Jetour Dorong Lini EV Murni, TX Retrokal Modern Dibidik Masuk Kelas SUV Ringkas

Jetour mulai memperlihatkan arah baru di pasar kendaraan listrik murni lewat model konsep TX yang tampil di Beijing Auto Show. SUV ini langsung menarik perhatian karena membawa bahasa desain retro-modern yang memadukan kesan klasik dengan sentuhan masa kini.

Langkah tersebut juga mempertegas ambisi Jetour untuk memperluas portofolio energi baru, bukan hanya menghadirkan mobil listrik sebagai pelengkap. Pabrikan asal China itu menyiapkan jajaran produk yang lebih beragam agar bisa menjangkau kebutuhan konsumen internasional yang berbeda.

Fokus ke kendaraan energi baru

Jetour tidak berhenti pada tampilan mobil konsep semata. Di ajang itu, perusahaan menunjukkan bahwa pengembangan produknya diarahkan ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan disiapkan untuk pasar global.

President Jetour International, Ke Chuandeng, menyebut perusahaan sudah merancang lini produk baru untuk masa depan. Fokusnya ada pada mobil energi baru, mobil EV murni, serta kendaraan kecil seperti S03, S05, dan X.

“Jadi kami telah merencanakan lini produk baru untuk masa depan, khususnya untuk mobil energi baru, untuk mobil EV murni, untuk mobil kecil S03, S05, dan juga X,” ujar Ke Chuandeng.

Pernyataan itu menunjukkan Jetour ingin membangun struktur produk yang lebih luas. Strategi ini membuat perusahaan tidak bergantung pada satu format kendaraan listrik saja.

Setiap model disiapkan versi listrik murni

Ke Chuandeng juga menjelaskan bahwa semua model yang sedang dikembangkan akan mempunyai varian bertenaga listrik murni. Bahkan, versi yang lebih kecil ikut disiapkan agar pilihan konsumen menjadi lebih beragam.

“Ya, semuanya memiliki versi EV murni dan EV murni yang lebih kecil, jadi saya rasa itu sangat cocok untuk paket ini,” kata Ke Chuandeng.

Pola pengembangan tersebut menandakan Jetour ingin masuk ke beberapa lapisan pasar sekaligus. Di satu sisi ada model yang lebih besar, sementara di sisi lain ada opsi yang lebih ringkas untuk kebutuhan berbeda.

TX tampil dengan karakter retro-modern

Di antara model yang dipamerkan, TX menjadi pusat perhatian karena membawa desain yang tidak biasa untuk SUV listrik. Bentuk bodinya cenderung kotak, tetapi Jetour memberi garis yang lebih dinamis agar tampilannya tetap terasa segar.

Perpaduan unsur klasik dan modern itu membuat TX punya identitas visual yang kuat. Gaya semacam ini juga membantu membedakannya dari model lain yang bermain di segmen serupa.

Bagian yang paling menonjol ada pada lampu bulat di depan dan belakang. Elemen itu memberi nuansa era 1990-an dan memperkuat kesan retro yang ingin dibawa Jetour lewat konsep tersebut.

Masuk radar SUV ringkas

Secara ukuran, Jetour TX diperkirakan bakal mengisi kelas SUV ringkas. Posisi ini membuatnya berpotensi menarik perhatian konsumen yang mencari kendaraan listrik berukuran lebih kompak.

Bahkan, model ini dinilai punya peluang menjadi rival Jaecoo J5 jika nantinya dipasarkan di Indonesia. Namun, Jetour belum membuka detail spesifikasi teknis maupun informasi interiornya ke publik.

Emblem BEV sudah terlihat pada bodi kendaraan, tetapi sisanya masih disimpan rapat. Karena itu, TX lebih dulu dikenal sebagai penanda arah desain dan teknologi Jetour ketimbang sebagai produk yang sudah dikenalkan secara penuh.

Kehadiran TX di Beijing Auto Show menunjukkan bahwa Jetour sedang memperkuat langkah elektrifikasinya dengan pendekatan yang lebih serius. Di saat yang sama, strategi lini produk yang mencakup model kecil hingga EV murni memberi gambaran bahwa perusahaan ingin masuk ke pasar global dengan pilihan kendaraan yang lebih fleksibel.

Baca Juga

Back to top button