Duel Indonesia melawan Vietnam di Grup A Piala AFF U-19 2026 kini menjadi titik paling krusial bagi Garuda Muda. Kedua tim sama-sama mengoleksi 6 poin, tetapi Vietnam berada di atas Indonesia karena unggul selisih gol dan produktivitas mencetak gol.
Situasi itu membuat laga pamungkas grup tidak sekadar menjadi penentu posisi puncak, tetapi juga membuka jalan langsung menuju semifinal. Regulasi turnamen hanya memberi tiket empat besar kepada tiga juara grup dan satu runner-up terbaik, sehingga hasil pertandingan terakhir akan sangat berpengaruh pada nasib Indonesia.
Garuda Muda datang ke partai penentuan dengan modal yang kuat. Tim asuhan Nova Arianto belum kebobolan dan meraih dua kemenangan beruntun, masing-masing dengan skor 3-0 atas Myanmar dan Timor Leste.
Kemenangan atas Timor Leste di Stadion Utama Sumatra Utara, Kamis (4/6/2026) malam, menjaga langkah Indonesia tetap ideal. Tiga gol dicetak oleh Reno Salampessy pada menit ke-43, lalu Irpan Siregar dan Arkhan Kaka pada menit ke-65.
Sebelum itu, Indonesia juga menang 3-0 atas Myanmar pada Senin (1/6/2026). Hasil dua laga awal tersebut membuat Indonesia mengawali turnamen dengan poin sempurna dan catatan pertahanan yang rapi.
Meski begitu, posisi di klasemen belum sepenuhnya berpihak kepada Indonesia. Vietnam menempati urutan pertama karena tampil lebih tajam dalam urusan gol, dengan torehan 8 gol tanpa kebobolan.
Indonesia juga belum kebobolan, tetapi baru mencetak 6 gol. Selisih dua gol itulah yang menjadi pembeda utama antara kedua tim di puncak Grup A.
Performa Vietnam sendiri juga terbilang meyakinkan. Mereka menumbangkan Timor Leste 3-0 dan Myanmar 5-0, sehingga mengumpulkan poin dan produktivitas yang sama kuatnya untuk menjaga posisi teratas.
Dengan kondisi tersebut, pertandingan Indonesia kontra Vietnam pada Minggu (7/6/2026) menjadi laga yang menentukan arah langkah berikutnya. Hasilnya akan memengaruhi peluang Garuda Muda merebut status juara grup sekaligus menjaga asa lolos ke empat besar.
Jika Indonesia mampu menang, peluang mengakhiri fase grup sebagai pemuncak akan terbuka lebar. Namun bila laga berakhir imbang atau kalah, nasib tim akan bergantung pada perhitungan runner-up terbaik dari grup lain.
Klasemen sementara menunjukkan persaingan di Grup A masih sangat rapat di bagian atas. Vietnam berada di posisi pertama dengan 2 main, 2 menang, 0 imbang, 0 kalah, 8 gol, 0 kebobolan, dan 6 poin, sementara Indonesia menyusul di bawahnya dengan catatan yang sama pada poin tetapi kalah selisih gol.
Di bawah dua tim teratas, Timor Leste dan Myanmar masih belum mengumpulkan poin. Timor Leste belum mencetak gol dan sudah kebobolan 6 kali, sedangkan Myanmar juga belum mencatat gol dan sudah kebobolan 8 kali.
Dengan latar itu, laga terakhir Grup A akan menjadi ujian paling penting bagi Indonesia. Pertemuan dengan Vietnam bukan hanya soal perebutan puncak klasemen, tetapi juga soal memastikan Garuda Muda tetap berada di jalur yang tepat menuju semifinal.
Source: bola.bisnis.com