Bagi pembeli yang ingin ponsel Samsung awet dipakai panjang tanpa harus keluar dana besar, kelas Galaxy A di kisaran Rp3 jutaan masih punya banyak opsi yang masuk akal. Di rentang harga ini, empat model menonjol karena sama-sama membawa layar Super AMOLED, baterai 5.000 mAh, dan dukungan pembaruan perangkat lunak hingga enam tahun.
Daya tariknya bukan hanya soal nama besar Samsung. Empat model tersebut masih menawarkan kombinasi yang berbeda, mulai dari fokus ke performa, layar yang lebih mulus, sampai kamera yang lebih aman untuk pemakaian harian.
Pilihan paling seimbang ada di Galaxy A17 5G
Di antara empat model itu, Galaxy A17 5G terlihat paling aman untuk banyak jenis pengguna. Harganya berada di kisaran Rp3,3 juta sampai Rp3,6 juta, dengan paket fitur yang terasa pas untuk kebutuhan harian.
Ponsel ini memakai layar 6,7 inci Super AMOLED FHD+ dengan refresh rate 90Hz dan tingkat kecerahan hingga 800 nits. Di bagian mesin, Galaxy A17 5G ditenagai Exynos 1330 atau MediaTek Dimensity setara dengan skor AnTuTu sekitar 450.000 lebih.
Samsung juga membekalinya dengan RAM 8GB dan penyimpanan 128GB atau 256GB yang masih bisa diperluas lewat microSD. Kamera utamanya 50MP dengan OIS, sehingga model ini tetap menarik untuk pengguna yang mengutamakan kestabilan hasil foto.
Galaxy A26 5G lebih kuat untuk performa dan hiburan
Jika yang dicari adalah tenaga lebih besar, Galaxy A26 5G berada di posisi teratas. Harga jualnya ada di kisaran Rp3,6 juta hingga Rp3,9 juta, dan spesifikasinya memang dibuat lebih menonjol.
Layarnya masih 6,7 inci Super AMOLED FHD+, tetapi refresh rate-nya sudah 120Hz. Di sektor dapur pacu, Exynos 1380 yang dipakai mencatat skor AnTuTu sekitar 610.000.
Konfigurasinya terdiri dari RAM 8GB dan penyimpanan 256GB yang dapat diperluas. Samsung juga menambahkan kamera utama 50MP ber-OIS, ultrawide 8MP, stereo speaker, perlindungan IP67 di beberapa varian, serta dukungan update hingga enam tahun.
Galaxy A16 5G tetap relevan untuk yang mengejar baterai dan 5G
Buat pengguna yang ingin tetap hemat tetapi tidak mau mengorbankan konektivitas, Galaxy A16 5G masih layak dilirik. Model ini dibanderol di rentang Rp3,1 juta sampai Rp3,5 juta.
Galaxy A16 5G membawa layar 6,7 inci Super AMOLED FHD+ dengan refresh rate 90Hz dan chipset MediaTek Dimensity 6300. Opsi memorinya terdiri dari RAM 8GB serta penyimpanan 128GB atau 256GB, dengan baterai 5.000 mAh dan fast charging 25W.
Desainnya disebut lebih ramping dan sudah memakai One UI terbaru. Karena itu, model ini cocok untuk pemakaian panjang yang menekankan kestabilan, meski kamera malamnya tidak sekuat saat dipakai di kondisi terang.
Galaxy A25 5G jadi opsi termurah jika ada promo
Di daftar ini, Galaxy A25 5G berada di titik harga paling rendah, yaitu sekitar Rp2,9 juta hingga Rp3,4 juta. Walau berasal dari generasi yang lebih lama, spesifikasinya belum terasa usang untuk kelasnya.
Ponsel ini memakai layar 6,5 inci Super AMOLED dengan refresh rate 120Hz, dipasangkan dengan Exynos 1280. Samsung menyediakan RAM 8GB, memori 128GB atau 256GB, kamera utama 50MP dengan OIS, serta baterai 5.000 mAh dengan pengisian 25W.
Karena harganya makin terjangkau, model ini bisa jadi pilihan menarik bila ditemukan dalam promo. Pada titik harga di bawah Rp3,3 juta, kombinasi layar 120Hz, OIS, NFC, dan fitur One UI masih terasa kompetitif.
Mana yang paling masuk akal untuk 2026
Untuk pemakaian harian yang butuh keseimbangan antara kamera, layar, dan fitur, Galaxy A17 5G tampak paling aman. Kombinasi layar AMOLED, OIS, NFC, dan ketahanan IP54 membuatnya cocok untuk banyak tipe pengguna.
Kalau prioritasnya performa dan tampilan yang lebih mulus, Galaxy A26 5G memberi nilai paling tinggi di kelompok ini. Sementara itu, Galaxy A16 5G lebih pas untuk pengguna yang mengejar 5G, baterai besar, dan dukungan software panjang dengan harga yang masih terjaga. Galaxy A25 5G tetap menarik jika harga promosinya turun cukup jauh, terutama karena fiturnya masih lengkap untuk kelas Rp3 jutaan.
Pembelian lewat official store atau e-commerce resmi tetap disarankan agar mendapat garansi SEIN. Harga real-time juga perlu dicek, karena diskon dan bonus aksesori bisa membuat selisih antarmodel menjadi sangat tipis.
Source: www.suara.com




