Google Pindahkan Gemini Ke Android Go, Ponsel RAM 2 GB Kini Kebagian AI

Google mulai membuka akses Gemini ke ponsel Android kelas bawah yang selama ini sering luput dari gelombang fitur AI terbaru. Lewat Gemini Go, perangkat dengan RAM mulai 2 GB kini ikut bisa memakai asisten berbasis AI generatif yang sebelumnya lebih identik dengan ponsel yang lebih bertenaga.

Langkah ini menjadi penting karena banyak ponsel murah selama ini hanya dipakai untuk kebutuhan dasar seperti chat, media sosial, browsing, dan menonton video. Dengan kehadiran Gemini Go, perangkat Android Go tidak lagi sepenuhnya tertinggal dari perkembangan AI di ekosistem Android.

AI yang lebih ringan untuk perangkat sederhana

Google menyebut Gemini Go dapat berjalan di smartphone Android Go dengan RAM mulai 2 GB. Angka itu tergolong rendah untuk standar fitur AI generatif, tetapi Google tetap membawa kemampuan inti Gemini ke perangkat seperti ini.

Pengguna masih bisa berbincang dengan AI dalam format percakapan natural. Di perangkat kelas entry-level, fungsi ini diarahkan untuk membantu kebutuhan harian tanpa menuntut spesifikasi tinggi.

Gemini Go juga disiapkan untuk berbagai tugas praktis. Pengguna dapat meminta AI melakukan panggilan telepon, mengirim pesan teks, mencari informasi lokal, dan memberi rekomendasi sesuai kebutuhan.

Menjangkau aktivitas harian

Google memberi contoh penggunaan yang dekat dengan rutinitas sehari-hari. Gemini Go bisa dipakai untuk memperkirakan waktu tempuh ke kantor atau mencari restoran yang masih buka pada jam tertentu.

Selain itu, AI ini dapat membantu mengatur alarm dan membuat agenda di kalender. Pengguna juga bisa memintanya memutar musik berdasarkan aktivitas atau suasana hati.

Kehadiran fitur-fitur tersebut menunjukkan bahwa Google tidak hanya menempatkan Gemini Go sebagai chatbot ringan. Layanannya juga disiapkan sebagai asisten yang membantu banyak kebutuhan kecil sehari-hari.

Masih bisa unggah file

Salah satu kemampuan yang tetap dipertahankan adalah unggah file. Pengguna bisa menambahkan dokumen, foto, atau berkas lain sebagai konteks tambahan saat berinteraksi dengan AI.

Dukungan ini membuat Gemini Go terasa lebih dari sekadar asisten percakapan sederhana. Di perangkat dengan sumber daya terbatas, Google tetap memberi ruang agar AI bisa bekerja dengan konteks yang lebih kaya.

Bagi pengguna Android Go, hal ini menjadi kabar yang relevan. Selama ini, perangkat di segmen tersebut kerap kesulitan mengikuti perkembangan fitur AI modern.

Assistant Go mulai digantikan

Bersamaan dengan hadirnya Gemini Go, Google juga mengubah arah asisten virtual di Android Go. Aplikasi baru ini akan menggantikan Assistant Go yang sebelumnya tersedia di perangkat tersebut.

Assistant Go selama ini hadir sebagai versi ringan Google Assistant dengan kemampuan yang lebih terbatas dibanding versi reguler. Dengan perpindahan ke Gemini Go, fungsi asisten virtual di Android Go kini diarahkan ke platform Gemini.

Google tidak menjelaskan secara rinci alasan penghentian Assistant Go. Namun perubahan ini terlihat sebagai upaya menyederhanakan ekosistem AI dan asisten virtual milik perusahaan.

Peralihan ini juga menandai perubahan strategi Google dalam menghadirkan pengalaman asisten digital. Jika sebelumnya Android Go mendapat versi yang lebih sederhana, kini perangkat yang sama mulai diarahkan ke Gemini.

Mulai digulirkan bertahap

Saat tersedia di perangkat, Gemini Go bisa diakses dengan menekan dan menahan tombol Home. Pada perangkat yang mendukung, akses juga dapat dilakukan lewat tombol Power.

Google menyebut peluncuran Gemini Go dilakukan bertahap ke perangkat Android Go di seluruh dunia mulai pekan ini. Artinya, fitur tersebut tidak langsung hadir serentak di semua perangkat.

Pengguna yang ingin mengecek ketersediaannya dapat memperbarui aplikasi Google melalui Play Store ke versi terbaru. Setelah itu, perangkat yang kompatibel akan menerima akses sesuai jadwal peluncuran bertahap.

Kehadiran Gemini Go memperlihatkan bahwa AI kini mulai menjangkau ponsel murah yang selama ini jarang mendapat fitur canggih lebih dulu. Untuk pengguna Android Go, langkah ini membuka peluang memakai asisten berbasis AI tanpa harus beralih ke perangkat yang lebih mahal.

Source: tekno.kompas.com

Baca Juga

Back to top button