Di tengah daya beli yang belum sepenuhnya pulih, IIMS Surabaya 2026 tetap datang dengan ambisi besar. Pameran otomotif ini menargetkan 32 ribu pengunjung dan transaksi Rp 260 miliar selama enam hari penyelenggaraan pada 26 Mei sampai 31 Mei 2026.
Penyelenggara melihat target itu masih masuk akal karena pasar otomotif nasional masih bergerak positif. Penjualan kendaraan dilaporkan naik sepanjang Januari hingga April 2026, baik untuk roda empat maupun roda dua.
Optimisme itu juga ditopang oleh dukungan leasing yang akan hadir dengan beragam program pembiayaan. Selain itu, pelemahan rupiah terhadap dolar disebut belum memberi dampak signifikan terhadap pasar, sementara harga kendaraan dan minat beli masih dinilai stabil.
Area pameran ikut membesar
Jumlah peserta yang bertambah membuat penyelenggara memperluas area pameran menjadi 12.400 meter persegi. Tahun lalu, lahan yang digunakan masih sekitar 10 ribu meter persegi.
Perluasan itu dilakukan karena total peserta IIMS Surabaya 2026 mencapai 40 brand. Lonjakan jumlah eksibitor ini menjadi salah satu alasan pameran tahun ini diposisikan lebih besar dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Deretan merek roda empat dan roda dua
Dari sisi roda empat, ada 14 brand yang dipastikan hadir. Mereka adalah BYD, Chery, Daihatsu, GAC Aion, Geely, GWM, Honda, Jaecoo, Jetour, KIA, Polytron, Toyota, VinFast, dan Wuling.
Sektor roda dua juga tidak kalah ramai. Merek yang ikut berpartisipasi meliputi Alva, Aprilia, Benelli, Benda, Italjet, Morbidelli, Moto Guzzi, Piaggio, QJ Motor, Royal Enfield, Scomadi, Triumph, dan Vespa.
Promo dan skema pembiayaan jadi senjata utama
Untuk menarik pembeli, sejumlah brand disebut menyiapkan promo tambahan selama pameran berlangsung. Program trade in dan cicilan ringan juga akan tersedia agar pengunjung mendapat lebih banyak pilihan pembelian.
Langkah itu disiapkan untuk menjaga minat konsumen di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Banyak merek juga disebut akan memberi benefit tambahan bagi pengunjung yang datang langsung ke arena pameran.
Target pengunjung dinilai realistis
Target 32 ribu pengunjung dipandang sejalan dengan tren kunjungan dua tahun terakhir. Pada 2024, IIMS Surabaya mencatat 28 ribu pengunjung, lalu meningkat menjadi 30 ribu pada 2025.
Kenaikan bertahap itu menjadi dasar penyelenggara untuk memasang target yang lebih tinggi tahun ini. Di sisi lain, minat publik terhadap pameran otomotif di Surabaya masih dianggap memiliki ruang tumbuh.
Dengan skala yang lebih luas, jumlah brand yang lebih banyak, dan dukungan program pembiayaan yang lengkap, IIMS Surabaya 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda otomotif besar di Jawa Timur. Pameran ini juga diharapkan menjadi ruang penting bagi industri otomotif dan konsumen di Surabaya.
Source: carvaganza.com




