Pengawasan notaris di Jawa Tengah kembali diperkuat melalui pelantikan 15 anggota Majelis Pertimbangan Daerah Notaris hasil pergantian antarwaktu. Kehadiran pejabat baru ini diharapkan membuat pembinaan dan pengawasan di daerah berjalan lebih tertib serta tetap sejalan dengan ketentuan yang berlaku.
Kementerian Hukum Jawa Tengah menempatkan pelantikan tersebut sebagai bagian penting untuk menjaga mutu layanan hukum kepada publik. Dengan peran MPD Notaris yang semakin menonjol, perhatian pada integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dinilai tidak bisa ditawar.
Kepala Kemenkum Jawa Tengah Heni Susila Wardoyo menegaskan bahwa jabatan di MPD Notaris menuntut sikap yang bertanggung jawab. Ia juga meminta para anggota baru segera menyesuaikan diri dengan regulasi dan program kerja yang sudah berjalan.
Menurut Heni, MPD Notaris memiliki fungsi strategis dalam pembinaan dan pengawasan. Peran itu dibutuhkan agar martabat profesi tetap terjaga sekaligus memberi perlindungan hukum kepada masyarakat.
Karena itu, para anggota yang baru dilantik diminta aktif memberi bimbingan dan evaluasi kepada notaris di wilayah kerja masing-masing. Langkah tersebut dianggap penting untuk mencegah pelanggaran dalam pelaksanaan tugas notaris.
Penugasan di beberapa daerah
Lima belas anggota MPD Notaris hasil pergantian antarwaktu itu akan bertugas di Kabupaten Batang, Pemalang, Kudus, Sragen, Pati, dan Kota Salatiga. Penugasan tersebut menempatkan pengawasan di sejumlah wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan kenotariatan.
Kemenkum Jateng berharap kehadiran mereka dapat memperkuat pelaksanaan tugas notaris di daerah. Dengan pengawasan yang berjalan baik, layanan hukum kepada masyarakat juga diharapkan tetap terjaga mutunya.
Heni menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama. Para anggota MPD Notaris diminta bekerja secara profesional sejak resmi mengemban tugas.
Ia juga mengingatkan agar para pejabat baru memberi pelayanan terbaik kepada pengguna jasa. Kepercayaan publik terhadap profesi notaris, menurut dia, harus dijaga melalui kerja yang konsisten dan tertib.
Ada agenda lain dalam kesempatan yang sama
Pada kesempatan itu, Heni juga mengambil sumpah setia warga negara Republik Indonesia. Warga negara Inggris bernama Tina Elizabeth Mary Doney resmi diambil sumpahnya sebagai Warga Negara Indonesia.
Heni berpesan agar Tina Elizabeth Mary Doney terus bersemangat dan bertekad memberi kontribusi positif bagi nusa, bangsa, dan masyarakat. Agenda tersebut membuat kegiatan itu tidak hanya berisi penguatan kelembagaan, tetapi juga peneguhan komitmen kewarganegaraan.
Dengan pelantikan 15 anggota MPD Notaris dan pengambilan sumpah warga negara baru, Kemenkum Jateng menegaskan tiga hal yang harus berjalan beriringan. Integritas, profesionalisme, dan pengawasan menjadi dasar penting agar layanan hukum di daerah tetap berkualitas.
Source: jateng.antaranews.com