Uji Jalan Chery J6 EREV Makin Jelas, Jarak 1.200 Km dan Tenaga 422 Hp Jadi Andalan

Kemunculan unit yang diduga Chery J6 EREV di jalur tol Jakarta-Cikampek menuju Trans Jawa kembali memancing perhatian. Sosok berkamuflase itu membawa petunjuk yang mengarah ke teknologi Extended-Range Electric Vehicle, terutama karena tampilannya sangat dekat dengan Chery J6 yang sudah lebih dulu dikenal di Indonesia.

Salah satu ciri yang paling menonjol ada pada pelat nomor yang tidak memakai list biru. Dari sisi bodi, mobil ini juga membawa dua port pengisian dan komponen knalpot, kombinasi yang membuat arah teknologinya semakin kuat mengarah ke model elektrifikasi dengan mesin pendamping.

Bentuknya nyaris sama, teknologinya berbeda

Di pasar domestik China, model tersebut dikenal sebagai Chery Fulwin X3L. Secara desain, mobil ini memang tidak jauh berbeda dari versi EV murni, sehingga perbedaan paling penting justru ada pada sistem penggeraknya.

Pada teknologi EREV, mesin bakar tetap hadir di dalam mobil. Namun mesin itu tidak menggerakkan roda secara langsung, melainkan berfungsi sebagai genset, sementara penggerak utama tetap sepenuhnya mengandalkan motor listrik.

Mesin kecil, tenaga besar

Spesifikasi yang beredar di China menyebut Chery J6 EREV atau Fulwin X3L memakai mesin bensin 1.500 cc dengan tenaga 115 kW atau 154 Hp. Mesin tersebut dipadukan dengan dual motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 315 kW atau 422 Hp serta torsi 505 Nm.

Karakter performanya juga tergolong agresif untuk ukuran SUV ringkas. Mobil ini diklaim mampu melaju dari 0 ke 100 km/jam dalam 4,7 detik.

Jarak tempuh panjang jadi daya tarik utama

Nilai jual terbesar dari EREV ada pada efisiensi bahan bakar dan kemampuan menempuh jarak jauh. Chery J6 EREV diklaim sanggup melaju lebih dari 1.200 km dalam sekali pengisian penuh baterai dan tangki BBM.

Di China, model ini ditawarkan dengan dua pilihan kapasitas baterai, yakni 20,638 kWh dan 33,679 kWh. Kombinasi tersebut membuatnya menarik sebagai opsi kendaraan elektrifikasi untuk kebutuhan harian sekaligus perjalanan jauh.

Tetap membawa karakter SUV boxy

Walau teknologinya berbeda, Fulwin X3L masih mempertahankan gaya boxy khas SUV off-road. Bagian eksteriornya menampilkan lampu depan dan belakang memanjang, handle pintu tersembunyi, serta kotak penyimpanan tambahan di belakang.

Masuk ke kabin, mobil ini membawa tampilan modern dengan layar sentral besar mengambang, panel instrumen LCD penuh, setir multifungsi tiga palang, ventilasi AC persegi panjang, dan dua slot pengisian daya smartphone nirkabel.

Harga di China dan peluang masuk Indonesia

Di China, Fulwin X3L dipasarkan mulai 109.900 hingga 159.900 Yuan. Jika melihat kurs saat ini, angka itu setara sekitar Rp291 jutaan sampai Rp424 jutaan.

Mobil ini memiliki panjang 4.545 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.815 mm, dan konfigurasi lima penumpang. Kehadiran unit uji jalan di Indonesia membuat peluang peluncurannya tahun ini ikut ramai dibicarakan, meski Chery belum menyampaikan pengumuman resmi.

Source: www.oto.com

Baca Juga

Back to top button