Baterai 7.000 mAh dan Layar 120Hz, Oppo A6c Menekan Biaya Ke Tiga Jutaan

Di kelas harga tiga jutaan, Oppo A6c tampil dengan bekal yang paling mudah menarik perhatian: baterai 7.000 mAh. Kapasitas sebesar ini membuat perangkat tersebut diposisikan sebagai ponsel yang bisa dipakai lebih lama tanpa terlalu sering mencari colokan.

Oppo juga mengarahkan A6c ke pengguna yang menginginkan perangkat praktis untuk aktivitas harian. Dengan fokus pada daya tahan, kelancaran penggunaan, dan layar yang nyaman, ponsel ini masuk ke segmen yang sangat kompetitif tetapi tetap punya pembeda yang jelas.

Daya tahan jadi senjata utama

Baterai besar menjadi titik jual paling menonjol pada Oppo A6c. Dalam penggunaan normal, daya tahannya diklaim mampu mencapai hingga 3 hari dalam sekali pengisian penuh.

Untuk pemakaian yang lebih berat, seperti bermain gim atau menonton streaming video nonstop, Oppo A6c disebut sanggup bertahan lebih dari 20 jam. Klaim ini membuatnya relevan bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar rumah dan membutuhkan ponsel yang tidak cepat habis daya.

Agar kapasitas besar itu tetap terasa praktis, Oppo menyematkan pengisian cepat SuperVOOC. Teknologi ini diklaim mampu mengisi daya dari 0% hingga 50% secara efisien tanpa memakan waktu lama.

Layar dibuat nyaman untuk hiburan dan harian

Selain mengandalkan baterai, Oppo A6c juga membawa layar dengan refresh rate 120Hz. Dukungan ini membuat aktivitas seperti menggulir media sosial, membaca artikel, atau bermain gim terasa lebih mulus.

Panel yang digunakan berukuran 6,6 inci dengan resolusi Full HD+. Hasil visualnya diklaim tajam dan kaya detail, sehingga tetap nyaman dipakai untuk menonton konten multimedia dalam durasi lama.

Kombinasi layar luas dan refresh rate tinggi membuat A6c tidak hanya unggul di sisi daya tahan. Perangkat ini juga diposisikan sebagai pilihan yang tetap menarik untuk hiburan sehari-hari.

Performa dan ruang simpan ikut diperhatikan

Di bagian dapur pacu, Oppo A6c memakai chipset octa-core generasi terbaru. Chipset ini dirancang untuk menyeimbangkan efisiensi daya dan performa komputasi.

Untuk membantu multitasking, Oppo juga membekali ponsel ini dengan fitur RAM Expansion. Dukungan tersebut membantu saat pengguna membuka banyak aplikasi sekaligus agar pengalaman tetap terasa lancar.

Pilihan memori internalnya tersedia dalam dua varian, yaitu 128 GB dan 256 GB. Kapasitas ini memberi ruang lega untuk menyimpan foto, video dokumentasi, dan aplikasi berukuran besar tanpa cepat penuh.

Masuk ke pasar yang padat pesaing

Oppo Indonesia menempatkan A6c sebagai jawara baru di segmen harga tiga jutaan. Posisi itu menunjukkan bahwa perangkat ini memang diarahkan untuk menarik pengguna yang menaruh perhatian besar pada ketahanan baterai.

Estimasi harga resminya berada di kisaran Rp 3.499.000 hingga Rp 3.899.000, tergantung varian memori. Dengan banderol tersebut, Oppo A6c hadir sebagai opsi yang menonjol lewat baterai besar, layar mulus, dan ruang simpan yang lapang dalam satu perangkat.

Baca Juga

Back to top button