Yang paling mencolok dari Vivo T5 bukan sekadar harganya yang mulai dari Rp 2.849.000, melainkan keberanian Vivo menaruh baterai 7.200 mAh di ponsel kelas menengah bawah. Di segmen yang biasanya masih kompromi pada daya tahan, kombinasi kapasitas besar dan harga yang tetap berada di kisaran Rp 2 jutaan membuat perangkat ini langsung menonjol.
Kehadiran T5 juga menghidupkan lagi lini T series di Indonesia setelah vakum selama empat tahun sejak T1 5G series meluncur pada April 2022. Vivo menempatkan ponsel ini sebagai perangkat harian dengan fokus pada baterai besar, spesifikasi yang agresif, dan nilai beli yang masih terasa masuk akal.
Tiga varian, ruang simpan lebih lega
Vivo T5 hadir dalam tiga pilihan memori. Varian 6/128 GB dijual Rp 2.849.000, model 6/256 GB dibanderol Rp 3.399.000, dan opsi 8/256 GB berada di harga Rp 3.999.000.
Pilihan hingga 256 GB memberi ruang yang lebih longgar untuk aplikasi, foto, dan file harian. Dengan rentang harga tersebut, T5 diarahkan ke pengguna yang ingin daya tahan besar tanpa harus naik kelas ke perangkat yang lebih mahal.
Baterai besar jadi daya tarik utama
Bagian yang paling disorot dari Vivo T5 tentu saja baterai 7.200 mAh. Kapasitas ini bahkan lebih besar dibanding Vivo T5 Pro yang memakai baterai 6.500 mAh.
Untuk pengisian daya, Vivo menyertakan 44 Watt FlashCharge. Perusahaan mengklaim pengisian dari 1 persen ke 50 persen bisa dicapai dalam sekitar 43 menit.
Performa diposisikan untuk kebutuhan harian
Di balik bodinya, Vivo T5 mengandalkan Snapdragon 6s Gen 2 4G dengan fabrikasi 6 nm dan kecepatan hingga 2,9 GHz. Chipset itu dipasangkan dengan RAM LPDDR4X hingga 8 GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB.
Susunan tersebut menunjukkan arah penggunaan yang jelas, yaitu untuk komunikasi, hiburan, dan multitugas ringan sampai menengah. Vivo tidak menempatkan performa sebagai senjata utama, melainkan sebagai pelengkap dari baterai besar yang dibawanya.
Layar cepat dan kamera depan 32 MP
Vivo T5 memakai layar LCD 6,75 inci dengan resolusi 1570 x 720 piksel atau HD+. Panel ini mendukung refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak hingga 1.250 nits, dengan kerapatan 256 ppi.
Untuk kamera, perangkat ini membawa sensor utama 50 MP yang didampingi sensor tambahan 2 MP. Di bagian depan, ada kamera 32 MP yang menjadi salah satu nilai menarik di segmen harga awal Rp 2 jutaan.
Fitur tambahan dan perlindungan bodi
Dari sisi konektivitas, Vivo T5 sudah mendukung NFC, Bluetooth 5.1, WiFi 2,4 GHz/5 GHz, dan port USB 2.0 Type-C. Ponsel ini juga memiliki dual nano-SIM, fingerprint samping, serta menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6.
Vivo menawarkan dua warna, yakni Total Gold dan Total Grey, dengan material belakang polikarbonat dan bobot 219 gram. Total Gold memiliki ketebalan 8,49 mm, sementara Total Grey 8,39 mm, dengan ukuran panjang dan lebar yang sama, yaitu 166,64 mm x 78,43 mm.
Selain itu, Vivo menyematkan ketahanan IP68/IP69/IP69+ pada T5. Kombinasi ini menambah nilai praktis bagi pengguna yang menginginkan ponsel baterai besar dengan perlindungan ekstra dalam pemakaian harian.
Source: tekno.kompas.com




