Bocoran tentang Vivo X Fold 6 mulai memperlihatkan arah yang cukup berani untuk pasar ponsel lipat. Dua hal yang paling menonjol dari perangkat ini adalah kamera utama 200 megapiksel dan baterai yang disebut mendekati 7.000mAh.
Sinyal tersebut membuat Vivo X Fold 6 tampak diarahkan bukan hanya untuk bersaing di kelas premium, tetapi juga untuk menutup dua kelemahan yang kerap melekat pada foldable, yaitu kualitas kamera dan ketahanan daya. Di saat banyak ponsel lipat masih harus berkompromi pada sisi baterai, bocoran ini justru menunjukkan ambisi yang berbeda.
Layar besar dan chip kelas atas
Informasi yang beredar lewat tipster Digital Chat Station di Weibo menyebut Vivo X Fold 6 akan memakai layar utama lipat 8,02 inci dengan resolusi 2K. Panel ini juga dikabarkan memakai ultra-thin glass atau UTG, material yang umum dipakai untuk membantu layar lipat tetap aman saat sering dibuka dan ditutup.
Di bagian luar, perangkat ini disebut membawa layar 6,51 inci. Kombinasi tersebut menunjukkan format book-style tetap dipertahankan, sehingga layar besar bisa dinikmati saat perangkat dibuka, tetapi tetap praktis saat dilipat.
Untuk tenaga pemrosesan, bocoran mengarah pada MediaTek Dimensity 9500 SoC. Kehadiran chip ini menguatkan kesan bahwa Vivo masih menempatkan X Fold 6 sebagai perangkat flagship penuh, bukan sekadar foldable yang mengandalkan desain.
Kamera belakang jadi sorotan utama
Daya tarik terbesar Vivo X Fold 6 justru datang dari sektor kamera. Perangkat ini disebut membawa tiga kamera belakang, dengan sensor utama 200 megapiksel sebagai andalan, ditemani kamera ultra-wide 50 megapiksel dan kamera periskop telefoto 50 megapiksel.
Susunan seperti itu terlihat jauh lebih agresif dibanding Vivo X Fold 5. Pada model sebelumnya, Vivo memakai tiga kamera 50 megapiksel untuk lensa utama, ultrawide, dan periskop telefoto dengan dukungan Zeiss.
Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, Vivo X Fold 6 juga dikabarkan membawa dua kamera depan 20 megapiksel. Satu kamera ditempatkan di layar luar dan satu lagi di layar bagian dalam, sehingga pengguna tetap punya opsi swafoto baik saat ponsel dilipat maupun dibuka.
Baterai besar untuk dua layar
Selain kamera, kapasitas baterai juga menjadi pembeda besar. Bocoran menyebut baterai Vivo X Fold 6 berada di kisaran “7K”, yang mengarah pada kapasitas mendekati 7.000mAh.
Angka itu jelas lebih besar dibanding baterai 6.000mAh pada Vivo X Fold 5. Di kategori foldable, kapasitas seperti ini penting karena perangkat harus mendukung dua layar sekaligus sambil tetap menjaga performa kelas flagship.
Dukungan pengisian daya nirkabel juga disebut akan hadir, meski belum ada rincian mengenai kecepatannya. Sebagai pembanding, Vivo X Fold 5 sebelumnya membawa pengisian daya kabel 80W dan nirkabel 40W, tetapi belum ada kepastian apakah X Fold 6 akan memakai angka yang sama atau berubah.
Tetap tipis dan ringan
Meski membawa baterai lebih besar, Vivo X Fold 6 dikabarkan tetap mengejar bodi yang tipis dan ringan. Arah desain ini sejalan dengan strategi Vivo sebelumnya yang menempatkan kenyamanan pakai sebagai salah satu nilai jual utama untuk ponsel lipatnya.
Perangkat ini juga diharapkan tetap menawarkan ketahanan air penuh. Detail sertifikasi resminya belum muncul, tetapi informasi tersebut menarik karena Vivo X Fold 5 sebelumnya diklaim memiliki rating IPX8+IPX9+IP5X untuk ketahanan air dan debu.
Vivo X Fold 5 sendiri memiliki bobot 217 gram, dengan ketebalan 9,2 mm saat dilipat dan 4,3 mm saat dibuka. Karena itu, penerusnya diperkirakan tetap harus menjaga standar yang sama agar tidak terasa berat saat digunakan sehari-hari.
Perubahan yang paling menonjol dibanding pendahulu
Jika dibandingkan langsung, lonjakan spesifikasi Vivo X Fold 6 terlihat jelas pada layar, chipset, kamera, dan baterai. Arah pembaruannya mengarah pada satu tujuan utama, yaitu membuat ponsel lipat ini lebih matang sebagai perangkat harian tanpa mengorbankan kelas premiumnya.
| Detail | Vivo X Fold 6 | Vivo X Fold 5 |
|---|---|---|
| Layar utama | 8,02 inci 2K, UTG | 8,03 inci 8T LTPO |
| Layar luar | 6,51 inci | 6,53 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 9500 | Snapdragon 8 Gen 3 |
| Kamera utama | 200 MP | 50 MP |
| Baterai | sekitar 7.000mAh | 6.000mAh |
Bocoran yang beredar juga menyebut perangkat ini akan meluncur di China sekitar Juni. Sampai ada pengumuman resmi dari Vivo, seluruh detail tersebut masih berada di ranah rumor, tetapi arah pengembangannya sudah terlihat jelas lewat kombinasi kamera yang lebih besar, baterai yang lebih lega, dan desain lipat yang tetap ringkas.
Source: www.gadgets360.com




