Istana Pastikan Purbaya Tetap Menkeu, Isu Pergantian Belum Masuk Agenda Prabowo

Isu pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan ramai dibahas di media sosial saat rupiah melemah, tetapi kabar itu tidak memiliki dasar dari penjelasan resmi Istana. Pemerintah justru menegaskan Presiden Prabowo Subianto belum menyiapkan pergantian untuk posisi tersebut.

Narasi yang beredar di Facebook memanfaatkan suasana pasar yang sedang sensitif. Unggahan itu menampilkan foto Prabowo dan Purbaya, lalu memberi kesan seolah ada keputusan besar yang sudah diambil terkait jabatan menkeu.

Salah satu unggahan bahkan memakai judul provokatif yang mengaitkan pelemahan rupiah dan penurunan IHSG dengan kabar Purbaya akan dicopot hari itu juga. Di bagian takarir, unggahan tersebut menyebut publik heboh karena kondisi pasar keuangan sedang tidak stabil.

Namun, klaim itu tidak sejalan dengan keterangan resmi yang muncul pada hari yang sama. Penelusuran melalui Google Search mengarah ke pemberitaan KompasTV berjudul “Istana Tegaskan Purbaya Tetap Menjabat Menkeu, Tidak Ada Isu Pengunduran Diri”.

Dalam pemberitaan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan Prabowo belum memiliki rencana mengganti Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Ia juga menegaskan bahwa Presiden belum memiliki agenda untuk membahas pergantian menkeu.

Pernyataan dari Istana itu menjadi penjelas utama yang membantah kabar pencopotan pada Kamis, 4 Juni 2026. Dengan begitu, narasi yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan informasi resmi yang disampaikan pemerintah.

Kemunculan isu ini tidak lepas dari konteks ekonomi yang tengah menjadi sorotan. Pelemahan rupiah membuat publik lebih mudah menangkap kabar yang menyangkut pejabat di bidang fiskal dan keuangan negara.

Di saat yang sama, Kementerian Keuangan sebelumnya melaporkan APBN hingga Maret 2026 mengalami defisit Rp240,1 triliun atau setara 0,93 persen terhadap PDB. Meski demikian, kondisi itu disebut masih terkendali dalam keterangan yang menyertai laporan tersebut.

Foto dan judul bernada keras dalam unggahan viral memperkuat kesan seolah ada perubahan besar di kabinet ekonomi. Padahal, keterangan resmi justru menunjukkan tidak ada rencana pergantian apa pun untuk jabatan Menteri Keuangan saat isu itu ramai beredar.

Situasi seperti ini memperlihatkan bagaimana sentimen pasar bisa cepat dipakai untuk membangun narasi spekulatif di ruang digital. Karena itu, klarifikasi dari Istana menjadi penting agar publik tidak menyamakan rumor yang viral dengan keputusan resmi pemerintah.

Source: www.kompas.com
Exit mobile version