Unggahan terbaru Amitabh Bachchan di blog pribadinya kembali menunjukkan bahwa ia kerap memilih bahasa simbolik untuk merespons perhatian publik. Di tengah kabar dirinya sudah keluar dari rumah sakit di Mumbai setelah menjalani pemeriksaan rutin, aktor berusia 83 tahun itu tidak memberi penjelasan medis yang panjang, melainkan menyapa dengan baris bernuansa doa dan kalimat penutup yang hangat.
Sorotan langsung tertuju pada pembuka unggahannya yang memuat “Mangal bhavan amangal haari”. Ia lalu menutup pesannya dengan, “Love, prayers and more,” sehingga respons itu terasa lebih seperti sapaan personal daripada pernyataan resmi.
Pilihan kata tersebut tidak berdiri sendiri. Bachchan juga menulis “Eer Bir Phatte” di dalam unggahan itu, dan frasa ini disebut sebagai rujukan halus pada langkahnya di dunia album indie-pop lewat Aby Baby pada 1996.
Rujukan ke Aby Baby membuat pesan singkat itu terasa memiliki lapisan makna tambahan. Lagu utama dari album tersebut memiliki lirik unik yang ditulis oleh ayahnya, penyair legendaris Harivansh Rai Bachchan, sehingga unggahan terbaru itu ikut menghubungkan kondisi Bachchan sekarang dengan jejak lama dalam perjalanan kariernya.
Kabar soal keluar dari rumah sakit sebelumnya sudah lebih dulu memancing perhatian besar dari penggemar. Bachchan disebut sempat dirawat di rumah sakit swasta di Mumbai dan kemudian diperbolehkan pulang setelah pemeriksaan selesai.
Di tengah rasa penasaran publik, blog pribadinya kembali menjadi ruang yang ia gunakan untuk meredakan kekhawatiran tanpa mengubah gaya komunikasinya. Ia tetap tampil reflektif, tenang, dan puitis, jauh dari nada formal yang kaku.
Hubungan Bachchan dengan para penggemarnya juga ikut memberi konteks mengapa unggahan itu cepat menyita perhatian. Beberapa hari sebelum kabar hospitalisasi beredar, ia menulis tentang kebiasaan bertemu penggemar yang berkumpul di luar rumahnya, Jalsa, setiap akhir pekan.
Dalam tulisan itu, Bachchan menggambarkan momen menyapa penggemar sebagai pengalaman yang awalnya menegangkan tetapi berubah menjadi penuh energi saat sorakan terdengar. Ia juga menyebut kehadiran para pendukung, termasuk orang tua dan anak-anak kecil, sebagai berkah.
Kedekatan itu membuat blog Bachchan bukan sekadar tempat berbagi kabar pribadi. Bagi banyak penggemar, ruang tersebut menjadi tempat ia menjaga hubungan emosional dengan publik dengan cara yang konsisten.
Di unggahan lain yang lebih baru, Bachchan juga sempat menceritakan malam-malam tanpa tidur akibat pekerjaan. Ia mengaku sulit beristirahat meski tenaga medis menyarankan tidur minimal tujuh jam.
Untuk menjaga ketenangan di tengah kesibukan, ia menyebut musik sebagai salah satu penolong. Petikan slide guitar dan sitar, menurutnya, membantu menghadirkan rasa damai saat malam terasa panjang.
Aktivitas kerja Bachchan sendiri masih terus berjalan. Ia terakhir terlihat dalam dua rilisan 2024, yaitu film aksi-drama Tamil Vettaiyan bersama Rajinikanth dan Kalki 2898 AD karya Nag Ashwin.
Dalam Kalki 2898 AD, Bachchan memerankan Ashwatthama. Ia juga dipastikan kembali dalam sekuel film tersebut, dan proses syutingnya disebut sedang berlangsung di Hyderabad.
Source: www.ndtv.com




