warna hitam atau khaki dengan nuansa yang lebih premium. Panel instrumen horizontal rendah, layar sentuh 14 inci, dan material bernuansa alami dipakai untuk menciptakan kabin yang bersih dan fungsional.

Untuk keselamatan, Toyota Safety Sense dan Toyota Teammate hadir sebagai standar. Paket ini mencakup Pre-Collision System, Lane Tracing Assist, Dynamic Radar Cruise Control, Advanced Park, Blind Spot Monitor, dan Rear Cross-Traffic Alert.

Posisi bersaing di tengah SUV listrik populer

Di antara para pesaingnya, bZ4X Touring menempati area yang menarik untuk pembeli yang mengutamakan fungsi keluarga. Hyundai Ioniq 5 dikenal lewat desain futuristik dan pengisian daya ultra-cepat, Kia EV6 menonjol dalam performa sporty, BYD Atto 3 menawarkan harga lebih terjangkau, sedangkan Tesla Model Y unggul lewat jaringan Supercharger dan teknologi autopilot yang lebih canggih.

Dengan kombinasi harga di bawah Rp700 juta, jarak tempuh 734 km, dan bagasi hingga 1.240 liter, bZ4X Touring membawa paket yang sangat kuat untuk pengguna yang mencari SUV listrik praktis dari merek yang sudah mapan. Dalam peta persaingan itu, Toyota menempatkan model ini sebagai opsi yang menekankan efisiensi perjalanan, ruang angkut, dan rasa aman dalam satu paket.

Exit mobile version