Banyak ponsel di kelas Rp6 jutaan menawarkan performa cepat, tetapi Infinix GT 50 Pro mencoba membawa pengalaman yang lebih lengkap dari sekadar tenaga mentah. Perangkat ini hadir sebagai HP gaming murah yang tetap ingin terasa premium, terutama lewat kombinasi chipset kencang, pendinginan serius, dan tombol fisik khusus untuk bermain.
Rilis pada 24 April 2026, GT 50 Pro langsung masuk radar karena membawa paket yang biasanya lebih sering ditemukan di ponsel gaming kelas atas. Di sisi lain, perangkat ini tetap ditujukan untuk pemakaian harian, sehingga fokusnya tidak hanya pada sesi bermain game, tetapi juga pada kenyamanan saat dipakai menjalankan banyak aktivitas sekaligus.
Performa inti dibuat untuk beban berat
Di sektor dapur pacu, Infinix GT 50 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 8400, RAM hingga 12GB, serta penyimpanan UFS 4.1. Susunan ini dirancang agar aplikasi bisa dibuka cepat dan performa tetap stabil saat dipakai bermain game atau menjalankan tugas berat lain.
NanoReview mencatat Dimensity 8400 memiliki clock speed 3.2GHz dan GPU Mali-G720 MP7, dengan skor AnTuTu v11 mencapai 1,9 jutaan. Chipset ini juga disusun dari satu core Cortex-A725 3.2GHz, tiga core Cortex-A725 3GHz, dan empat core Cortex-A725 2.1GHz, lengkap dengan MediaTek HyperEngine Adaptive Gaming Technology 3.0.
Suhu dijaga agar performa tidak cepat turun
Selain tenaga inti, sektor pendinginan juga dibuat lebih serius. GT 50 Pro membawa dua sistem pendingin sekaligus, yaitu HydroFlow Liquid Cooling Architecture dan 3D Vapor Chamber berukuran 7700 mm2.
JagatReview menyebut HydroFlow Liquid Cooling Architecture bekerja aktif sebagai sistem pendingin cairan, dengan pendekatan yang mirip HP mahal seperti REDMAGIC 11 Pro. Vapor chamber-nya membantu menyebarkan panas lebih merata supaya performa tidak cepat turun saat game berat dijalankan dalam waktu lama.
Tombol fisik jadi pembeda utama
Salah satu fitur yang paling menonjol ada pada GT Triggers. Tombol shoulder trigger ini ditempatkan di sisi kanan frame, masing-masing satu di atas dan satu di bawah, dan tetap dipertahankan dari pendahulunya.
GSMArena mencatat GT Triggers memiliki 8 mapping points dan 10 level sentuhan yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Setiap tombol juga dapat diprogram hingga empat perintah, sehingga fungsinya tidak terbatas untuk game dan bisa dipakai sebagai pintasan membuka aplikasi atau kontrol kamera.
AI disiapkan untuk kebutuhan bermain
Infinix juga menambahkan paket AI Gaming untuk melengkapi pengalaman gaming. Dua fitur utamanya adalah AI Magic Voice Changer dan Network Scan.
AI Magic Voice Changer memungkinkan suara di dalam game diubah sesuai keinginan pengguna, sedangkan Network Scan membantu mencari area dengan jaringan terbaik agar permainan berjalan lebih mulus. Ada pula AI Voice Prompt yang bisa memberi bantuan lewat suara saat bermain, sehingga fitur AI di GT 50 Pro terasa diarahkan langsung ke kebutuhan gamer.
Baterai besar melengkapi paketnya
Untuk daya tahan, GT 50 Pro membawa baterai 6500 mAh yang menjadi salah satu daya tarik utamanya. WALASTECH melaporkan hasil PCMark Battery Test menunjukkan daya tahan 11 jam 20 menit saat Liquid Cooling diatur ke Rapid Mode.
Saat Liquid Cooling dinonaktifkan, daya tahan baterainya bahkan meningkat menjadi 12 jam 20 menit. Pengisian dayanya juga didukung wired charging 45 watt dan wireless charging 30 watt, sehingga paket keseluruhannya terasa lengkap untuk kelas harga Rp6 jutaan.
Dengan kombinasi performa cepat, sistem pendingin serius, GT Triggers, fitur AI yang relevan untuk gaming, dan baterai besar, Infinix GT 50 Pro tampil sebagai salah satu opsi paling menarik di segmen HP gaming murah. Perangkat ini menempatkan dirinya bukan hanya sebagai ponsel kencang, tetapi juga sebagai perangkat yang mencoba memberi rasa premium dalam penggunaan sehari-hari.
Source: www.idntimes.com




