Di tengah pasar motor listrik yang makin ramai, Uwinfly menyiapkan tiga model baru yang langsung menarik perhatian karena banderolnya sangat rendah. Seluruhnya diposisikan di bawah Rp10 juta, dengan satu model bahkan hanya sekitar Rp4,3 jutaan.
Langkah ini memperlihatkan bagaimana Uwinfly mendorong lini kendaraan listrik murah agar lebih mudah dijangkau konsumen. Tiga model tersebut hadir dengan pendekatan berbeda, tetapi sama-sama membawa desain yang dekat dengan gaya vespa matic.
Model termurah langsung jadi sorotan
Varian paling murah adalah Uwinfly D66i, yang dibanderol sekitar Rp4,3 jutaan. Model ini disebut sebagai motor listrik termurah dari lini Uwinfly saat ini.
Meski harganya sangat rendah, D66i tidak hanya mengandalkan label murah. Uwinfly membekalinya dengan bagasi 26 liter, kamera panoramic untuk navigasi, jok yang lega, serta full control yang baik.
Dari sisi tampilan, D66i membawa nuansa retro klasik dengan lampu elegan. Desainnya juga dibuat mirip vespa matic, sehingga tetap terlihat menarik untuk penggunaan harian.
Dua model lain tetap berada di bawah Rp10 juta
Di atas D66i, ada Uwinfly T78C yang dipasarkan sekitar Rp6,5 jutaan. Satu tingkat di atasnya lagi, Uwinfly T80C dilepas di kisaran Rp8,5 jutaan.
Keduanya masih masuk kategori motor listrik murah, tetapi membawa spesifikasi yang berbeda. Uwinfly memberi posisi yang jelas agar tiap model punya target pengguna yang tidak sama.
Berikut ringkasan ketiganya:
| Model | Harga | Catatan utama |
|---|---|---|
| Uwinfly D66i | Rp4,3 jutaan | Varian termurah, bergaya vespa matic |
| Uwinfly T78C | Rp6,5 jutaan | Mesin 800 watt, fast charging 1,5 jam |
| Uwinfly T80C | Rp8,5 jutaan | Mesin 1000 watt, top speed 52 km/jam |
T78C membawa tenaga 800 watt
Uwinfly T78C hadir dengan mesin 800 watt dan top speed 45 km/jam. Motor ini juga memakai baterai Lithium 48V 18Ah.
Salah satu nilai jual utamanya ada pada fast charging 1,5 jam. Uwinfly juga memberi sentuhan desain classy dengan warna pink enerjik yang disebut cocok untuk wanita Gen Z.
Selain itu, T78C tetap dibekali bagasi luas sekitar 26 liter. Kombinasi ini membuatnya tetap praktis meski berada di kelas harga yang sangat terjangkau.
T80C jadi opsi tertinggi di trio baru
Jika T78C bermain di kelas awal, T80C disiapkan sebagai varian dengan spesifikasi lebih tinggi. Model ini mengusung mesin 1000 watt dan top speed 52 km/jam.
Baterainya memakai Lithium 48V 24Ah, dan pengisian cepatnya juga disebut 1,5 jam. Dengan harga sekitar Rp8,5 jutaan, T80C tetap bertahan jauh di bawah ambang Rp10 juta.
Secara tampilan, T80C juga mengusung desain mirip vespa matic. Warna pink estetik yang dipakai membuatnya diarahkan sebagai alternatif EV yang tetap ramah di kantong.
Jadwal meluncur dan arah strategi Uwinfly
Uwinfly D66i disebut akan meluncur pada Juni 2026. Sementara itu, trio anyar ini juga dikaitkan dengan jadwal rilis yang berlangsung pada April sampai Juni 2026.
Kehadiran tiga model ini menegaskan strategi Uwinfly untuk bermain agresif di segmen motor listrik murah. Dengan harga rendah, fitur praktis, dan desain retro, lini D series dan T series berpeluang menjadi incaran konsumen yang ingin beralih ke EV tanpa mengeluarkan biaya besar.





