Uji Benchmark Menunjukkan Snapdragon 8s Gen 4 Lebih Tangguh, Dimensity 8500 Ultra Masih Kalah Stabil Di Gaming

Kehadiran Snapdragon 8s Gen 4 dan Dimensity 8500 Ultra membuat persaingan chipset kelas atas yang lebih terjangkau semakin menarik, tetapi hasil pengujian justru memperlihatkan jarak yang cukup jelas. Di penggunaan yang paling terasa oleh banyak orang, chip Qualcomm ini lebih kuat di performa inti tunggal, grafis, dan kestabilan gaming.

Perbandingan keduanya juga menarik karena masing-masing dipakai pada perangkat yang berbeda, yakni POCO F7 untuk Snapdragon 8s Gen 4 dan POCO X8 Pro untuk Dimensity 8500 Ultra. Dengan konteks itu, hasil benchmark memberi gambaran yang cukup tegas soal arah keunggulan masing-masing chipset.

Keunggulan Snapdragon paling terlihat di benchmark CPU

Pada Geekbench, Snapdragon 8s Gen 4 mencatat 2.047 poin untuk single-core dan 6.620 poin untuk multi-core. Dimensity 8500 Ultra berada di angka 1.603 poin untuk single-core dan 6.411 poin untuk multi-core.

Selisih terbesar muncul di performa inti tunggal, saat Snapdragon 8s Gen 4 unggul sekitar 27 persen. Di sisi multi-core, jaraknya jauh lebih rapat, hanya sekitar 3 persen, sehingga beban kerja yang memakai banyak inti tidak memperlihatkan perbedaan setajam performa single-core.

Pola serupa juga terlihat di AnTuTu v11. Snapdragon 8s Gen 4 meraih total 2.326.902 poin, sedangkan Dimensity 8500 Ultra mencatat 2.110.684 poin.

Grafis dan gaming panjang tetap memihak Qualcomm

Di rincian AnTuTu, Snapdragon 8s Gen 4 mencetak skor CPU 682.606 dan GPU 811.300. Dimensity 8500 Ultra membukukan CPU 601.843 dan GPU 655.088, meski pada sektor UX chip MediaTek justru lebih tinggi dengan 483.004 poin dibanding 458.059 milik Snapdragon.

Skor memori keduanya hampir seimbang. Snapdragon 8s Gen 4 mencatat 374.937 poin, sementara Dimensity 8500 Ultra berada di 370.749 poin.

Di pengujian 3DMark Wild Life Extreme Stress Test, Snapdragon 8s Gen 4 kembali unggul dengan high score 4.470, low score 3.542, dan stabilitas 79,24 persen. Dimensity 8500 Ultra mencatat high score 4.162, low score 3.056, dan stabilitas 73,43 persen.

Angka itu menunjukkan Snapdragon 8s Gen 4 lebih konsisten saat menahan beban grafis berat dalam sesi gaming yang panjang. Hasil tersebut juga sejalan dengan skor GPU AnTuTu, yang menempatkan Adreno 825 di atas Mali-G720 MP8.

Desain CPU berbeda, hasil akhirnya juga berbeda

Meski sama-sama dibuat dengan proses 4nm TSMC dan memakai konfigurasi octa-core, pendekatan desain CPU keduanya tidak sama. Snapdragon 8s Gen 4 menggunakan 1x Cortex-X4 3,2GHz, 3x Cortex-A720 3,0GHz, 2x Cortex-A720 2,8GHz, dan 2x Cortex-A720 2,02GHz.

Dimensity 8500 Ultra memilih pendekatan all-big-core dengan 1x Cortex-A725 3,4GHz, 3x Cortex-A725 3,2GHz, dan 4x Cortex-A725 2,2GHz. Di atas kertas, chipset MediaTek ini memang punya clock puncak yang lebih tinggi.

Namun, kehadiran Cortex-X4 pada Snapdragon 8s Gen 4 memberi keuntungan nyata di performa single-core. Hasil Geekbench kemudian memperlihatkan keunggulan itu secara langsung.

Fitur pendukung ikut memperlebar karakter masing-masing chip

Di sektor grafis, Snapdragon 8s Gen 4 membawa Adreno 825 dengan dukungan ray tracing, Snapdragon Elite Gaming, sliced GPU architecture, Qualcomm Adaptive Performance Engine, dan Adreno Frame Motion Engine 2.0. Dimensity 8500 Ultra memakai Mali-G720 MP8 dengan ray tracing dan HyperEngine Gaming Technology, yang menargetkan permainan mulus hingga 120 FPS dan efisiensi daya yang lebih cerdas.

Untuk AI, Snapdragon 8s Gen 4 dibekali Qualcomm Hexagon NPU dengan shared memory dua kali lebih besar dan performa AI 44 persen lebih cepat dari pendahulunya. Chip ini juga mendukung pemrosesan LLM dan LVM di perangkat, sementara Dimensity 8500 Ultra membawa MediaTek NPU 880 dengan dukungan diffusion transformer, NeuroPilot compression, serta kemampuan menjalankan berbagai LLM dan LVM secara on-device.

Pada sisi kamera, Snapdragon 8s Gen 4 memakai Qualcomm Spectra ISP 18-bit dengan Triple AI ISP, dukungan kamera tunggal hingga 320MP, kamera triple 36MP dengan zero shutter lag, semantic segmentation real-time hingga 250 layer, dan perekaman video 4K 60fps. Dimensity 8500 Ultra menggunakan Imagiq 1080 ISP dengan dukungan kamera tunggal hingga 320MP, kamera triple 32MP dengan zero shutter lag, semantic segmentation, dan video 4K 60fps.

Konektivitas jadi area yang masih menguntungkan MediaTek

Snapdragon 8s Gen 4 dibekali modem Snapdragon X75 5G dengan kecepatan unduh hingga 4,2Gbps, Wi-Fi 7 dengan peak speed 5,8Gbps, dan Bluetooth 6.0. Dimensity 8500 Ultra menawarkan modem 5G dengan kecepatan unduh hingga 5,17Gbps, tetapi konektivitas nirkabelnya masih berada di Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4.

Di bagian memori dan penyimpanan, keduanya sama-sama mendukung LPDDR5X hingga 4,8GHz. Snapdragon 8s Gen 4 mendukung UFS 4.0, sedangkan Dimensity 8500 Ultra mendukung UFS 4 + MCQ.

Dari seluruh pengujian yang muncul, Snapdragon 8s Gen 4 tampil lebih meyakinkan untuk performa mentah dan gaming berkelanjutan. Dimensity 8500 Ultra tetap kompetitif berkat desain all-big-core dan kecepatan unduh 5G yang lebih tinggi, tetapi hasil benchmark dan pengujian grafis masih menempatkan chip Qualcomm di posisi yang lebih unggul.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version