Paul McCartney kembali menjadi sorotan berkat pujian Taylor Swift yang datang lewat Instagram Story. Penyanyi pop itu membagikan unggahan promosi McCartney dan menyebutnya sebagai seniman abadi yang terus menginspirasi sepanjang kariernya.
Ungkapan singkat itu kembali menegaskan hubungan saling hormat antara dua nama besar dari generasi yang berbeda. Taylor memandang McCartney sebagai sosok penting dalam perjalanan bermusiknya, sementara McCartney sendiri sudah lebih dulu menunjukkan kekaguman pada pencapaian Taylor di panggung global.
McCartney sebelumnya pernah menyinggung besarnya fenomena Taylor Swift dalam wawancara di program BBC Radio 2 Tracks of My Years. Ia membandingkan skala popularitas Taylor dengan histeria yang pernah dialami The Beatles pada pertengahan 1960-an, terutama dari sisi ketenaran, popularitas, dan jangkauan global.
Meski melihat kemiripan itu, McCartney juga menilai Taylor tidak membutuhkan banyak nasihat dari siapa pun. Ia mengatakan pelantun Cruel Summer tersebut sudah berada di level yang matang dan kuat dalam kariernya.
Namun, McCartney tetap membuka diri bila suatu saat Taylor meminta pandangannya. Ia menggambarkan diri sebagai sosok yang bisa membantu, bahkan menyebut posisinya seperti kakak bagi generasi yang lebih muda, atau mungkin seperti seorang kakek.
Rasa kagum itu juga terlihat ketika McCartney bertemu Taylor dalam sebuah pesta yang digelar oleh istrinya, Nancy Shevell, bersama putrinya, Stella McCartney. Dalam acara yang sama, hadir pula Billie Eilish, Olivia Rodrigo, dan Sabrina Carpenter.
McCartney menyebut para musisi muda itu sebagai orang-orang yang keren dan sangat berbakat. Ia mengatakan dirinya siap memberi masukan jika dibutuhkan, meski para penyanyi itu sudah berada pada tingkat yang tidak lagi memerlukan arahan dasar.
Di sisi lain, Taylor sedang menjalani proyek baru bersama Disney dan Pixar. Pekan ini, ia mengonfirmasi telah menulis dan memproduksi lagu orisinal berjudul I Knew It, I Knew You untuk film Toy Story 5 bersama Jack Antonoff.
Lagu itu dijadwalkan dirilis pada 5 Juni dan menjadi bagian dari soundtrack resmi film yang menyusul pada 19 Juni. Taylor juga menyiapkan tiga edisi CD eksklusif dengan isi berbeda, yakni versi film, versi akustik, serta versi piano dengan aransemen dan vokal alternatif.
Taylor menyebut lagu tersebut terinspirasi langsung dari perjalanan emosional karakter Jessie dalam film terbaru Toy Story. Ia juga mengatakan kesempatan menulis lagu untuk karakter-karakter yang telah menemani masa kecilnya sudah lama menjadi impian.
Dalam pengumumannya lewat Instagram, Taylor menulis bahwa ini adalah Toy Story dan para penggemar pasti sudah bisa menebaknya. Ia juga menyebut lagu orisinal barunya untuk Disney dan Pixar itu hadir setelah proses kreatif yang mengalir cepat usai ia menonton filmnya.
Taylor menambahkan bahwa ia langsung menulis lagu itu begitu sampai di rumah setelah menonton film tersebut. Baginya, momen itu menjadi bukti bahwa inspirasi bisa datang dengan cepat saat sebuah cerita terasa begitu kuat.
Source: www.medcom.id




