Dari Rp45 Ribu, Libur Sekolah Anak Bisa Bertemu Satwa dan Menonton Pertunjukan di Puncak

Libur sekolah sering kali membuat keluarga mencari tempat yang bisa menampung anak-anak beraktivitas tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Di Puncak, Bogor, Dairyland Farm Theme Park menyiapkan kombinasi wisata alam, edukasi satwa, dan hiburan anak dalam satu kawasan yang luas.

Daya tarik utamanya terletak pada pengalaman yang dekat dengan hewan. Pengunjung bisa melihat, memegang, dan memberi makan satwa secara langsung sambil menikmati udara sejuk khas Puncak.

Animal show jadi salah satu andalan

Selama periode libur sekolah, pengelola menghadirkan The Farmer’s Animal Presentation Show sebagai atraksi utama. Pertunjukan satwa bertema peternakan ini dibuat interaktif agar pengunjung tidak hanya menonton, tetapi juga ikut merasakan pengalaman edukatif yang lebih hidup.

Business Unit Manager (Wisata) Dairyland, Karina Rianti, menyebut fasilitas baru itu disiapkan untuk membuat pengunjung lebih gembira. Konsepnya tetap mengikuti tema tempat wisata tersebut sebagai “Joyful Place for Everyone”.

Jadwal pertunjukan dibuat rutin setiap hari. Ketentuan itu berlaku pada hari kerja maupun akhir pekan mulai 27 Mei 2026 selama periode libur sekolah berlangsung.

Bagi keluarga yang membawa anak kecil, format ini memberi pilihan aktivitas yang lebih terarah. Anak-anak bisa mengenal dunia satwa tanpa harus berpindah-pindah tempat atau mencari hiburan yang terpisah satu sama lain.

Interaksi langsung dengan satwa jadi nilai tambah

Selain menonton pertunjukan, pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan hewan ternak dan satwa eksotis. Aktivitas yang disediakan mencakup memberi makan hingga memegang hewan secara langsung.

Hewan-hewan di lokasi itu disebut didatangkan dari berbagai negara. Ragam satwa tersebut memberi kesempatan bagi anak untuk mengenal lebih banyak jenis hewan selama berkunjung.

Karina menilai pengalaman menyentuh hewan ternak secara langsung bisa menjadi hal baru bagi anak-anak. Karena itu, kunjungan ke area ini tidak hanya berfungsi sebagai rekreasi, tetapi juga sebagai pengalaman belajar yang konkret.

Konsep wisata seperti ini juga cocok bagi keluarga yang ingin anak tetap aktif di ruang terbuka. Area yang luas memberi keleluasaan untuk bergerak sambil tetap menikmati suasana peternakan.

Lokasi yang tetap menarik minat wisatawan

Puncak masih menjadi magnet utama karena udara sejuknya. Kawasan ini juga diminati wisatawan mancanegara, terutama dari Timur Tengah seperti Arab Saudi, yang menyukai suasana alam dan hawa dingin.

Pengelola menyiapkan sejumlah atraksi dan fasilitas tambahan menjelang libur sekolah. Langkah itu dilakukan setelah kawasan wisata ini lebih dulu ramai pada long weekend Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026.

Pada periode tersebut, ribuan wisatawan tercatat memadati area wisata sejak Kamis, 14 Mei 2026. Antusiasme itu membuat pengelola memperkuat pengalaman kunjungan, terutama untuk segmen keluarga dan anak-anak.

Dengan luas sekitar 6,5 hektare, area wisata ini mendukung berbagai aktivitas dalam satu lokasi. Pengunjung bisa menonton pertunjukan, berinteraksi dengan satwa, dan menikmati ruang bermain tanpa perlu berjalan jauh.

Harga tiket dan fasilitas yang disiapkan

Untuk masuk ke area ini, tiket dipatok mulai Rp45 ribu per orang. Harga tersebut sudah mencakup akses menonton animal show dan area edukasi satwa.

Skema itu membuat pengunjung tidak perlu membayar terpisah untuk dua atraksi utama. Bagi keluarga yang mengatur anggaran liburan sekolah, rincian seperti ini bisa menjadi pertimbangan yang membantu.

Pengelola juga menyebut fasilitas yang tersedia sudah disiapkan agar wisatawan merasa nyaman. Fokusnya adalah menghadirkan kunjungan yang padat aktivitas untuk keluarga.

Selain atraksi satwa, pengelola berencana meluncurkan wahana permainan baru pada Juni. Kehadiran tambahan ini ditujukan agar anak-anak bisa lebih betah menghabiskan waktu selama liburan sekolah.

Sebelum pulang, pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh khas di lokasi tersebut. Salah satu produk yang tersedia adalah Moomoo Roll yang dijual secara eksklusif di area wisata itu.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button