Dari Xiaomi Ke iPhone, Quick Share Kini Makin Mudah Menembus Batas Ekosistem

Xiaomi mulai membuat berbagi file lintas ekosistem terasa jauh lebih sederhana. Melalui HyperOS 3, perusahaan menambahkan dukungan AirDrop ke Quick Share, dan Xiaomi 17T Pro menjadi perangkat pertama yang kebagian fitur itu.

Langkah ini langsung menarik perhatian karena menyentuh salah satu kebiasaan paling praktis dalam penggunaan ponsel sehari-hari. Kirim foto, dokumen, atau file lain ke perangkat Apple di sekitar kini tidak lagi harus bergantung pada aplikasi pihak ketiga atau layanan cloud.

Jembatan baru antara Quick Share dan AirDrop

Setelah pembaruan dipasang, panel Quick Share pada perangkat yang kompatibel bisa mendeteksi perangkat Apple terdekat. Daftar perangkat itu mencakup iPhone, iPad, dan Mac yang berada di sekitar pengguna.

Sebaliknya, AirDrop juga bisa melihat ponsel Xiaomi yang sudah mendukung fitur ini. Artinya, pertukaran file dapat berjalan dua arah antara perangkat Apple dan Xiaomi yang kompatibel.

Xiaomi menempatkan kemampuan ini sebagai jembatan langsung antara Quick Share dan AirDrop. Fokusnya jelas pada kebutuhan berbagi file jarak dekat, bukan sekadar deteksi perangkat yang bersifat pasif.

Dimulai dari Xiaomi 17T Pro

Xiaomi 17T Pro menjadi model pertama yang menerima dukungan tersebut. Melalui pembaruan HyperOS 3 terbaru, fitur kompatibilitas AirDrop di Quick Share sudah aktif pada perangkat ini.

Perusahaan juga menyebut perluasan akan dilakukan bertahap ke ponsel Xiaomi lain dalam beberapa pekan ke depan. Dengan pola seperti ini, peluncuran tampak diarahkan untuk menjaga kestabilan fitur sebelum menjangkau lebih banyak model.

Walau daftar perangkat berikutnya belum diumumkan, Xiaomi sudah memberi sinyal bahwa dukungan AirDrop bukan eksperimen terbatas. Fitur ini diposisikan sebagai bagian dari pengembangan HyperOS 3.

Dampak untuk pengguna Android dan Apple

Bagi pengguna, perubahan ini punya nilai praktis yang langsung terasa. Pertukaran file lintas platform selama ini sering menjadi titik lemah saat perangkat Android dan iPhone dipakai berdampingan.

Masuknya Xiaomi ke jalur ini membuat batas antara dua ekosistem besar tersebut sedikit lebih longgar. Pengguna tidak harus berpindah platform hanya untuk mendapatkan pengalaman berbagi file yang lebih mulus.

Di sisi Android, Quick Share tetap menjadi solusi utama untuk berbagi file jarak dekat. Di sisi Apple, AirDrop selama ini dikenal sebagai keunggulan praktis yang membuat pengiriman file antardevice terasa cepat dan sederhana.

Xiaomi ikut masuk daftar Android yang lebih terbuka

Dengan hadirnya dukungan ini, Xiaomi menjadi merek Android ketiga yang menghadirkan AirDrop secara native melalui Quick Share. Sebelumnya, Google lebih dulu membawa dukungan itu ke seri Pixel 10.

Google mengumumkannya pada November 2025, lalu Samsung menyusul lewat lini Galaxy S26. Kehadiran Xiaomi dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa interoperabilitas antara Android dan Apple kini makin mendapat tempat di industri ponsel pintar.

Pergerakan ini juga memberi pesan yang cukup jelas. Dukungan lintas ekosistem mulai dipandang sebagai kebutuhan nyata, bukan sekadar tambahan fitur.

Jika perluasan HyperOS 3 berjalan sesuai rencana, lebih banyak pengguna Xiaomi akan segera merasakan cara baru berbagi file dengan perangkat Apple di sekitar mereka. Pada tahap awal ini, Xiaomi 17T Pro menjadi pintu masuk dari perubahan yang bisa membuat pengalaman lintas platform terasa lebih sederhana.

Source: gadgets.beebom.com

Baca Juga

Back to top button