Nama-nama perenang terbaik dari berbagai daerah mewarnai penutupan Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta. Dari daftar itu, Azzahra Permatahani dan Adelia Chantika Aulia tampil paling menonjol di sektor putri.
Penghargaan perenang terbaik tersebar di sejumlah kategori usia dan memperlihatkan sebaran kekuatan renang nasional. Lampung, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta sama-sama berhasil menempatkan wakilnya di jajaran terbaik.
Di kelompok putra, M. Hafizh Kausar dari Lampung mendapat predikat terbaik KU 3 Putra. Setelah itu, Arsya Laksana Rafif dari Banten terpilih sebagai terbaik KU 2 Putra, lalu Kevin Erlangga Prayitno dari DKI Jakarta menyusul sebagai terbaik KU 1 Putra.
Posisi puncak kategori putra senior menjadi milik Arya Adrean Putra Haryono dari DI Yogyakarta. Hasil itu menunjukkan bahwa persaingan di level atas tetap terbuka dan tidak hanya dikuasai satu daerah.
Sektor putri juga menghadirkan komposisi yang menarik. Nicole Claire Yosaputra dari Jawa Barat dinobatkan sebagai terbaik KU 3 Putri, sedangkan Adelia Chantika Aulia dari DKI Jakarta menguasai KU 2 Putri.
Untuk KU 1 Putri, gelar terbaik jatuh kepada Chelsea Alexandra dari Jawa Timur. Azzahra Permatahani kemudian melengkapi daftar dengan status terbaik Senior Putri dan menjadi salah satu nama yang paling disorot dalam kejuaraan ini.
Di tengah banyaknya daerah yang masuk daftar penghargaan, DKI Jakarta tetap menutup Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 sebagai juara umum. Dominasi itu terlihat dari konsistensi para atletnya yang mampu menjaga hasil stabil di berbagai nomor selama kejuaraan berlangsung.
Meski begitu, hasil akhir juga memperlihatkan bahwa kompetisi berjalan ketat karena atlet dari luar Jakarta ikut memberi perlawanan kuat. Kehadiran nama-nama dari berbagai provinsi di daftar perenang terbaik menegaskan bahwa peta kekuatan renang nasional cukup merata.
Ajang ini sekaligus memberi gambaran penting tentang pembinaan akuatik di Indonesia. Munculnya perenang terbaik dari kelompok usia muda hingga senior menunjukkan bahwa regenerasi atlet terus berjalan dan standar persaingan tetap terjaga.
Azzahra Permatahani dan Adelia Chantika Aulia menjadi dua sosok yang paling mencuri perhatian di sektor putri, sementara Arya Adrean Putra Haryono menegaskan kualitas persaingan di level senior putra. Dari GBK, Kejurnas kali ini menampilkan wajah renang nasional yang hidup dari banyak daerah, bukan hanya dari satu pusat kekuatan saja.
Source: www.viva.co.id




