Royal Enfield Bear 650 hadir sebagai scrambler yang langsung menyasar pengendara yang ingin motor retro dengan karakter kuat dan serbaguna. Model ini diposisikan untuk dipakai di jalan perkotaan, touring, hingga petualangan ringan di jalur non-aspal.
Di Indonesia, Bear 650 dipasarkan mulai Rp 241.000.000. Varian tertingginya adalah edisi spesial Two Four Nine dengan harga Rp 247.700.000, sementara pilihan warna lainnya tersebar di rentang harga berbeda.
Pilihan warna dan harga
Royal Enfield menyiapkan lima warna untuk Bear 650 yang terinspirasi tren motor era 1960-an. Kelima opsi itu adalah Boardwalk White, Petrol Green, Wild Honey, Golden Shadow, dan Two Four Nine.
Berikut daftar harga tiap varian: Boardwalk White Rp 241.000.000, Petrol Green Rp 245.000.000, Wild Honey Rp 245.000.000, Golden Shadow Rp 245.000.000, dan Two Four Nine Rp 247.700.000. Varian Two Four Nine menjadi yang paling ikonik karena membawa nomor start 249 yang terhubung dengan motor balap Eddie Mulder di ajang Big Bear Run.
Terinspirasi dari sejarah balap gurun
Akar cerita Bear 650 datang dari Eddie Mulder, pembalap legendaris yang dijuluki “Fast Eddie”. Ia mencatat sejarah saat menjuarai Big Bear Run pada usia 16 tahun dengan scrambler Royal Enfield Fury 500 cc.
Big Bear Run dikenal sebagai salah satu ajang ekstrem pada masanya. Trek gurun Mojave yang keras ikut menjadi inspirasi utama dalam pengembangan Bear 650, dengan semangat keberanian, kebebasan, dan rasa percaya diri saat berkendara.
Manoj Gajarlawar, Asia Pacific Business Head Royal Enfield, menyebut Bear 650 lahir dari inspirasi mendalam terhadap kisah para rider legendaris dan komunitas Royal Enfield di seluruh dunia. Ia menegaskan motor ini dirancang agar tetap memberi rasa percaya diri saat dipakai di jalan perkotaan maupun medan yang lebih menantang.
Mesin 650 cc dengan karakter torsi kuat
Bear 650 dibangun di atas Twin Platform 650 yang sudah teruji secara global. Basis pengembangannya berasal dari Interceptor 650, lalu mendapat sejumlah penyempurnaan untuk mendukung karakter scrambler yang lebih tangguh dan fleksibel.
Motor ini memakai mesin parallel-twin 650 cc dengan sistem fuel injection. Konfigurasinya dipadukan dengan knalpot 2-into-1 yang diklaim membantu meningkatkan respons tenaga sekaligus mengurangi bobot motor.
Secara angka, Bear 650 menghasilkan tenaga maksimum 47 hp pada 7.250 rpm. Torsi puncaknya mencapai 56,5 Nm pada 5.150 rpm, sehingga menjadi salah satu model Twin Royal Enfield dengan karakter torsi paling kuat.
Karakter tenaga itu membuat Bear 650 tetap responsif di jalan raya maupun jalur off-road ringan. Hal ini menjadi bagian penting dari posisinya sebagai scrambler serbaguna.
Kaki-kaki dibuat siap jelajah
Dari sisi konstruksi, Bear 650 memiliki ground clearance 184 mm. Angka ini membantu motor menghadapi kontur jalan yang beragam dengan lebih leluasa.
Suspensi depan memakai Showa USD Big Piston Fork dengan travel 130 mm. Di belakang, Royal Enfield menggunakan Twin Tube RSU dengan travel 115 mm.
Kombinasi roda depan 19 inci dan roda belakang 17 inci mempertegas identitas scrambler pada motor ini. Paket tersebut dipadukan dengan ban dual-purpose untuk mendukung penggunaan di aspal maupun jalur non-aspal ringan.
Dengan spesifikasi itu, Bear 650 tidak hanya ditujukan untuk tampil menarik. Motor ini juga disiapkan untuk kebutuhan harian, perjalanan jarak jauh, dan eksplorasi santai di medan yang menuntut traksi serta ground clearance lebih baik.
Royal Enfield juga menampilkan berbagai Genuine Motorcycle Accessories di IIMS 2026, mulai dari apparel hingga aksesori resmi. Khusus aksesori Bear 650, ketersediaannya akan segera diperluas melalui jaringan dealer resmi Royal Enfield di seluruh Indonesia.





