Di kawasan Gelora Bung Karno, memilih moda datang yang tepat sering menentukan lancarnya perjalanan. Saat agenda besar membuat Senayan lebih ramai dari biasanya, transportasi umum menjadi opsi yang paling masuk akal agar waktu tidak habis di jalan.
MRT Jakarta disebut sebagai jalur yang paling ringkas untuk mendekati area GBK karena lebih terhindar dari kemacetan. Penumpang dapat turun di Stasiun Istora Mandiri, lalu melanjutkan jalan kaki sekitar 12 menit dengan jarak kurang lebih 950 meter menuju gerbang GBK.
Akses MRT yang paling dekat
Dari Stasiun Istora Mandiri, jalur kaki menuju kawasan GBK sudah cukup jelas untuk pengunjung yang ingin langsung masuk ke area utama. Dua akses yang disebut dapat dipakai adalah Pintu 7 yang dekat Hutan Kota GBK dan Pintu 5 di sekitar Mall FX Sudirman.
Pilihan ini membuat perjalanan ke Senayan lebih terarah tanpa perlu bergantung pada kendaraan pribadi. Untuk banyak pengunjung, jalur MRT menjadi pilihan yang paling sederhana ketika kawasan GBK sedang dipadati kegiatan besar.
KRL tetap bisa dipakai dengan transit
Pengguna KRL Commuter Line masih bisa menuju GBK melalui Stasiun Palmerah sebagai titik terdekat. Dari stasiun itu, perjalanan dilanjutkan dengan ojek daring atau ojek pangkalan sejauh sekitar 2,1 km dengan waktu tempuh kurang lebih 6 menit.
Rute KRL juga memerlukan transit bagi penumpang dari beberapa wilayah. Dari Jakarta Kota, Bekasi, atau Bogor, perjalanan harus menuju Stasiun Manggarai lebih dulu, lalu transit ke arah Tanah Abang sebelum diteruskan dengan KRL jurusan Serpong atau Rangkasbitung dan turun di Palmerah.
Penumpang dari Tangerang juga perlu berpindah jalur terlebih dahulu. Perjalanan dimulai ke Stasiun Duri, lalu transit ke Manggarai, setelah itu berpindah lagi ke arah Tanah Abang sebelum turun di Stasiun Palmerah.
Pilihan TransJakarta di sekitar GBK
TransJakarta juga menyediakan beberapa rute yang terhubung ke kawasan Senayan. Koridor 1 rute Blok M-Kota dapat membawa penumpang turun langsung di Halte GBK, begitu pula Koridor 3F dari Kalideres yang melayani tujuan serupa.
Dari sisi timur Jakarta, penumpang dari Kampung Rambutan atau Kampung Melayu lewat Koridor 7 bisa turun di Halte Cawang UKI terlebih dahulu. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan koridor 9C arah Pinang Ranti-Senayan dan turun di Halte GBK.
Ada pula akses dari Koridor 9 rute Pluit-Pinang Ranti. Penumpang perlu transit di Halte Kuningan Barat sebelum melanjutkan perjalanan lewat koridor 9C dan turun di Halte GBK.
Pengguna Koridor 12 rute Tanjung Priok-Pluit juga memiliki pilihan lain. Mereka bisa turun di Halte TransJakarta Kota, lalu pindah ke Koridor 1 arah Kota-Blok M dan turun di Halte GBK.
Parkir resmi di dalam kompleks GBK
Bagi yang tetap menggunakan kendaraan pribadi, PPKGBK sudah menyiapkan 17 kantong parkir resmi di dalam kompleks. Setiap titik memiliki pembagian jenis kendaraan yang berbeda, mulai dari roda dua, roda empat, hingga bus.
Beberapa titik yang tersedia antara lain Area Panahan untuk roda empat, Hall Basket untuk roda dua dan roda empat, GBK Arena untuk roda dua dan roda empat, Area Tenis untuk roda dua dan roda empat, Area Baseball untuk roda dua dan roda empat, serta Wisma Serbaguna untuk roda dua dan roda empat.
Titik lain yang juga disiapkan adalah Area Istora, Parkir Selatan Barat, Gedung Parkir A, Gedung Parkir B, dan Area Akuatik, yang melayani roda dua dan roda empat. Sementara itu, Parkir Selatan Timur khusus roda empat, Parkir Timur Selatan dan Parkir Timur Utara untuk roda empat dan bus, Lapangan Rugby khusus roda dua, Lapangan ABC khusus roda empat, serta Taman Kridaloka dan Jalur Pintu Biru khusus roda dua.
Perencanaan sejak awal membuat perjalanan lebih tertib
Dengan banyaknya pengunjung saat agenda besar berlangsung, perencanaan rute menjadi bagian penting sebelum berangkat. MRT dan TransJakarta memberi akses yang lebih efisien, sementara KRL tetap bisa dipakai selama perjalanan sambungan dari Palmerah sudah diperhitungkan.
Bagi pengguna kendaraan pribadi, memilih parkir resmi membantu menjaga kelancaran di sekitar kawasan. Memahami titik turun, jalur transit, dan pembagian kantong parkir resmi sejak awal akan membuat perjalanan ke GBK berjalan lebih nyaman dan tertib.
Source: www.medcom.id