Casio kembali menaruh perhatian pada pasar jam formal murah lewat Beside BMS-500, sebuah chronograph yang menggabungkan elemen yang biasanya tidak mudah ditemui di kelas harga rendah. Di atas kertas, daya tarik utamanya ada pada kristal safir, dial bernuansa klasik, dan ketahanan air 50 meter.
Yang membuat langkah ini menarik bukan hanya tampilannya, tetapi juga paket keseluruhan yang ditawarkan. Casio tampak ingin membawa rasa lebih premium tanpa keluar dari banderol yang tetap ramah di segmen dress watch terjangkau.
Empat varian dengan dua pendekatan tampilan
Lini BMS-500 disebut hadir dalam empat model. Dua di antaranya memakai bracelet stainless steel, yakni BMS-500D-1A dan BMS-500D-7A, sementara dua lainnya menggunakan strap kulit, yaitu BMS-500L-1A dan BMS-500L-7A.
Kode modelnya juga memberi petunjuk soal warna dial. Penanda 1A mengarah ke dial hitam, sedangkan 7A merujuk ke dial putih, sehingga pilihan tampilannya bisa disesuaikan dengan selera yang lebih formal atau lebih kontras.
Pada versi strap kulit, sub-dial dibuat kontras dengan warna dial utama. Sementara itu, varian bracelet tampil lebih seragam, sehingga kesannya lebih tenang dan klasik.
Desain klasik dengan fungsi yang tetap berguna
BMS-500 memakai bahasa desain yang sangat akrab di kategori dress watch. Angka Romawi dipakai sebagai penanda jam, dan posisi pukul 4 ditulis dengan format tradisional “IIII” alih-alih “IV”.
Fungsi chronograph disusun melalui sub-dial di posisi pukul 9 untuk penghitung 60 menit. Ada sub-dial lain untuk penunjuk waktu 24 jam, sedangkan jarum detik utama digunakan saat stopwatch aktif.
Casio juga menyertakan jendela tanggal pada dial. Kombinasi itu membuat jam ini tidak berhenti di tampilan formal, tetapi tetap relevan untuk pemakaian harian.
Spesifikasi yang menonjol di kelasnya
Bodi jam ini memiliki ukuran 48,0 x 43,6 x 10,8 mm dan menggunakan material stainless steel. Casio juga menambahkan reinforced lugs pada konfigurasi bracelet maupun strap agar konstruksinya terasa lebih kokoh.
Untuk ketahanan, jam ini punya rating tahan air 50 meter. Modulnya diklaim memiliki akurasi ±20 detik per bulan, sementara baterainya disebut mampu bertahan sekitar lima tahun.
Berikut ringkasan spesifikasi utamanya:
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Model | BMS-500D-1A, BMS-500D-7A, BMS-500L-1A, BMS-500L-7A |
| Tipe tali | Bracelet stainless steel / strap kulit |
| Warna dial | Hitam dan putih |
| Material kaca | Sapphire crystal |
| Material bodi | Stainless steel |
| Ukuran | 48,0 x 43,6 x 10,8 mm |
| Ketahanan air | 50 meter |
| Akurasi modul | ±20 detik per bulan |
| Daya tahan baterai | Sekitar lima tahun |
Harga dan posisi di pasar
Dari sisi banderol, BMS-500 diperkirakan mulai sekitar $70 untuk model strap kulit. Varian bracelet disebut bisa mencapai $120, yang masih menempatkan seri ini di area harga terjangkau untuk sebuah chronograph bergaya formal.
Kombinasi harga tersebut dan material kaca safir membuat seri ini berpotensi mencuri perhatian di kelas dress watch. Casio tampaknya mencoba menawarkan kesan lebih mahal lewat detail yang biasanya jarang muncul di rentang harga serendah ini.
Jadwal peluncuran yang beredar mengarah ke Juni 2026 di Jepang. Sampai saat ini, belum ada informasi yang memastikan ketersediaan global di luar jendela peluncuran tersebut.
Source: www.notebookcheck.net




