Harga Rp 11 Jutaan Ubah Arah Infinix, Note 60 Ultra Masuk Ranah Premium

Infinix membawa Note 60 Ultra ke jalur yang tidak biasa untuk lini produknya di Indonesia. Ponsel ini hadir dengan harga normal Rp 11.999.000, lalu dijual Rp 10.999.000 pada masa penjualan perdana, sehingga langsung menjadi perangkat paling mahal yang pernah dirilis Infinix di pasar Indonesia.

Langkah tersebut memperlihatkan arah baru yang cukup tegas. Selama ini, Infinix lebih lekat dengan perangkat berharga terjangkau, tetapi Note 60 Ultra diposisikan untuk menyapa konsumen yang mencari kelas lebih tinggi.

Harga yang Mengubah Peta

Banderol Rp 11 jutaan membuat Note 60 Ultra tidak lagi berada di jalur yang sama dengan banyak model Infinix sebelumnya. Angka itu memberi sinyal bahwa Infinix mulai berani masuk lebih dalam ke segmen premium, bukan sekadar bermain aman di kelas entry-level dan menengah.

Perbedaan harga saat penjualan perdana memang tidak terlalu besar, tetapi tetap penting bagi pembeli awal. Harga Rp 10.999.000 bisa menjadi daya tarik tambahan bagi konsumen yang biasa menunggu momen peluncuran pertama sebelum membeli perangkat.

Desain Jadi Titik Pembeda

Daya tarik utama Note 60 Ultra tidak hanya datang dari banderolnya, tetapi juga dari pendekatan desain yang terasa lebih berani. Infinix menggandeng Pininfarina, rumah desain otomotif asal Italia yang dikenal lewat karya-karyanya untuk Ferrari.

Kolaborasi itu membuat karakter visual ponsel terasa berbeda dari kebanyakan produk Infinix. Bagian belakangnya mengusung nuansa supercar dengan pola menyerupai kevlar, sehingga kesan sporty dan premium langsung tampak sejak pandangan pertama.

Infinix juga menambahkan dot matrix display di bodi belakang. Fitur ini dapat menampilkan notifikasi atau animasi, dan memberi identitas yang lebih khas pada perangkat dibanding sekadar panel belakang biasa.

Strategi Naik Kelas yang Lebih Terlihat

Kehadiran Note 60 Ultra di rentang harga Rp 11 jutaan bukan hanya soal menaikkan angka jual. Keputusan itu juga menunjukkan upaya Infinix untuk mengubah persepsi pasar terhadap mereknya.

Selama ini, citra Infinix banyak terbentuk lewat strategi harga agresif. Lewat Note 60 Ultra, merek tersebut terlihat ingin menunjukkan bahwa mereka juga siap bersaing di kelas yang lebih tinggi dengan menonjolkan desain, pengalaman penggunaan, dan kesan emosional yang lebih dekat dengan gaya hidup premium.

Dalam pasar seperti ini, harga tinggi biasanya harus diimbangi pembeda yang kuat. Karena itu, Infinix tampak tidak hanya bertumpu pada spesifikasi, tetapi juga pada tampilan dan konsep visual yang dibuat lebih eksklusif.

Paket yang Menguatkan Kesan Premium

Selain ponselnya sendiri, paket penjualan dan aksesori eksklusif bernuansa otomotif ikut memperkuat posisi Note 60 Ultra. Elemen tambahan tersebut membuat pengalaman memiliki perangkat terasa lebih lengkap dan selaras dengan tema yang diusung.

Pada segmen premium, pembeli biasanya mencari nilai tambah yang terasa nyata. Infinix mencoba menjawab kebutuhan itu lewat detail desain, konsep tampilan, dan kelengkapan yang mendukung identitas produk sejak awal.

Ujian Awal di Pasar Indonesia

Peluncuran HP paling mahal dalam sejarah lini Infinix di Indonesia juga bisa dibaca sebagai uji pasar. Respons konsumen akan menunjukkan apakah ruang untuk model kelas atas memang terbuka bagi Infinix di tanah air.

Jika penerimaannya positif, langkah ini bisa menjadi pintu bagi kehadiran produk lain dengan pendekatan serupa. Namun apa pun hasilnya, Note 60 Ultra sudah menandai bahwa Infinix mulai berani melampaui batas lama yang selama ini melekat pada mereknya di Indonesia.

Source: inet.detik.com

Baca Juga

Back to top button