Yayasan Ethereum Dipangkas Jadi Lebih Ramping, Vitalik Buterin Dorong Fokus ke Ketahanan Protokol

Vitalik Buterin mendorong Ethereum Foundation menjadi organisasi yang lebih kecil, lebih ramping, dan lebih terarah di tengah perubahan besar yang terjadi di tubuh yayasan itu. Ia menggambarkan arah baru tersebut sebagai “kapal yang lebih kecil” yang kembali memusatkan energi pada tujuan inti Ethereum.

Dorongan itu muncul saat Ethereum Foundation kembali menjadi sorotan karena gelombang kepergian sejumlah pengurus. Di saat yang sama, Buterin menegaskan bahwa yayasan tidak seharusnya dipandang sebagai pusat tunggal dari seluruh misi Ethereum, melainkan sebagai “satu node, dengan tujuan yang jelas, bersama node-node lain.”

Fokus yang dipersempit

Buterin menilai Ethereum Foundation sedang bergerak menuju bentuk yang lebih efisien dan jauh lebih fokus. Menurut dia, sumber daya yang tersisa sebaiknya diarahkan untuk memperkuat ketahanan jangka panjang, bukan untuk memperluas cakupan kerja ke terlalu banyak arah.

Ia juga menyebut bahwa fondasi awal yayasan sebenarnya sudah menuntaskan tujuan teknis utamanya pada 2022. Karena itu, menurut Buterin, organisasi tersebut memang tidak dirancang untuk menjadi penjaga abadi jaringan Ethereum.

Yayasan yang berdiri lebih dari satu dekade lalu itu pada awalnya dibentuk untuk mendukung pengembangan protokol, mendorong riset open-source, dan mengadvokasi jaringan Ethereum. Namun, pergeseran mandat dan tekanan internal membuat posisinya kembali diperdebatkan.

Pergantian orang dan tekanan internal

Dalam beberapa waktu terakhir, Ethereum Foundation kehilangan sejumlah figur senior. Minggu lalu, dua veteran mengundurkan diri dan menyampaikan keinginan untuk menyerahkan tongkat estafet kepada generasi berikutnya.

Pada saat yang sama, Dankrad Feist, mantan salah satu peneliti utama di Ethereum Foundation, mendorong pembentukan organisasi yang selaras secara ekonomi untuk “menyelamatkan Ethereum.” Ia juga menilai organisasi itu sebaiknya dipimpin dewan yang berisi orang-orang yang ingin harga ETH naik.

Pandangan tersebut berbeda dengan sikap resmi yang ditekankan yayasan sejak mandat baru dirilis pada Maret. Perbedaan arah itu ikut menambah perhatian publik terhadap posisi Ethereum Foundation di dalam ekosistem yang lebih luas.

Kembali ke kerangka CROPS

Di bawah Bastian Aue, interim co-executive director Ethereum Foundation, Buterin mengatakan organisasi kini kembali ke kerangka CROPS. Kerangka ini berakar pada censorship resistance, openness, privacy, dan security.

Buterin menolak gagasan bahwa Ethereum cukup dibatasi pada transaksi yang cepat dan murah. Ia menilai pendekatan seperti itu hanya akan menjadi “jalan menuju mediokritas.”

Sebaliknya, ia mendorong komunitas untuk memusatkan perhatian pada lingkungan yang dapat dibuktikan bebas bug dengan bantuan kemajuan AI. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga sifat konsensus unik Ethereum dan mengurangi ketergantungan pada perantara transaksi.

Lebih kecil, lebih hemat

Seiring penyempitan fokus itu, Ethereum Foundation juga akan menjual lebih sedikit ETH. Buterin menyebut yayasan itu sedang memasuki periode “austerity ringan”, meski upaya pendanaan nonprofit tersebut tetap menjadi sorotan.

Ia juga mengakui bahwa eksposurnya sendiri terhadap aset itu masih besar. Buterin mengatakan sekitar 90% kekayaan bersihnya masih tersimpan dalam aset digital terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Buterin menambahkan bahwa kekuatannya di dalam Ethereum Foundation akan terus menurun, dan itu memang menjadi arah yang ia inginkan. Baginya, yayasan harus bergerak sebagai salah satu node dalam ekosistem, bukan sebagai pusat tunggal yang memikul seluruh beban arah Ethereum.

Di pasar, Ethereum baru-baru ini diperdagangkan di kisaran $2.100 menurut CoinGecko. Angka itu mencerminkan penurunan 1,6% dalam sepekan, dengan valuasi sekitar $255,4 miliar pada hari Senin.

Aset tersebut juga masih jauh dari rekor tertingginya. Ethereum tercatat turun 57% dari puncak $4.950 pada Agustus, sementara struktur internal yayasan yang menopangnya kini diarahkan menjadi lebih kecil, lebih ketat, dan lebih fokus pada ketahanan protokol.

Exit mobile version