Jadwal Berat Menghantui Bears, Bengals Malah Dapat Jalan Paling Ringan di NFL 2026

Jadwal NFL 2026 langsung memunculkan dua jenis reaksi ekstrem: panik bagi tim besar yang mendapat lintasan paling berat, dan optimisme bagi tim yang justru diuntungkan oleh komposisi lawan. Pembacaan awal memang belum menentukan nasib musim, tetapi daftar pertandingan sudah cukup untuk menunjukkan siapa yang harus bersiap lebih dulu menghadapi tekanan.

Di antara tim yang paling dekat dengan alarm awal itu, Bears terlihat paling rentan hanya dari kertas jadwal. Chicago memang datang dari musim 2025 yang kuat setelah menembus putaran divisional NFC pada musim pertama Ben Johnson sebagai pelatih kepala, tetapi tantangan yang menunggu mereka di 2026 sangat berbeda.

Ukuran kesulitannya jelas. Berdasarkan rekor menang-kalah 2025 dari lawan yang akan mereka hadapi pada 2026, Bears memiliki jadwal tersulit di NFL. Mereka juga harus bertemu seluruh tim lain di NFC North yang sama-sama mencatat rekor menang musim lalu, sementara Lions dan Vikings diperkirakan kembali bersaing di papan atas dan Packers juga tampil sebagai tim playoff.

Situasinya makin berat karena akhir musim mereka tidak memberi banyak ruang napas. Chicago harus menghadapi Bills pada bulan terakhir musim, sehingga tekanan tidak hanya datang di awal, tetapi juga terus mengintai sampai fase penentuan.

Sisi lain dari daftar jadwal justru memberi gambaran berbeda untuk Bengals. Cincinnati berada di jalur yang jauh lebih ringan dibanding banyak pesaingnya, meski tim ini baru saja melewati periode tanpa playoff selama tiga musim berturut-turut.

Langkah offseason mereka juga menunjukkan niat untuk memperbaiki kelemahan utama. Bengals menjadi satu-satunya tim di divisi yang tidak mengganti kepala pelatih, lalu menaruh fokus besar pada pertahanan dengan menukar pick ke-10 ke Giants untuk mendapatkan defensive tackle Dexter Lawrence II beberapa hari sebelum draft.

Kekuatan inti mereka tetap ada di sisi ofensif. Semua 11 starter offense dari 2025 kembali, dan ketika Joe Burrow sehat, unit ini masih berada di level elit.

Dari sisi jadwal, Cincinnati mendapat keuntungan besar. Mereka memiliki jadwal ketiga termudah di liga berdasarkan rekor lawan-lawan 2026, dan hanya empat pertandingan mereka yang melawan tim dengan rekor menang musim lalu.

Miami dan Kansas City sama-sama berat, tetapi dengan alasan yang berbeda

Miami masuk ke musim baru sebagai tim yang sedang membongkar ulang fondasinya. Klub itu berpisah dengan GM Chris Grier di tengah musim dan melepas pelatih kepala Mike McDaniel setelah musim berakhir, lalu memangkas roster dengan melepaskan Tyreek Hill dan Tua Tagovailoa sambil menanggung beban dead cap yang besar.

Perubahan di posisi quarterback juga belum memberi kepastian. Miami mendatangkan Malik Willis, yang sempat memperlihatkan kilasan potensi saat menjadi cadangan Packers, tetapi belum terbukti sebagai starter penuh.

Pekerjaan besar mereka belum selesai karena Jaylen Waddle juga diperdagangkan ke Broncos untuk pilihan putaran pertama. Meski begitu, menyebut Dolphins sebagai kandidat nomor 1 draft masih terlalu cepat, sebab jadwal mereka memang berat tetapi bukan satu-satunya penentu nasib tim.

Mereka berada di urutan kedua tersulit berdasarkan rekor 2025 lawan-lawannya. Miami akan menjalani sembilan laga melawan tim playoff musim lalu dan 11 laga melawan tim dengan rekor menang.

Kansas City juga masuk kelompok yang tertekan, meski latarnya berbeda jauh dari Miami. Chiefs baru saja menutup musim yang jauh dari standar mereka dengan rekor 6-11, setelah sebelumnya menjalani rangkaian panjang berisi sembilan gelar divisi beruntun, tujuh AFC title game berturut-turut, dan lima Super Bowl dari enam kesempatan terakhir.

Musim Patrick Mahomes juga berakhir lebih cepat setelah ACL kiri-nya robek dalam kekalahan yang menutup peluang playoff. Kabar yang beredar sekarang lebih positif karena pemulihannya disebut berjalan baik dan ada peluang ia siap di awal musim.

Chiefs pun mencoba menambal kelemahan melalui draft dan bursa pemain. Mereka naik draft untuk memilih cornerback LSU Mansoor Delane di putaran pertama, lalu menambah daya gedor dengan mendatangkan running back Kenneth Walker III.

Namun, jalan yang menanti tetap curam. Berdasarkan rekor 2025 lawan-lawan 2026 mereka, Chiefs memiliki jadwal kelima tersulit di liga, termasuk dua kali melawan Broncos dan Chargers yang sama-sama mencatat kemenangan dua digit pada 2025.

Di luar duel divisi itu, Kansas City juga harus menghadapi Patriots dan 49ers di kandang, serta Bills, Rams, dan Seahawks di kandang lawan. Kombinasi itu membuat mereka nyaris tidak memiliki ruang bernapas untuk memulai kebangkitan.

Ada juga tim yang justru punya peluang naik

Di balik sederet jadwal berat, NFL kembali menunjukkan betapa cepat situasi bisa berubah. Dua tim di Super Bowl musim lalu sama-sama gagal ke playoff pada musim sebelumnya, dan Seahawks serta Patriots tidak datang sebagai favorit besar saat jadwal diumumkan.

Lions termasuk dalam kelompok yang layak dipantau karena mereka baru finis 9-8 dan absen dari playoff, padahal dalam dua musim sebelumnya pernah tampil di NFC Championship Game dan menjadi unggulan nomor 1 NFC. Mereka juga memiliki jadwal ketujuh termudah berdasarkan rekor lawan 2025.

Saints juga mendapat nilai positif dari kombinasi offseason dan jadwal. Mereka merasa optimistis dengan Kellen Moore dan Tyler Shough, serta memiliki jadwal kedua termudah berdasarkan rekor lawan-lawan 2026 mereka.

Falcons dan Colts pun berada di jalur yang mirip, masing-masing mendapat jadwal keempat dan kelima termudah. Ravens tetap membawa Lamar Jackson dan juga menghadapi jadwal kesembilan termudah, sehingga pintu untuk kembali bersaing masih terbuka lebar bagi tim-tim yang nyaris lolos tahun lalu.

Source: www.espn.com

Baca Juga

Back to top button