Tuas Gigi Bugatti Mistral Dibuat Seperti Karya Seni, Nilainya Bisa Lampaui Mobil Bekas

Di Bugatti Mistral ini, sorotan tidak berhenti pada bentuk mobilnya yang langka. Justru tuas pemilih gigi di kabin menjadi detail yang paling mencuri perhatian karena tampil seperti benda koleksi, bukan sekadar komponen fungsional.

Pusat perhatian itu muncul dari program personalisasi Sur Mesure yang memungkinkan Bugatti membuat satu unit mobil dengan tingkat detail sangat tinggi. Mobil pesanan khusus ini dimiliki oleh pengusaha sekaligus penulis Argentina, Alejandro G. Roemmers, dan Bugatti memberi nama Le Retour du Jeune Prince atau The Return of the Young Prince, yang merujuk pada salah satu buku miliknya.

Eksterior yang jarang memakai tembaga

Pilihan warna bodi menjadi pembeda paling cepat terlihat dari mobil ini. Bugatti jarang menggunakan tembaga, sehingga kombinasi tembaga mengilap dan aksen perunggu membuat tampilan Mistral ini terasa berbeda dari kebanyakan model Bugatti lain.

Dari sudut tertentu, bodinya terlihat cokelat. Saat cahaya mengenai permukaannya dengan cara berbeda, warna itu berubah menjadi oranye berkilau dan memberi kesan yang lebih hidup.

Bagian depan juga mendapat perlakuan khusus. Grille tapal kuda dibuat dengan bilah vertikal hitam, sementara tepi luar logo Bugatti diberi trim emas.

Detail lain tersebar di seluruh bodi. Ratusan bintang perak menghiasi pintu, sisi belakang, hingga sayap belakang, lalu penutup mesin mendapat panel serat karbon berwarna oranye gelap.

Kabin dibuat seperti ruang pamer kecil

Masuk ke dalam, nuansa unik itu berlanjut tanpa kehilangan kesan mewah. Kabin dibalut dua warna kulit bernama Terre d’Or dan Driftwood, yang dipakai di kursi, konsol tengah, panel pintu, dasbor, dan setir.

Tema visualnya juga diperkuat lewat sandaran kepala dengan bordir bintang perak. Seluruh elemen itu selaras dengan nuansa puitis bulan yang dikaitkan dengan judul pesanan mobil tersebut.

Namun, bagian yang paling sulit dilewatkan tetap tuas pemilih gigi. Komponen itu ditempatkan di dalam kotak kaca dan menampilkan detail mawar berbahan perak yang dibuat berdasarkan pemindaian tiga dimensi dari bunga asli.

Detail kecil yang nilainya terasa besar

Pada mobil biasa, tuas gigi hanya menjadi alat untuk berpindah transmisi. Di Bugatti ini, elemen itu berubah menjadi objek seni kecil yang pengerjaannya sangat spesifik.

Karena tingkat detail dan proses pembuatannya, komponen sekecil itu disebut bisa bernilai setara, bahkan lebih mahal, daripada sebuah hatchback bekas. Nilai tersebut tidak hanya datang dari bahan yang dipakai, tetapi juga dari pendekatan pengerjaan yang nyaris tanpa kompromi.

Bugatti Mistral pesanan ini memperlihatkan bagaimana personalisasi menjadi bagian inti dari identitas mobil. Dari warna bodi, grille, aksen logo, pola bintang di eksterior, hingga tata ruang interior, semuanya dirancang untuk menghasilkan satu unit yang benar-benar unik.

Hasil akhirnya adalah hypercar atap terbuka yang tampil halus dan mewah tanpa bergantung pada warna-warna yang biasa dipakai Bugatti. Dalam kasus ini, tembaga bukan sekadar pilihan estetika, melainkan pintu masuk menuju mobil pesanan tingkat tinggi dengan detail terkecil yang ikut dibuat untuk memikat perhatian.

Source: www.carscoops.com

Baca Juga

Back to top button