Beras Bantuan Di Bangkalan Ditarik Sebelum Dibagikan, BULOG Siapkan Pengganti Yang Layak

Respons cepat BULOG mencegah beras bantuan bermasalah sampai ke tangan warga di sejumlah desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Komoditas yang sempat dikeluhkan dari sisi tampilan fisik itu langsung ditarik sebelum penyaluran selesai dilakukan.

Langkah tersebut diambil setelah aparat desa menyampaikan laporan mengenai kondisi beras yang dinilai kurang optimal. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok yang dipersoalkan masih berada di kantor desa dan belum sempat dibagikan kepada penerima manfaat.

Pemimpin Cabang Perum BULOG Madura, Ahmad Rofi’i, menyampaikan apresiasi kepada perangkat desa yang lebih dulu melaporkan temuan itu. Menurut dia, BULOG segera memproses keluhan begitu informasi diterima agar masyarakat tidak menerima bantuan yang tidak sesuai standar.

“Seluruh proses penyaluran beras Bantuan Pangan telah dilakukan sesuai ketentuan, namun jika ditemukan keluhan baik dari perangkat desa atau masyarakat akan segera kami proses lebih lanjut sebagai bentuk komitmen kami terhadap pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami memastikan masyarakat akan menerima beras yang layak dan berkualitas sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Ahmad Rofi’i dalam keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026).

Setelah laporan masuk, jajaran BULOG bersama instansi pemerintah terkait turun langsung ke lokasi untuk memeriksa kondisi beras. Seusai peninjauan, manajemen memutuskan menarik seluruh beras bermasalah dari titik distribusi.

BULOG menyiapkan komoditas pengganti yang baru dan memenuhi standar mutu kelayakan konsumsi. Pasokan baru itu disiapkan agar hak para penerima manfaat tetap terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku.

Rofi’i menegaskan penarikan dilakukan sebelum beras tersebut dibagikan kepada masyarakat. Dengan begitu, warga tidak menerima bantuan yang kualitasnya berada di bawah standar.

BULOG juga menyampaikan terima kasih kepada warga, pemerintah daerah, dan perangkat desa atas koordinasi yang cepat. Menurut perusahaan negara itu, kerja sama tersebut membantu penanganan dilakukan lebih awal, sebelum beras sempat dikonsumsi masyarakat.

Sebagai operator Cadangan Beras Pemerintah, BULOG menyebut pengawasan mutu dijalankan secara ketat di seluruh rantai pasok. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pemeliharaan di gudang penyimpanan, proses pengeluaran barang, hingga distribusi akhir.

Program Bantuan Pangan Pemerintah sendiri disebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan membantu kelompok masyarakat rentan. Karena itu, BULOG menegaskan komitmennya agar setiap penyaluran berjalan tepat sasaran, tepat jumlah, dan berkualitas baik.

Ke depan, pengawasan mutu di sepanjang jalur distribusi bantuan akan diperketat. BULOG juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar kondisi barang tetap prima sampai diterima masyarakat.

Exit mobile version